Pencarian
Politik & Keamanan
- KEMBALI PILOT LION AIR DITANGKAP DI SURABAYA TERLIBAT NARKOBA (4-02-2012)
- PENOLAKAN KELAPA SAWIT INDONESIA OLEH AMERIKA SERIKAT KEMUNGKINAN KARENA PELANGGARAN HAM BERAT DI MESUJI LAMPUNG-SUMBAGSEL ? (1-02-2012)
- ICAL LAPORKAN POLITIKUS PARTAI DEMOKRAT RAMADHAN POHAN KE BARESKRIM POLRI (1-02-2012)
Ekonomi & Bisnis
- YANG PASTI ADALAH PERUBAHAN DAN BISNIS TELEKOMUNIKASI DIPASTIKAN MULAI MELANDAI. LALU SIAPA YAN G MENIKMATI LAYANAN IT ? (5-02-2012)
- PT.TIPHONE MOBILE INDONESIA OPTIMIS PENJUALAN SAHAMNYA DI BSI AKAN SUKSES. (5-02-2012)
- GARUDA SUGARDO : INI BISNIS LIFECYCLE (5-02-2012)
Olahraga & Kesehatan
- PERSIB BANDUNG MENANG TIPIS 2-1 (0-1) ATAS TAMUNYA PSPS PEKANBARU. (25-01-2012)
- KISAH MANTAN JUARA SEA GAMES: HABIS MANIS SEPAH DIBUANG, SETELAH DIELUKAN SEKARANG DISEPELEKAN (22-12-2011)
- TELKOM SIAP MENSUKSESKAN PESTA OLAHRAGA “6TH ASEAN PARA GAMES 2011”. (16-12-2011)
Berita Daerah
- ENAM KANDIDAT GUBERNUR-WAKIL GUBENUR ACEH LULUS BACA AL’QURAN, Kategori:Politik & Keamanan, Daerah (25-01-2012)
- PEMBATASAN BBM BERSUBSIDI, MOMENTUM YANG TEPAT BAGI PEMERINTAH MENINGKATKAN LAYANAN ANGKUTAN MASSAL KERETA API, Kategori:Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis, Daerah (17-01-2012)
- HJ. LEDIA HANIFA : PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI HARUS DISERAHKAN PADA OPERATOR., Kategori:Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Bandung (2-01-2012)
PRESIDEN HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS CARUT MARUT PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 9 APRIL LALU DENGAN MENGUNDURKAN DIRI.
Laporan : H.Erry Budianto
Bandung-Surabayawebs.com
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus bertanggungjawab atas carut marut Pemilihan Umum Legilatif (Pileg) 9 April lalu. SBY tidak bisa melepaskan tanggungjawab begitu saja. “Paling tidak SBY memberikan sanksi keras kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) berupa pemberhentian seluruh jajaran KPU Pusat dan menggantikan mereka dengan orang lain,” tegas H.Rahadi Zakaria, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat di Bandung, kemarin.
Presiden sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan yang menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 tapi dalam pelaksanaannya banyak pelanggaran, termasuk kasus DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang luar biasa banyaknya, harus dimintai pertanggungjawabannya.Bukan saja harus minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia sebab kegagalan Pileg 9 April lalu.
“Tapi sebagai Kepala Pemerintahan yang selalu mengutamakan keikhlasan dan tanggungjawab moral, sebaiknya SBY dengan kesatria mengundurkan diri sebagai Presiden dan tidak bersedia dicalonkan lagi sebagai calon Presiden 2009-2014. Ini merupakan bentuk tanggungjawab moral seorang pemimpin sekelas SBY,”ujar mantan Redaktur Harian Pelita ini.
Lengsernya SBY, menurut Rahadi, akan melegakan seluruh Parpol peserta Pemilu 2009. Dia yakin Partai Demokrat (PD) memiliki kader-kader cerdas yang bisa menggantikan SBY sebagai capres pada Pilpres mendatang. “Tidak diragukan lagi di PD banyak kader-kader partai yang lacak untuk menjadi Capres pada Pilpres 2009 mendatang,” katanya.
“Mundurnya SBY tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas kegagalan Pileg 2009 pada 9 April lalu. Hal ini akan sangat dihargai oleh seluruh rakyat Indonesia. Sebab baru pertama kali inilah seorang Presiden yang merupakan orang nomor satu di republic ini lebih mengutamakan jabatan sebagai amanah dan bukan untuk melestarikan kekuasaan,” kata Rahadi kemudian.
Carut marutnya Pileg 9 April lalu, yang menyebabkan 31 parpol peserta Pemilu 2009 sepakat tidak mengakui hasil Pileg lalu, dikemukakan Rahadi, bukan saja merupakan tanggungjawab moral Presiden tapi juga merupakan tanggungjawab Mahkamah Konstitusi (MK).
“MK juga harus mendapat sanksi keras. Tidak bisa lepas tanggungjawab begitu saja. Hal ini karena UU Pilpres merupakan Undang-Undang yang berkekuatan hukum yang tetap. Tidak bisa menjadi multitafsir seperti saat ini.Karena itu jika ada pelanggaran, sanksinya sudah jelas. Tidak perlu direka-reka lagi dan ditolak dengan alasan kurang bukti,” tandas Rahadi
Menurut dia, kalau DPR RI masih bisa melakukan impeachment kepada Presiden, maka dirinya akan minta DPR RI segera membentuk tim Mosi Tidak Percaya (TMTP) kepada SBY untuk mempermudah melaksanakan impeachment. “Saya menghormati SBY karena beliau nampaknya bukan tipe mengekalkan kekuasaan dan memupuk kekayaan. Beliau berangkat dari keinginan seluruh pemimpin di negeri ini untuk mensejahterakan rakyat Indonesia dan menegakkan demokrasi serta membangun bangsa dan Negara sejajar dengan Negara-negara maju di dunia ini. Sama seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Mega,” ungkapnya.
Nenyinggung pasca Pileg 2009, peserta Pileg dari PDI P Dapil 7 Purwakarta, Krawang, Bekasi ini menyebutkan bahwa Caleg di Indonesia memang beda dengan di AS misalnya. Di negeri “Paman Sam” itu mereka betul-betul sudah mapan kehidupannya, sehingga kursi parlemen betul-betul untuk memajukan bangsa dan Negara.
“Kalau di sini, jabatan di legislative itu masih merupakan impian sebagai bentuk pekerjaan yang memberikan penghasilan lumayan. Karena itu para Caleg berjuang mati-matian untuk memenangkan Pileg menuju Senayan,” tutur dia.
Di mata Rahadi Zakaria, harusnya bukan tujuan mencari pekerjaan itu yang muncul kepermukaan. Tapi harus memiliki hati mulia. Lolos ke Senayan, adalah untuk memperjuangan kesejahteraan rakyat. “Karena itu motivasi saya untuk memberdayakan petani dan nelayan di Indonesia, merupakan obsesi saya untuk menerima tanggungjawab sebagai anggota DPR RI, jika memang saya lolos ke Senayan,” tegasnya.
Diakuinya, lolos tidaknya dirinya sebagai wakil PDI Perjuangan dari Dapil 7 Jawa Barat, merupakan karunia Allah SWT. Jika lolos merupakan karunia Allah SWT untuk lebih focus dalam memperjuangkan nasib petani dan nelayan agar lebih sejahtera di hari-hari mendatang. Kalau pun tidak lolos, juga merupakan karunia karena saya akan meengambil hikmahnya.
“Ternyata Allah SWT memberikan peluang dan kesempatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya petani dan nelayan, melalui cara lain yang mungkin tidak kalah ampuh dan terhormatnya ketimbang sebagai wakil rakyat di DPR RI,” jelasnya lagi.
Dikemukakan dia, menyimak UU Pemilu. Meskipun hasil Pileg 2009 masih sangat mengcewakan karena banyak rekayasa untuk memenangkan parpol tertentu, sangat terlalu mahal jika Pemilu 2009 dibatalkan. Pemerintah pasti gak punya duit lagi untuk menyelenggarakan Pemilu lagi pada tahun ini. “Memang amat disayangkan, kini perpecahan di internal parpol peserta Pemilu 2009 semakin meruncing karena berbagai jebakan parliamentary threshold (ambang keterwakilan sebuah parpol di parlemen) 2,5% yang menyebabkan caleg satu partai yang harus bersaing keras sesama satu partai,” katanya.
Yang lebih memprihatinkan lagi, jika seorang caleg memperoleh suara yang layak ke Senayan tapi partainya tidak mencapai angka 2,5%, maka praktis caleg tersebut suaranya hangus dan tidak bisa maju ke Senayan sebagai anggota DPR RI. Terpaksalah mereka masuk kampung ke luar kampung lagi untuk mempromosikan diri lagi pada Pemilu 2014 mendatang bersama Parpol lain. “Atau partainya berganti nama agar bisa ikut Pemilu 2014,” papar Rahadi nampak sedih karena ia paham betul betapa banyaknya dana dan tenaga terkuras dalam ajang Pileg 2009 lalu.
Berita Utama Terbaru
- SEORANG PENYIHIR ASAL MEXICO MERAMALKAN PRESIDEN BARACK OBAMA KALAH DALAM PEMILU 2012 (6-02-2012)
- TERLIBAT KEGIATAN TERLARANG, 19 WARGA AS AKAN DIADILI DI MESIR (6-02-2012)
- YANG PASTI ADALAH PERUBAHAN DAN BISNIS TELEKOMUNIKASI DIPASTIKAN MULAI MELANDAI. LALU SIAPA YAN G MENIKMATI LAYANAN IT ? (5-02-2012)
- PT.TIPHONE MOBILE INDONESIA OPTIMIS PENJUALAN SAHAMNYA DI BSI AKAN SUKSES. (5-02-2012)
- GARUDA SUGARDO : INI BISNIS LIFECYCLE (5-02-2012)
- UPAH BURUH DI INDONESIA MASIH SANGAT MURAH KETIMBANG DI THAILAND DAN CHINA. (4-02-2012)
- SOLO TERMASUK KOTA PALING MUDAH MEMULAI AWAL BISNIS (4-02-2012)
- KEMBALI PILOT LION AIR DITANGKAP DI SURABAYA TERLIBAT NARKOBA (4-02-2012)
- BPK TEMUKAN PENGELOLAAN KEUANGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BERMASALAH. (3-02-2012)
- BANJIR EMAS SEPANJANG TAHUN DI KANTOR POS (3-02-2012)
