Pencarian
Politik & Keamanan
- LION AIR JANJIKAN TIDAK ADA LAGI PILOTNYA YANG MENJADI PEMAKAI NARKOBA. (9-02-2012)
- PPATK MENEMUKAN 630 TRANSAKSI MENCURIGAKAN PNS MUDA DARI 2003-2011. (9-02-2012)
- 2011, PERTUMBUHAN ACEH TANPA MINYAK DAN GAS CAPAI 5,89 PERSEN (9-02-2012)
Ekonomi & Bisnis
- KARYAWATI BANK MANDIRI BOBOL REKENING NASABAH DIVONIS 2,5 TAHUN OLEH PENGADILAN NEGERI SEMARANG (9-02-2012)
- 2011, PERTUMBUHAN ACEH TANPA MINYAK DAN GAS CAPAI 5,89 PERSEN (9-02-2012)
- Bank bjb TAHUN NAGA AIR 2012 INI TARGETKAN KPR NAIK TIGA KALI LIPAT DARI 2011 (7-02-2012)
Olahraga & Kesehatan
- PERSIB BANDUNG MENANG TIPIS 2-1 (0-1) ATAS TAMUNYA PSPS PEKANBARU. (25-01-2012)
- KISAH MANTAN JUARA SEA GAMES: HABIS MANIS SEPAH DIBUANG, SETELAH DIELUKAN SEKARANG DISEPELEKAN (22-12-2011)
- TELKOM SIAP MENSUKSESKAN PESTA OLAHRAGA “6TH ASEAN PARA GAMES 2011”. (16-12-2011)
Berita Daerah
- ENAM KANDIDAT GUBERNUR-WAKIL GUBENUR ACEH LULUS BACA AL’QURAN, Kategori:Politik & Keamanan, Daerah (25-01-2012)
- PEMBATASAN BBM BERSUBSIDI, MOMENTUM YANG TEPAT BAGI PEMERINTAH MENINGKATKAN LAYANAN ANGKUTAN MASSAL KERETA API, Kategori:Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis, Daerah (17-01-2012)
- HJ. LEDIA HANIFA : PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI HARUS DISERAHKAN PADA OPERATOR., Kategori:Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Bandung (2-01-2012)
HARAPAN PENGUSAHA MELALUI REKONSTRUKSI KABINET SBY-BUDI
OLEH : MURHAN RAMLY
Harapan dan doa masyarakat Indonesia pasca pilpres 2009 tentu menjadi tujuan nasional agar bangsa Indonesia bisa merobah berbagai keterpurukan yang dialami oleh bangsa yang bermacam culture dan ras ini.
Memasuki era babak baru dibawah “top leadernya SBY-Budi” akan dihadapkan oleh berbagai tuntutan karena memang seperti itulah harapan masyarakat dan kalangan pengusaha dalam menanti perubahan yang bisa memperbaiki keadaan lima tahun kedepan.
Apa yang terjadi selama ini dari estapeta kepemimpinan bangsa kita adalah sedang mencari-cari , apa yang terbaik untuk dilakukan oleh elit pemimpin, mulai dari eksekutif,yudikatif hingga kepada legislative termasuk usahawan dan general publik.
Ketiga lembaga Negara itu menjadi harapan dan penentu kinerja SBY-Budi untuk menjawab harapan masyarakat Indonesia.
Tergambar bahwa pemerintahan yang akan dibangun oleh presiden sekarang ini sudah pasti akan membaur dengan unsure politisi dan professional yang akan bekerja karena pemimpinnya memang memiliki perbedaan dari segi kemampuan dan latar belakang yang berbeda . Bahkan menurut UU, SBY akan mengakhiri pemerintahannya dalam satu putaran lagi yaitu 5 tahun kedepan kemudian akan dilanjutkan oleh “new generasi” .Itulah yang akan dipersembahkan oleh SBY-Budi diakhir pemerintahannya kelak.
Lima tahun kedepan bagi duet pemimpin nasional ini memiliki bobot dan problem yang begitu besar , taksirannya terlalu berat dientaskan oleh duet ini karena waktulah yang akan berbicara bukan tuntutan public lagi.
Kita tidak memahami apa yang akan direncanakan oleh kedua pemimpin ini untuk menyelesaikan berbagai problem itu. Tapi kita pun bisa mengamati bahwa kekuatan SBY-Budi setelah perampingan jumlah parpol yang menduduki Senayan sudah di diperkecil jumlahnya karena sejumlah parpol tidak lolos dari ETP becoz under 3 %, hanya ada 9 parpol yang menempatkan kadernya di Senayan sekarang ini.
Dengan jumlah yang lebih ramping dikaitkan dengan jabatan kepresidenan sebagai mitra dari pada legislative yang duduk di Senayan ,maka untuk melakukan perobahan berbagai infrastruktur pembangunan tentu lebih longgar, apabila dibandingkan pada periode sebelumnya sehingga program peresiden itu bisa berjalan dengan baik.Ini kalau kita melihat dari tekanan politis yang akan dihadapi oleh SBY- Budi.
Karena pembangunan negara kita ini untuk lima tahun kedepan akan bisa teratasi jika duet ini mampu “bernawaitu” untuk melakukan perobahan dengan pendekatan tanpa banyak direcoki oleh keputusan politis yang tidak ada untungnya untuk suatu program pada berbagai pembangun.
Membuka peroses perjalanan bangsa Indonesia sebenarnya bangsa kita ini bukan baru kemarin belajar dari beberapa pergantian kepemimpinan yang melalui seleksi pemilu mulai sejak dari tahun 1955 hingga 2009 kita telah meraih pendidikan bernegara dari peroses pemilihan itu , sehingga telah banyak pengalaman dan kemampuan yang dicapai oleh bangsa kita ini dengan melalui taksiran nilai, diatas rata-rata apabila kita ingin membandingkan dengan Negara tetangga kita.
Namun apa yang kita lihat sekarang ini setelah era reformasi perlahan bangsa kita ini seakan terdesak oleh tantangan globalisasi dan terpuruk hingga dari Negara- Negara yang dulu dibawah kelas bangsa kita ini.
Jadi apabila ada hambatan yang dialami selama ini, itu karena keputusan pemerintah dan legislatifnya sering tidak ketemu, dan ujungnya bermuara di Yudikatif untuk sebatas melakukan penyelesaian berbagai sengketa. Masalahnya pun hanya saling melempar kesalahan, dan ini fakta, pejabat dan politisi banyak yang masuk bui karena memang dirancang untuk seperti itu.Dari persoalan itu menghasilkan kemitraan antar pemerintah dengan legislative sepertinya masih saling adu kuat dari pada memperbaiki kepentingan public.
Dari kasus itu banyak yang menyita waktu bagi ketiga lembaga Negara kita sehingga rakyatlah yang melakukan kegiatan dengan kemampuan apa adanya. Hal ini sekedar untuk jalan saja. Tanpa diikuti oleh kemauan pemerintah. Akhirnya banyak peroyek infrastruktur Negara yang macet karena tidak ada dukungan yang kuat dari pemerintah maupun legislatifnya. Kalaupun pemerintahan daerah melakukan kegiatan dengan bersandar kepada Otonmi daerah itupun tidak kuat karena berbagai kebijakan masih di tentukan di pusat. Tentu ini sudah diketahui oleh public. Artinya kebijakan dipusat itu memang tidak ada masalah selagi bisa di rasakan oleh masyarakar secara nasional.
Kalaupun pemerintahan ini nantinya mau melakukan perbaikan atas berbagai tuntutan , sebenarnya sudah difahami oleh elit kita , tapi yang menjadi persoalan bagaimana SDM Kabinet nantinya mau bekerja dengan “nawaitu” bahwa “Thi is our job for make inprovment in every infrastructure”. Jadi president tidak hanya menanggung beban tuntutan tapi menteri-menterinya mampu meyakinkan kepada public bahwa berbagai program di yakini oleh masyarakat bahwa itu mendapat “attensi” dari public dan fakta penyelesaiannya.
Perobahan system kepemimpinan di Negara kita ini sebenarnya telah terjadi perobahan dari kalangan politik praktis yang menerima kalangan professional menjadi orang kedua dipemerintahan RI ini.
Yang menjadi pertanyaan dibwah pemerintahan SBY-Budi nantinya , adalah akan kah ini berjalan bisa untuk meyakinkan kalangan usahawan dan masyarakat umum bahwa bangsa kita ini akan keluar dari resesi ekonomi global yang diduga karena pengaruah kaum kapitalis yang tidak mau kalah dalam berniaga ?
Pasti atau tidak akan seperti itu, tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintahan nantinya adalah mitra pemerintahan SBY-Budi yang baru menjadi legislative dan mereka pun masih belajar untuk memahami apa itu pembangunan secara jangka pendek,menengah dan panjang. Apabila anggota DPR yang baru ini akan banyak melakukan kesalahan akan menjadi hambatan duet SBY-Budi dan pasti public hanya mengingat presidennya karena dipilih langsung oleh rakyat dengan berbagai rekaman-rekaman kampanye yang direcord oleh public.
SBY-Budi, akan diperhadapkan oleh tuntutan sementara sisa pemerintahannya hanya lima tahun kedepan dengan skala perbandingan antara peroblem dan waktunya tidak seimbang apabila kita mengkalkuasi menurut hitungan matematis. Tapi sebagai Negara yang meyakini akan kebesaran “Sang Pencipta” bisa juga perediksi dan ramalan serta pengamatan dari unsur pengamat dan peraktisi tidak demikian.
Disinilah SBY-Budi dihadapkan pada kepercayaan diri untuk membentuk tim kabinetnya menghadapi era serba penuh tuntutan dan tantangan. Andai bisa dipertimbangkan sebaiknya SBY-Budi tidak membangun banyak menteri, kalau SBY – Kalla ada 35 menteri saatnya dipangkas paling banyak 20 menteri dengan mempertimbangkan sisa waktu satu putaran lagi yaitu 5 tahun kedepan SBY- akan pension dari jabatan KEPRESIDENAN. Who is the next Presiden ?.
Berita Utama Terbaru
- 17 AGUSTUS 2013, PESAWAT KPRESIDENAN RI BOENG 737-800 MULAI MENGUDARA DI BUMI NUSANTARA (9-02-2012)
- LION AIR JANJIKAN TIDAK ADA LAGI PILOTNYA YANG MENJADI PEMAKAI NARKOBA. (9-02-2012)
- KEBEBASAN PERS MASIH TERANCAM (9-02-2012)
- PPATK MENEMUKAN 630 TRANSAKSI MENCURIGAKAN PNS MUDA DARI 2003-2011. (9-02-2012)
- KARYAWATI BANK MANDIRI BOBOL REKENING NASABAH DIVONIS 2,5 TAHUN OLEH PENGADILAN NEGERI SEMARANG (9-02-2012)
- 2011, PERTUMBUHAN ACEH TANPA MINYAK DAN GAS CAPAI 5,89 PERSEN (9-02-2012)
- JAWA TIMUR PERINGKAT SATU KORUPSI DI INDONESIA. (7-02-2012)
- Bank bjb TAHUN NAGA AIR 2012 INI TARGETKAN KPR NAIK TIGA KALI LIPAT DARI 2011 (7-02-2012)
- TELKOM KEMBALI GELAR OLIMPIADE SPEEDY CERDAS. (7-02-2012)
- SEORANG PENYIHIR ASAL MEXICO MERAMALKAN PRESIDEN BARACK OBAMA KALAH DALAM PEMILU 2012 (6-02-2012)
