DIDUGA LOGAM YANG MENGAKIBATKAN TERBAKARNYA SUPERSONIK BUKAN DARI CONCORDE ITU, LIMA ORANG DITETAPKAN SEBAGAI TERDAKWA

Tanggal : 3-02-2010, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan
Pesawat Concorde terbakar tahun 2000

LAPORAN : BBC

JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM

Jet supersonik Concorde terbakar

Maskapai penerbangan Amerika, Continental Airlines, dan lima orang terdakwa diadili di Prancis sehubungan dengan kecelakaan pesawat Concorde milik Air France hampir 10 tahun lalu.

Pesawat jet itu terbakar ketika tinggal landas dari bandara Paris Charles de Gaulle dan jatuh beberapa menit kemudian, menewaskan 113 orang.

Laporan resmi mengatakan pesawat itu mengenai kepingan logam dari pesawat Continental yang lepas beberapa saat sebelumnya.

Namun para pengacara Continental mengatakan mereka bisa membuktikan bahwa jet supersonik itu terbakar sebelum mengenai kepingan titanium tersebut.

Pesawat Concorde dengan nomor penerbangan 4590 kemudian jatuh di kota Gonesse pada bulan Juli 2000, mengenai sebuah hotel dan menewaskan empat orang dan semua 109 orang yang berada di pesawat.

Armada tidak diterbangkan

Sebagian besar penumpang adalah wisatawan Jerman dalam perjalanan ke New York untuk berpesiar dengan kapal ke Karibia. Sembilan awal pesawat dari Prancis juga tewas.

Seluruh armada Concorde tidak diterbangkan sampai penyelidikan menyimpulkan bahwa salah satu ban pesawat pecah, dan pecahannya menyebabkan tanki bahan bakar bocor.

Kebocoran itu kemudian menyulut api dan menyebabkan kecelaaan itu.

Lokasi kecelakaan di Gonesse

Pesawat jatuh beberapa menit setelah tinggal landas dari Charles de Gaulle

Setelah hampir satu setengah tahun didaratkan, pada bulan November 2001, Concorde terbang lagi dengan tanki bahan bakar yang diperkuat, namun penyelidikan terus dilanjutkan.

Bulan Desember 2004 sebuah penyelidikan yudisial menyimpulkan bahwa kepingan logam dari pesawat lain yang berada di landasan telah menyebabkan salah satu roda pesawat pecah.

Penyelidik mengatakan kepingan logam sepanjang 43 cm itu jatuh dari kotak mesin pesawat Continental Airlines DC-10, dan pada bulan Maret 2008 seorang jaksa Prancis meminta hakim untuk mengenakan dakwaan pembunuhan tanpa kesengajaan.

Continental Airlines yang bermarkas di Houston menolak bertanggungjawab.

Olivier Metzner, pengacara Continental, mengatakan ia akan menggugat pendapat resmi bahwa kepingan logam itu telah menyebabkan kecelakaan tersebut.

“Kami akan menyangkal dan membuktikan bahwa Concorde terbakar delapan detik sebelum kepingan logam itu mengenai pesawat, jadi sekitar 700 meter sebelumnya,” kata Metzner.

Hal ini disangkal oleh Air France, yang tidak dikenai dakwaan.

Selain Continental, lima orang tersangka juga diajukan ke pengadilan.

Mereka termasuk John Taylor, teknisi Continental yang dituduh memasang kepingan logam itu ke DC-10, dan Stanley Ford, pejabat perawatan perusahaan itu.

Demikian juga mantan kepala teknisi Concorde, Jacques Herubel, dan Henri Perrier, mantan ketua divisi Concorde di Aerospatiale, yang sekarang menjadi perusahaaan angkasa luar, EADS.

Claude Frantzen, mantan anggota pengawas penerbangan sipil Prancis, menjadi terdakwa kelima.

Dakwaan pembunuhan tanpa kesengajaan diancam hukuman sampai lima tahun penjara dan denda 75.000 ero atau $ 104.000.

Namun para pengamat mengatakan dalam perkara ini bila para terdakwa diputus bersalah, mereka kemungkinan besar akan dijatuhi hukuman percobaan.

Hanya sebagian keluarga korban akan menghadiri sidang, karena sebagian besar sudah menerima ganti rugi dari Air France dengan syarat mereka tidak menggugat perusahaan.

Stephane Gicquel dari federasi yang mewakili kepentingan keluarga awak pesawat di Prancis atau Fenvac mengatakan sanak keluarga akan menyaksikan sidang itu dengan penuh minat.

“Tragedi ini merupakan bagian dari sejarah pribadi dan sejarah keluarga mereka,” kata Gicquel kepada BBC.

Pengadilan yang diselenggarakan di Pontoise, dekat Paris itu diperkirakan akan berlangsung sampai empat bulan.

Ini adalah satu-satunya bencana yang pernah melanda pesawat supersonik Concorde.

Air France dan British Airways mempensiunkan armada Concorde mereka tahun 2003.