SEKILAS SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL DI BANDUNG.

Tanggal : 5-05-2010, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Bandung


Oleh : .Erry Budianto (Redaktur Surabayawebs,com)

Jawa Barat yang dikenal di seluruh dunia sebagai sentra industry tekstil, khususnya di wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang, erat kaitannya dengan keberadaan sebuah institusi pendidikan tinggi tekstil. Yaitu Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT/ST3) yang memiliki kampus di Jl.Jakarta 31Bandung 40272.

Tiap tahun sekolah tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian RI, mampu mencetak sekitar 250 sarjana dari sekitar 500-700 sarjana tekstil yang dibutuhkan industry tekstil di tanah air.Terlebih kota Bandung sangat idektik sebagai “Kota Fashion” yang bersinergi antara modelnya yang cantik-cantik degan produk tekstil yang berkualitas

Sekolah tinggi  di bidang tekstil ini bermula sejak 1922 dengan nama Textile Inrichting Bandoeng (TIB). Barulah di tahun 1954 dikembang menjadi Akademi Tekstil (AKATEX). Pada tahun 1964 berubah menjadi Perguruan Tinggi  Ilmu Tekstil (PTIT)

Sejak 19979, ITT dikembangkan menjadi dua lembaga, yaitu Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Industri Tekstil. (BBPPIT) . Dua lembaga tersebut  adalah Balai Besar Pengembangan dan Penetian Industri Tekstil (BBT). Sebuah sekolah  lainnya ialah STTT/AT3 adalah satu-satunya perguruan tinggi di bidang teknologi tekstil milik pemerintah Indonesia.

STTT memiliki fasilitas pendidian dan pelatihan di bidang teknologi tekstil terlengkap di negeri ini seperti laboratorium kimia tekstil dan teknik tekstil.kshop CAD, laboratorium computer, workshop garmen, perpustakaan,auditorium, ruang seminar, laboratorium bahasa dsb.

Guna menunjang kegiatan ektrakuriukuler disediakan juga sarana olahraga seperti lapangan basket, tenis, badminton, wall climbing, peralatan  music dan koperasi.

Diploma empat dengan lama pendidikan delapan semester, seperti Tekstil (Akreditasi A dari BAN-PT). Jurusan ini mempelajari pembuatan serat, benang dan kain untuk dijadikan material tekstil. Mulai dari material sandang maupun material teknik seperti halnya tekstil tahan api, tekstil untuk otomotif dsb.

Jurusan Kimia Tekstil (Akreditasi  B dari BAN-PT). Jurusan ini mempelajari proses-proses kimia yang dilakukan dalam proses industry tekstil dari mulai pretreatment sampai dengan penyempurnaan.

Jurusan Teknologi dan Bisnis Garmen. Jurusan ini mempelajari teknologi yang terlibat dalam proses pembuatan manufactur pakaian jadi sampai denganpengelolaan bisnisnya.

Pendidikan Diploma 1 dengan lama pendidikan 2 semester. Seperti Teknologi Manufaktur Pakaian Jadi (Akreditasi B dari BAN-PT). Seperti Fashion Design. Di mana untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang fashion, Sebab mulai Tahun Akademik 2009/2010 Program D-IV Jurusan Barang Jadi Tekstil membuka konsentrasi baru yakni FASHION DESIGN yang antara lain mempelajari Visial Merchandising, Ilustrasi Fashion, Eksplorasi Desain dll.

Program D-1 Teknologi Manufactur Pakaian Jadi Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil bekerjasama dengan PT.APAC  Inti  Corpora di Semarang Jateng. Kerjasamanya dalam bentuk mengadakan program belajar bersama dengan tujuan untuk mengena;lan kepada mahasiswa. Bagaimana proses produksi di industry tekstil.

Lapangan Kerja.

Lulusan ITT/STTT bekerja padaperusahaan/instansi atau membuka usaha industry sendiri yang bergerak dalam bidang Industri Tekstil (Fiber Making, Spinning, Weaving, Knitting, Dyeing, Printing, Finishing dan garmen).

Juga dapat membuka usaha industry bahan-bahan kimia. Perusahaan Dagang (Trading Company) dalam bidang Mesin Tekstil dan Spareparts, Auxiliary, Tekstil dan Produk Tekstil). Lulusan STTT/ST3 yang merupakan satu-satunya kini di Indonesia ini bisa juga bekerja di lembaga pendidikan atau di lembaga penelitian yang ada di tanah air ataupun di luar negeri.

Selain itu jebolan sekolah tinggi ini juga dapat membuka usaha Biro Konsultan dan menjadi PNS di instansi pemerintah.

Lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) di Bandung ini pada 2007 mencapai 205 orang. Yang dminta langsung mencapai 274 orang dan industry yang meminta langsung sebanyak 81. Tahun 2008 berhasil lulus sebanyak 210 orang/siswa. Jumlah yang diminta l;angsung 300 orang dan industry yang meminta langsung 105. Tahun 2009 tercatat 190 berhasil lulus. Yang diminta langsung 304 dan industry yang meminta langsung berjumlah 132..

Menurut Hendra SST,M.Tech dari Panitia Penerima Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, setiap tahun tersedia beasiswa untuk lebih dari 100 mahasiswa yang diberikan oleh perusahaan,organisasi ataupun perorangan. Antara lain  dari POM STTT, Yayasan Tifico, PT.Centex,PT.Arismto Darmawan, Alumni ITT Angkatan l964, 1967 dan PT.Fit U Garment Industri dll.

Kerjasama.

STTT yang memiliki kampus yang sangat luas dengan berbagai kelengkapannya ini menjalin kerjasama di dalam bidang transfer teknologi maupun pelatihan dengan beberapa perusahaan dan institusi. Diantaranya dengan Schlafhorst yang merupakan produsen mesin tekstil dari Jerman. Juga dengan Savio produsen mesin tekstil dari Italia, Rieter , produsen mesin tekstil dari Swiss dan Picano, produsen mesin tekstil dari Belgia.

Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil ini juga bekerjasama dengan pemerintah Jerman memanfaatkan dana yang disediakan GTZ-KFW melalui IGI (Indonesia German Institute) untuk pengembangan SDM bidang teknologi tekstil.