PERSIB VS PSM MAKASAR BISA DISAKSIKAN BOBOTOH.

Tanggal : 28-05-2010, Kategori : Berita Utama, Olahraga & Kesehatan, Bandung


Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Polwiltabes Bandung akhirnya mengeluarkan izin pertandingan terakhir Persib Bandung lawan PSM Makasar pada 30 Mei 2010 nanti bisa disaksikan Bobotoh (supporter). Pertandingan di Stadion Siliwangi Bandung ini sempat dicekal pihak Kepolisian saat Persib berhadapan dengan Persiba Balikpapan 26 Mei lalu, yang berkesudahan kekalahan Persib 1-2 dari tamunya dari Balikpapan kaltim itu.

Perubahan sikap Polwiltabes Bandung itu merupakan bentuk simpati terhadap B obotoh Persib yang sudah mematuhi untuk tidak mendekati area sejauh 300 meter dari Stadion Siliwangi Bandung ketika Persib bertanding tanpa penonton lawan Persiba beberapa lalu.

Hukuman bertanding tanpa penonton ini merupakan sanksi tegas Polwiltabes Bandung karena Bobotoh Persib melakukan perusakan sejumlah rumah di sepanjang rel Siatsiun Cikudapateuh-Kiaracondong dan pemukulan pengendaraan sepeda motor serta perusakan sepeda motor di Jalan Achmad Yani Bandung usai menyaksikan pertandingan Persib-Persipura.

Kepastian izin boleh disaksikan Bobotoh saat Persib menjamu tamunya dari Makasar itui diperoleh ketika Panpel Persib bertatap muka langsung dengan jajaran Polwiltabes Bandung, Kamis 27/5. Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan, meski baru sebatas lisan. Izin tersebut merupakan sinyal positif bagi Panpel dan Persib untuk menggelar pertandingan terakhir di Stadion Siliwangi Bandung dengan dukungan Bobotoh Persib.

“Ketika Persib kalah 1-2 dari Persiba 26 Mei lalu kelihatan sekali, para pemain Persib kehilangan gairah, kreativitas dan motivasi selama pertandingan berlangsung,” ungkap Budi kemudian.

Sementara itu pelatih Persib Robby Darwis, mengakui, pertandingan lawan PSM Makasar nanti pihaknya akan bermain lepas. Dia telah menginstruksikan para pemainnya untuk melakukan serangan ke gawang lawan, habis-habisan. “Mungkin saja saya akan memasang empat stiker sekaligus, yaitu Gonzales, Budi Sudarsono, Airlangga dan Atep,” jelas mantan pemain Persib ini.

Permaian dan pergerakan Persib lawan PSM Makasar 30 Mei nanti, diharapkan membuahkan hasil maksimal. Tapi, diakuinya, untuk meraih posisi ke tiga klasemen akhir Liga Indonesia Super 2009-2010, sangat berat. “Karena meskipun menang dari PSM Makasar, posisi ke tiga ditentukan oleh pertandingan lainnya antara Persiba-Sriwijaya FC dan Persija-Arema,” ungkapnya kemudian.