KANTOR TELEPON TELKOM KEDIRI BERTEKAD PASARKAN SPEEDY LEBIH BANYAK LAGI.

Tanggal : 2-06-2010, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis


Laporan : H.Erry Budianto

Kediri-Surabayawebs.com

Kantor Telepon Kediri yang membawahi kota dan Kabupaten, Blitar, Tulungagung, Kediri, Trenggalek, Kertosono dan  Jombang, selain berusaha meningkatkan ARPU pelanggan telepon fixedline yang jumlahnya mencapai 155.000 pelanggan, juga berusaha keras meningkatkan jumlah pelanggan Speedy.

Menurut Kepala Kantor Telepon Telkom Kediri  Ali Kusnowo, kini Kabupaten Blitar menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pelanggan internet kecepatan tinggi Speedy. Akhir Mei 2010 lalu, jumlah pelanggan Speedy sudah mencapai 22.000 lebih. “Sampai akhir tahun ini dengan kerja keras teman-teman di sini, kami harapkan bisa menggaet 20.000 lebih pelanggan baru,” harap Ali.

Menyangkut ARPU telepon tetap, dijelaskan dia, pelanggan  kota Kediri paling tinggi, yaitu mencapai rata-rata Rp.150.000 per bulan. Kota-kota  lain juga lumayan besar ARPU-nya. Hanya wilayah Kertosono yang berada di bawah kisaran Rp.120.000 per bulan. “Wilayah Kertosono, memang daerah paling minus diantara daerah lainnya di bawah Kantor Telepon Telkom Kediri,” ungkap Ali yang didampingi Deputy Kepala kantor Telepon Telkom Kediri Suharto.

Upaya jualan Speedy agar dapat memenuhi target yang telah dicanangkan, ujar dia, telah dilaksanakan melalui program edukasi pendidikan gratis kursus internet untuk para guru dan pelajar SLTP dan SLTA di wilayah kerja Kantor Telpon Kediri. “Untuk daerah-daerah yang rawan pencurian kabel  telepon, kabelnya kami ganti dan kami tanam di bawah tanah. Bukan kabel udara lagi. Dengan cara ini pelanggan tetap dilayani dengan baik. Pencurian kabel telepon juga berhasil kami tekan,” ujar Ali kemudian.

Dikatakakan dia, selain meningkatkan semangat dan motivasi kepada teman-temannya di jajaran Kantor Telepon Telkom Kediri, juga memberikan bonus menarik bagi yang berhasil memenuhi target atau melampaui target penjualan. “Kami juga melakukan  kerjasama de gan toko-toko penjual modem  dan net book. Jadi, barang mereka laku dan kami juga mendapat pelanggan Speedy baru. Mau apa lagi, kami kini focus jualan Speedy agar dapat memberikan kontribusi pemasukan yang memadai buatTelkom Divisi Consumer Service Indonesia Timur,” tegas Ali Kusnowo.