Menurut Cameron R. Hume, bentuk kegiatan untuk pengembangan pendidikan akan ditentukan Komisi Bersama Indonesia-AS. “Komisi Bersama Indonesia-AS itulah yang akan memformalkan bentuk kegiatannya. Namun, prinsip bentuknya bergantung apa yang diminta Pemerintah Indonesia,” kata Cameron R. Hume seperti ditulis Antara.
Saat ini, lanjut Cameron R. Hume, kerjasama antara Indonesia-AS di bidang pendidikan sudah berjalan. Di antaranya melalui program pengajaran oleh 20 guru bahasa Inggris dari AS pada sejumlah sekolah di Jatim. “Universitas Hasanuddin di Makassar juga meminta kerjasama pendidikan maritim biologi dengan universitas di Los Angeles, AS,” ungkap Cameron R. Hume.
Bentuk lain yang sudah berjalan adalah beasiswa Fulbright untuk mahasiswa Indonesia yang belajar di AS. Selain itu, ada kerjasama penelitian dalam bidang eksplorasi laut. Kerjasama penelitian bawah laut Indonesia-AS telah menghasilkan gambar-gambar bawah laut yang sangat menakjubkan dan dapat ditelusuri lewat internet. “Saya sudah melihat gambar yang mereka hasilkan. Ada koral (karang) dari kedalaman 2,5 kilometer di bawah laut, ada pula gunung api di bawah laut. Sangat indah semuanya,” ujar Cameron R. Hume.
Harapan masyarakat Indonesia, semoga bantuan pendidikan itu dapat dimamfaatkan untuk membantu penyelenggara pendidikan setingkat SD,SMP,SMA yang saat ini banyak mengeluh karena dana penyelenggaraan pendidikan belum optimal.Demikian liputan6.com mensiarkan .***
