Pencarian
HJ. LEDIA HANIFA : PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI HARUS DISERAHKAN PADA OPERATOR.
LAPORAN : H.ERRY BUDIANTO
BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM
Anggota Komisi VII DPR RI, Hj.Ledia Hanifa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), sangat mendukung upaya pemisahan regulator dan operator haji ke depan. Pemerintah dalam hal ini Departemen Agama, hendaknya tidak lagi sebagai penyelenggara ibadah haji. Pemisahan mutlak harus dilakukan supaya penyelenggaraan ibadah haji lebih baik lagi.
“Sudah saatnya, regulator tidak lagi berti8ndak sebagai operator penyelenggaraan ibadah haji. Karena itu operator ibadah haji sebaiknya diserahkan kepada badan layanan umum yang dibentuk pemerintah agar penyelenggaraan haji betul-betul professional dan masyarakat mendapatkan harga yang wajar serta memperoleh layanan yang prima,” tegasnya dalam keterangan persnya hari ini kepada wartawan di RM Sunda Sindang Reret, Kota Bandung Senin 2/1.
Akan tetapi ditegaskan Hj.Ledia Hanafi, sebelum pemisahan tersebut dilakukan, harus dilakukan audit keuangan oleh BPK dan KPK. Lalu juga dilaksanakan audit kinerja pelayanan public oleh komite Ombudsman.
Setelah itu barulah pemerintah bersama DPR RI membentuk badan pelayanan umum yang professional dan betul-betul dapat mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang berbiaya ringan dan memuaskan masyarakat Indonesia. “Udah saatnya rakyat Indonesia yang melaksanakan ibadah haji memperoleh laqyanan optimal sesuai dengan yang dibayarnya,” tandas Ledia Hanafi SSi, MPsi.T.
Wakil rakyat dari FPKS ini juga meminta Komisi Ombudsman turun tangan untuk menegur Kementerian Agama seiring dengan pelayanan ibadah haji yang cenderung semakin tidak baik. “Kementerian Agama masih lalai dalam hal menjunjung tinggi pelayanan public sebagai acuan langkah kerjanya dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ungkapnya.
Menurut dia, puluhan tahun melayanai jamaah haji tapi permasalahan transportasi, pemondokan, makanan, kesehatan serta pungutan terus muncul. “Ini sudah keterlaluan, tidak bisa dibiarkan lagi,” jelasnya.
Dikemukakannya, survey Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menempatkan Kementerian Agama sebagai instansi pemerintah terburuk dalam hal integritas pelayanan public. “Ini bisa merujuk pada pelayanan penyelenggaraan haji selama ini dan termahal ONH di Asia Tenggara,” katanya.
Disebutkan dia, kini tidak lagi bicara tentang mengganti Menbteri Agama karena sudah berkali-kali diganti tapi tetap saja amburadul pelayanan penyelenggaraan ibadah haji selama ini. Oleh sebab itu, katanya, kini saatnya kita membuat badan hukum khusus untuk mengelola haji yang terpisah dari Kementerian Agama.
“Kementerian Agama saatnya lebih focus dalam penyelenggaraan pendidikan agama dan melakukan pembinaan agama yang selama ini dilupakan,” tegasnya pula.
PESAN DAMAI DARI YOGYAKARTA BERSAMA SARIWANGI MOBIL MUDIK 2011.
Kerukunan beragama sudah seharusnya tercipta dari Papua sampai Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di Indonesia yang memiliki 225 juta jiwa lebih penduduk dan 17.000 lebih pulau di « Negeri Katulistiwa » ini. Aliran radikal selalu mengganggu ketenangan negeri nan elok yang cantik ini dengan tidak memperdulikan bahwa « perbedaan itu indah ».
Terjaganya kerukunan beragama, terlihat jelas dari gambaran kehidupan warga Yogyakarta selama kami berada di « Kota Gudeg » ini dari Sabtu 27/8 sampai 1/9 bersama SariWangi Mobil Mudik 2011. Hari Senin 29/8, saat diumumkan melalui Mesjid, kabar duka atas wafatnya dua warga non muslim. Maka penduduk Muslim beramai-ramai mengurus berbagai hal menyangkut prosesi pemakaman. « Kami memang selalu penuh toleransi terhadap siapa pun warga di Nyutran Taman Siswa ini, » ungkap keponakanku Budi yang rumahnya menjadi tujuan mudik lebaran kami dari Bandung.
Sekaligus dua warga non muslim kembali kepangkuan Allah SWT, membuat jalan kecil menuju rumah Budi ditutup sementara. Budi menganjurkan jika kami akan ke luar sebaiknya menggunakan gang kecil alternatif yang agak memutar menuju jalan raya.
Hari itu juga jenazah warga yang meninggal dunia menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah itu dimakamkan di Pemakanan Kristen di Imogiri. Warga Muslim membaur bersama pemeluk agama lainnya mengantarkan jenazah menuju ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Semua nampak ikut berdukacita yang dalam.
Esoknya saat ummat muslim Muhammadiyah merayakan « Hari Kemenangan » setelah sebulan penuh Berpuasa », warga non Muslim beramai-ramai memberikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijiriah Mohon Maaf Lahir Batin sambil bersalam-salaman membentuk barisan panjang seperti semut. Semua nampak gembira dan saling peluk penuh rasa kasih sayang dalam acara Silaturahmi Halalbihalal tersebut.
Kami yang mengikuti pengumuman pemerintah bahwa Lebaran 2011 jatuh pada tanggal 31 Agustus, bersama warga lainnya yang akan melaksanakan sholat IED esok hari, ikut berbaur bersama memberikan ucapan Selamat Lebaran Mohon Maaf Lahir dan Batin. Sementara anak-anak kecil berlarian, kejar-kejaran menambah semarak suasana perayaan Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah di « Ngayogyakarto ».
Menurut penulis terkenal di Yogyakarta, Achmad Charris Zubair dalam tulisan panjangnya di sebuah media cetak di Yogyakarta berjudul « Islam Sebagai Pembawa Damai dalam Kemajemukan », melalui proses-proses intrinsik, Islam meletakkan rasa damai dan kesadaran tentang perdamaian, sebagai pilar dari budaya tentang tata cara hidup manusia (a culture of peace) di tengah-tengah kehidupan masyarakat manusia yang kompleks.
Menurut dia, budaya damai adalah proses dan kondisi tentang konfidensi bersama, guna mempromosikan kehidupan yang sopan, yang didalamnya kekerasan sebagai kategori (yang pada dasarnya) ditolak. Sedangkan dinamika dan kreasi tata hidup sosial manusia bebas di tengah masyarakat dunia, didorong melalui ajaran tentang kemanusiaan spritual pada tingkat tinggi.
Prinsip yang ditekankan adalah hidup bersaudara dengan rasa kasih sayang, menegakkan keadilan serta tidak melampaui batas. Bagi seluruh ummat manusia, mereka yang mulia dihadapan Tuhan hanyalah yang paling bertaqwa kepada Allah SWT.
Agama cenderung memperlihatkan impuls-impuls kerohanian sebagai benih primer kedamaian yang bersumber dari ajaran keTuhanan dan tidak dipengaruhi cara berproduksi system social tertentu. Dengan caranya agama mendefifinisikan kembali kehidupan manusia dan mendorong hidup damai dalam suatu kerangka pikir logis, melalui pesah-pesan kewahyuan dan pengalaman budaya.
Pesan yang dalam Islam disebut hablun minallah dan hablun minannas, dimaksudkan agar manusia melakukan transformasi pribadi. Yakni menyegarkan ruang kesadaran jiwa dan alam pikiran dalam melihat kehidupan guna memusatkan perhatian pada masalah kemanusiaan yang mendesak. Sehingga pada taraf yang terakhir, fungsi agama adalah untuk penyelamatan manusia.
Kehidupan penuh toleransi dan kerukunan beragama di Yogyakarta, dimanifestasikan dalam bentuk semangat gotong royong dan nasionalisme yang tinggi. Hal ini terlihat nyata saat kami melaksanakan sholat IED 31 Agustus 2011 di Mesjid Golo yang berjarak sekitar 1,5 km dari rumah keponakan kami. Pasalnya sementara kami dengan tenang dan nyaman mendengar Imam merangkap Katib, berceramah tentang Hari Raya idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah, warga non Muslim bersama warga Muhammadiyah menjaga parkir mobil dan motor.
Usai sholat IED kami bersilatuhrahmi bersalaman mohon dimaafkan lahir dan batin atas segala dosa-dosa kami sesama muslim. Warga non Muslim dengan antusias yang tinggi juga bersalam-salaman dengan kami mengucapkan Selamat Lebaran dan Mohon Maaf lahir Batin. Duh, indahnya berlebaran di Yogyakarta.
Kami teramat bersyukur atas rejeki yang diberikan Allah SWT melalui SariWangi Mobil Mudik 2011, bisa berlebaran dua kali di Yogyakarta. Kami sekeluarga juga bisa melihat langsung dengan mata kepala sendiri bahwa “Kerukunan Beragama” di Yogyakarta, betul-betul fakta yang nyata.
Pesan “Damai” dari Yogyakarta, hendaknya lebih memperkokoh semangat juang dan nasionalisme Bangsa Indonesia dalam tali silaturahmi menghapus kemiskinan dan mensejajarkan diri dengan Negara-negara maju di dunia ini. Amin ya Roball Allamin ! (H.Erry Budianto).
16 DARI 100 PEMENANG SARIWANGI MOBIL MUDIK 2011 BERASAL DARI KOTA BANDUNG.
LAPORAN : H.ERRY BUDIANTO
BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM
Setiap tahun PT.Unilever Indonesia Tbk yang memproduksi berbagai produk yang menjadi kebutuhan manusia seperti Sabun mandi, sabun cuci, pembersih lantai, skin care, Odol, pelembab kulit, bumbu masak penyedap, kecap, teh dan seabrek produk lainnya, selalu menggelar SariWangi Mobil Mudik.
Dari jutaan penggemar minum Teh SariWangi disaring seratus pemenang untuk mendapatkan Hadiah Istimewa berupa mobil gratis ke kampung halaman selama 10 hari. Seluruh biaya seperti pajak undian, supir, uang bensin, tol, parkir dan uang makan selama dijalan ditanggung oleh PT.Unilever Indonesia Tbk . Pemenang tidak akan dipungut biaya apapun. Namun jarak tempuh dari kota tempat tinggal (tempat bermukim) tidak boleh lebih dari 1.000 km.
Sehingga pemenang undian promo SariWangi Mobil Mudik tahun ini maupun ditahun-tahun sebelumnya gak pernah ada yang dari Bandung misalnya sampai ke Medan. Paling jauh dari kota Bandung adalah ke Jambi atau ke Palembang.
Menurut Arief Bharata dari idealink selaku event organizer wilayah Bandung, tahun 2011 ini Ibukota Parahyangan tersebut meraih 16 pemenang dari 100 pemenang yang diumumkan di media cetak KOMPAS dan Jawa Pos pada 16 Agustus 2011 lalu. Hal ini berarti penggemar berat minum teh produk PT.Unilever Indonesia Tbk merk SariWangi itu luarrrr biasa banyaknya di Kota Bandung.
Minum teh manis saat Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan ini sungguh sangat nikmat langsung menghilangkan dahaga yang ditahan seharian penuh, sambil melahap makanan gorengan seperti tahu isi goreng, tempe goreng atau pisang goreng. Begitu juga ketika Sahur, usai menyantap makanan berat diselingi minum teh SariWangi, bisa tahan seharian penuh tidak tersiksa dahaga.
Dari pengumuman pemenang di Koran Jakarta itu saya yang mengirimkan empat amplop berisi kotak teh SariWangi isi 25 saya menempati urutan ke 4 dengan kota tujuan Berlebaran ke Yogyakarta. Sementara pemenang lainnya dari Ibukota Jawa Barat itu ada yang menuju Lampung Utara, Palembang, Surabaya, Malang, Blitar, Nganjuk, Klaten dsb.
Hadiah sepuluh hari gratis “numpak mobil” pergi ke kampung halaman berlebaran saling maaf memaafkan tentunya pengalaman yang sulit dilupakan. Hinggar-binggar Kota Bandung yang sudah “sumpek” dan acapkali macet lalulintasnya menuju “Kota Gudeg” Ngajogyakarto merupakan “Obat Stres” yang cukup manjur.
Meskipun kami sering ke Yogyakarta, tapi meraih kemenangan satu diantara seratus pemenang lainnya promo SariWangi Mobil Mudik 2011, terasa agak lain. Ada perasaan bersyukur yang tak bisa diucapkan kepada Gusti Allah Yang Maha Agung yang telah memberikan “kenikmatan berlebaran” lewat PT.Unilever Indonesia Tbk. Ini membuktikan campur tangan Allah atas doa-doa kita cepat atau lambat pasti dikabulkannya. Amin ya Roball Allamin !
TELKOM RAMADHAN EXPO 2011 RAIH RP.22,4 JUTA DARI SEWA JONGKO.
|
|
|
|
LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO
BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM Telkom Ramadhan Expo 2011 yang digelar di lantai 1 Kantor Pusat Telkom di Jalan Japati 1 Bandung berhasil meraih pemasukan sebesar Rp.22.400.000 dari sewa Jongko. Pihak panitia menyediakan sebanyak 64 jongko, yang terdiri dari 4 jongko anak perusahaan Telkom seperti Telkomsel, Flexi, YesTV dan 60 jongko lainnya disewa pengusaha kecil di kota Bandung. Menurut Ketua Satgas Telkom Gema Ramadhan 1432 H, Wawan Darmawan, sewa jongko itu terbilang murah mengingat lamanya waktu kegiatan tersebut selama hampir sebulan. Selain itu katanya, kegiatan Gema Ramadhan di Bumi Telekomunikasi 1432 H dibuka untuk umum. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kantor Pusat Telkom Bandung itu dijadwalkan berlangsung selama bulan Ramadhan 1432 H, yaitu mulai 1 sampai 27 Agustus 2011, dengan menampilkan konten kegiatan yang beragam. Termasuk penjualan pakaian Muslim dan kue-kue kering untuk Lebaran. Dijelaskannya, Gema Ramadhan 1432H tidak saja dirancang untuk menjadi arena syiar Islam, melainkan lebih dari itu di dalamnya terdapat beragam konten kegiatan lain seperti derma (charity) dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan Ramadhan Expo. Wawan menyebutkan, betapa pentingnya kegiatan Gema Ramadhan sebagai wahana untuk menjalin silaturahim antara karyawan Telkom dengan lingkungannya. “Telkom adalah milik Bangsa Indonesia, oleh karenanya harus dekat dengan masyarakat,” ujarnya kemudian. Secara garis besar, kegiatan tersebut meliputi: Bedah Buku & Kajian Ilmu, Pengajian ba’da shalat Dzuhur, Kuliah Dhuha, Festival Syiar Al-Quran antar Majlis Ta`lim se-Kota Bandung Raya, Lomba MMQ antar Karyawan/ti dan Mitra Kerja, Ramadhan Expo Telkom Group, Pesantren Ramadhan, Peringatan Nuzulul Quran, Ta`zil untuk Karyawan/ti, Buka Bersama di Rumah Direksi dan Joint Social Program Ramadhan dengan pihak Trans Studio Bandung. Dengan mengusung tema “Membangun Profesionalitas Berbasis Akhlak Al-Karimah” kegiatan ini diharapkan mampu secara komunikatif menunjukkan benang merah tentang eratnya kaitan antara akhlak yang mulia dengan profesionalisme dalam bekerja. “Kita akan coba mengundang para ulama dan cendekia Islam untuk menyampaikan berbagai pandangan dan kajiannya tentang hal tersebut,” katanya. Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, untuk mengisi kegiatan Kuliah Dzuhur, panitia Telkom Gema Ramadhan rencananya akan mengundang para tokoh ulama baik tingkat nasional maupun setempat. Pada kegiatan Gema Ramadhan tahun 1431 H yang lalu, tercatat beberapa tokoh ulama mengisi kegiatan ceramah, di antaranya Prof Dr KH Quraish Shihab, Prof Komaruddin Hidayat, Prof Mustofa Ali Yaqub, Prof Miftah Faridl, Prof Azzumardi Azra, dan Ahmad Sobari. “Tahun ini kami berharap semuanya berlangsung lancar dan tidak ada aral melintang bagi para ulama besar yang kami undang untuk memberikan pencerahan,” jelas Wawan Darmawan dalam jumpa pers di Telkom kantor pusat di Japati Bandung didampingi Humas Divre III Jawa Barat Dasrizal dan Asep Tatang. |
TELKOM MENDUKUNG PROGRAM PEMERATAAN AKSES INTERNET PEDESAAN
|
MILAD MUI KE 36 SUPPORT PENDIDIKAN DIKALANGAN SANTRI
MILAD MUI KE 36 SUPPORT PENDIDIKAN DIKALANGAN SANTRI
BIEN SUBIANTORO TERTANTANG MENJADIKAN BANK BJB TERMASUK SEPULUH BANK TERKEMUKA.
Laporan : H.Erry Budianto
Bandung-Surabayawebs.com
Tokoh perbankan nasional Bien Subiantoro yang baru terpilih sebagai Direktur Utama (Dirut) bank bjb yang baru menggantikan Agus Ruswendi yang dipercaya para pemegang saham sebagai Komisaris Utama (Komut) bank bjb, menyatakan tekadnya untuk melakukan percepatan, sehingga bank bjb bukan saja menjadi bank terkemuka di tanah air tapi dapat masuk 10 bank terbesar di negeri ini.. “Untuk itu kami akan mempercepat pertumbuhan ini dengan memacu peningkatan kredit produktif,” ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank bjb 2011 di Ballroom Hotel Hyatt Bandung, Senin 25/7.
Menurut mantan BoD Bank BNI ini bank bjb adalah bank yang sangat baik dan sangat sehat di mana pertumbuhan sangat signifikan, mencatat laba cukup besar dan non performing loan (NPL) relatif kecil. Posisi bank yang positif ini katanya, harus dipertahankan dengan memelihara core bisnis menguntungkan selama ini.
Dikemukakan Bien, dirinya bersama BoD lainnya diharapkan membawa perubahan dan pemabahruan yang positif untuyk seluruh stake holder. Juga meningkatkan value bagi pemegang saham.” komitmen kami sebagai managemen baru, direksi baru tentunya akan berusaha sekuatnya untuk menaikkan value perusahaan,” jelasnya..
Bank BJB mentargetkan dapat masuk 10 besar bank terbaik di Indonesia 2015. Sebagai langkah percepatan, Bien mengungkapkan akan meningkatkan pembiayaan di sektor produktif dan mengurangi kredit sector non produktif.”Namun kredit UMKM akan menjadi prioritas untuk ditingkatkan penyalurannya,” akunya pula.
Dikatakannya, langkah strategis manajemen baru bank bjb antara lain meningkatkan pembiayaan di sektor produktif mikro sampai inftrastruktur koorporasi. Inovasi ini dapat mempercepat pertumbuhan bank bjb menuju sepuluh besar bank terkemuka di Nusantara ini..”Juga layanan lainnya akan ditingkatkan untuk memberikan kepuasan kepoada nasabah dan calon nasabah. Seperti layanan banking yang nilainya menjanjikan,” ungkap dia..
Ke depan bisnis eksisting yang sudah ada tetap dijaga performancenya.Bien juga akan mengembangkan bisnis baru dengan segmen baru, seperti Kartu Kredit dan pembiayaan perkebunan skala besar yang dapat meningkatkan ekspor Jawa Barat dan Banten. “Jaringan layanan bank bjb siap memberikan solusi dan inovasi terbaik kepada seluruh pengusaha di tanah air,” tandasnya.
Diakuinya, sebagai bank di daerah yang ingin berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tentunya diharapkan dapat memberikan angka pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan Product Regional Bruto (PRB) melalui penyaluran kredit produktif. Di semua sector usaha riil.”Pembangunan infrastruktur di Jawa Barat dan Banten, luar biasa banyaknya. Dan itumembutuhkan dukungan dana perbankan yang tidak sedikit,” katanya..
Bien Subiantoro, adalah mantan Direktur Treasury dan Internasional Bank BNI. Tokoh perbankan ini menggantikan Agus Ruswendi yang memperoelh kepercayaan pemegang saham bank bjb sebagai Komut bank bjb yang baru menggantikan Lex Laksamana.
Sedangkan empat direksi lainnya berasal dari internal bank bjb. Keempatnya adalah Entis Kusnandar (direksi lama), Arie Yulianto, Bambang Mulyo dan Zaenal Aripin. Perbankan terkemuka ini juga menambah satu direksi untuk International Banking and Treasur Syahyohan Johnny Aziz, yang sebelumnya General Manager Divisi Jaringan dan Layanan PT BNI Tbk.Selain Agus Ruswendi sebagai Komut bank bjb, anggota Dewan Komisaris (Dekom) lainnya adalah Yayat S, Muhadi, Klemi, dan Ahmad Baraba.
APAKAH ANDA TAHU, TAHUN 2011 INI TIDAK SATUPUN KOTA & KABUPATEN DI JAWA BARAT MERAIH ADIPURA ?
Tahun 2010 lalu sebanyak 13 dari 26 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, meraih penghargaan bergengsi “Piala Adipura”. Penghargaan tertinggi saban tahun ini diperoleh dari penilaian dapat menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan (K3). Sehingga Bumi Parahyangan yang elok dan cantik alamnya, tampil sebagai peraih piala terbanyak.
Tapi 2011 ini sungguh menyesakkan. Terjadi antiklimaks. Tidak satupun Kabupaten dan Kota di Bumi Siliwangi itu yang meraih Adipura.
Ketidakberhasilan satupun Kabupaten dan Kota di provinsi yang konon anggota NII-nya terbanyak di Indonesia itu, tentunya bukan karena terungkapnya dugaan penyogokan yang dilakukan Pemda Kota Bekasi kepada petinggi BPK Perwakilan Jawa Barat, yang membuat Walikota Bekasi Mochtar Mohammad kini ditahan KPK sebagai tersangka penyuapan.
Gubernur Jawa Barat, Achmad Heryawan, menyebutkan, mungkin kegagalan Jawa Barat meraih Adipura itu sebagai bentuk shock therapy. Mungkin juga, katanya, terjadi perubahan indicator penilaian. Dulu Cuma A,B dan C, kini menjadi D,F, G, H dan seterusnya. “Penilaian levelnya jadi lebih tinggi dan lebih banyak. Entahlah,” ujar Gubernur Jawa Barat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Untuk mengetahui alasan yang pasti, Pemrov Jawa Barat berencana menyurati Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Surat tersebut dimaksudkan untuk klarifikasi karena mengapa tidak satupun Kabupaten dan kota di Jawa Barat yang memperoleh adipura. Padahal tahun lalu Jawa Barat merupakan Provinsi terbanyak peraih Adipura secara nasional,” ujar pemerhati poiltik, social dan budaya Sunda dan Nasional ini.
Gubernur Jawa Barat yang ramah dan santun ini menyempatkan diri melayat tokoh pemuda almarhum Djadja Subagja Husein di rumahnya di bilangan Turangga kota Bandung, meskipun berseberangan ketika Pilgub Jabar 2008. (Srigala Jawa Barat, almarhum Djaja Subagja Husein mantan Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi, ketika itu adalah Ketua Relawan pasangan Agum Gumelar/H.Nu’man yang didukung PDI-P dan PPP), mengungkapkan, muncul banyak pertanyaan seputar gagalnya Kabupaten dan Kota di Jawa Barat meraih Adipura.
Menurut Heryawan, banyak yang menduga gagalnya Kabupaten dan Kota di Bumi Parahyangan itu merupakan bentuk sanksi dari KLH terkait kasus penyuapan Kota Bekasi tahun 2010 lalu.”Kami menganggap ini sebagai teguran,” katanya tegar.
Namun politikus senior di Jawa Barat ini tidak terlalu kecewa karena tidak satupun Kabupaten dan Kota di Bumi Siliwangi yang meraih Adipura tahun ini. Pasalnya, dia merasa cukup terhibur dengan diraihnya penghargaan kalpataru oleh Kabupaten Kuningan.
“Ini penghargaan luar biasa. Penghargaan ini menunjukkan keberpihakan dan kepedulian daerah itu kepada lingkungannya,” ujar Heryawan kemudian.
Dijelaskannya, Kabupaten Kuningan yang dinaungi Gunung Ceremei yang mempesona dan merupakan gunung api tertinggi di Jawa Barat, pernah menyabet Adipura tiga kali berturut-turut. Targetnya tahun 2011 ini memperoleh kembali penghargaan tertinggi K3 itu.”Tapi ternyata luput meraihnya untuk ke empat kali berturut-turut. Begitu juga Kabupaten Indramyu, sudah tiga kali berturut-turut meraih Adipura, tahun ini terlepas juga,” tutur “orang nomor satu di Bumi Jawa Barat” ini.
Adipura, dinilainya penting untuk mendongkrak sector pariwisata untuk menjadi daya tarik wisatawan. Kegagalan tahun ini meraih Piala Adipura, harus disikapi dengan bijak. Pemda Jabar, Kabupaten dan Kota harus melakukan evaluasi total atas kesalahannya sehingga gagal meraih Adipura tahun ini. “ Kita masih punya waktu untuk memperbaikinya dan diharapkan tahun 2012 nanti, dapat meraih Adipura terbanyak kembali,” kata Gubernur Jawa Barat ini.
Sementara itu berdasarkan pengamatan Surabayawebs.com di Bumi Parahyangan selama ini. Kegagalan meraih Piala Adipura untuk sector K3 itu, bukan saja cara-cara menghalalkan segala cara yang dilakukan pemda Kota Bekasi untuk meraihnya, yang melanggar etika dan menggairahkan kembali korupsi yang kini jadi Ikon Pemerintahan SBY untuk dibumi-hanguskan dari Bumi Nusantara tercinta ini. Tapi memang, banyak kota dan Kabupaten di Provinsi terdepan berhadapan dengan Ibukota RI Jakarta ini yang kurang terprogram secara matang untuk menerapkan K3 secara konsisten.
Upah dari program yang tidak konseptual, tidak matang dan tidak mantap itu ibarat sebuah institusi yang Cuma bisa mengerjakan proyek dan hanya bisa menghabiskan anggaran. Tapi lemah dalam after sale dan marketing serba mengabaikan public service. Nah…..? (H.Erry Budianto/Redaktur Surabayawebs.com)
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG MULAI 5 MEI S/D 20 JUNI 2011.
Bandung-Surabayawebs.com/H.Erry Budianto
Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung (SMUPB) program S-1 akan dibuka pada 3 Mei sampai 20 Juni 2011. Mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unpad Bandung ini melalui seleksi mandiri AMUPB tahun ini berbasiskan pada data peserta yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Penguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011.
Menurut Ketua UPT SMUPB 2011, Dadi Suryadi, tidak ada ujian tertulis yang harus dilakukan para peserta SMUPB. Calon peserta SMUPB harus terdaftar sebagai peserta SNMPTNI 2011 ujian tertulis.Tidak adanya ujian tulis untuk SMUPB 2011 sebagai bentuk efisinsi bagi masyarakat. “Untuk calon mahasiswa yang berada di luar kota Bandung, tidak harus datang ke Bandung untuk mengikuti ujian tulis. Dengan begitu calon mahasiswa dimudahkan dan tidak memerlukan biaya tinggi dibandingkan sebelumnya,” tuturnya kemudian.
Calon mahasiswa yang tinggal di Medan, Gorontalo, Menado, Takengon Aceh Tengah, Banda Aceh atau di Ambon dan Palpua,dapat mengikuti SMUPB ini tanpa harus datang ke Bandung untuk ujian. “Oleh sebab itu data SNPTN 2011 akan menjadi alat sleksi dalamn SMUPB kali ini,” katanya.
Para calon peserta dapat memilih program studi manapun bahkan berbeda dengan prodi yang dipilih SNMPTN. Tapi setiap calon peserta hanya diperbolehkan dua program studi baik itu pilihan prodi dari kelompok IPA maupun IPS.
Selain persyaratan calon peserta SMUPB haruys terdaftar sebagai peserta SNMPTN 2011 ujian tulis, persyaratan umum lainnya adalah calon peserta SMUPB saat ini dibatasi hanya untuk lulusan SMA, SMK, MA, ujian persamaan sederajat yang lulus dalam tiga tahun terakhir 2009. 2010 dan 2011.
Pembelian nomor identitas (PIN) SMUPB program S-1 dapat dilakukan mulai 5 Mei sampai 20 Juni 2011 melalui Bank mandiri. Biaya pembelian PIN Rp.150 ribu untuk semua kelompok program studi. Sedangkan untuk pengisian bioa data online dapat dilakukan sampai 20 Juni 2011 pukul 23.59 WIB melalui www.smup.unpad.ac.id
Menurut dia, pengumuman akan dilakukan 7 Juli 2011 mendatang. Infoprmasi lengkap dapat dilihat di website SMUPB Program S-1 di laman www.smup.unpad.ac.id
Bandung-Surabayawebs.com/H.Erry Budianto
Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung (SMUPB) program S-1 akan dibuka pada 3 Mei sampai 20 Juni 2011. Mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unpad Bandung ini melalui seleksi mandiri AMUPB tahun ini berbasiskan pada data peserta yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Penguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011.
Menurut Ketua UPT SMUPB 2011, Dadi Suryadi, tidak ada ujian tertulis yang harus dilakukan para peserta SMUPB. Calon peserta SMUPB harus terdaftar sebagai peserta SNMPTNI 2011 ujian tertulis.Tidak adanya ujian tulis untuk SMUPB 2011 sebagai bentuk efisinsi bagi masyarakat. “Untuk calon mahasiswa yang berada di luar kota Bandung, tidak harus datang ke Bandung untuk mengikuti ujian tulis. Dengan begitu calon mahasiswa dimudahkan dan tidak memerlukan biaya tinggi dibandingkan sebelumnya,” tuturnya kemudian.
Calon mahasiswa yang tinggal di Medan, Gorontalo, Menado, Takengon Aceh Tengah, Banda Aceh atau di Ambon dan Palpua,dapat mengikuti SMUPB ini tanpa harus datang ke Bandung untuk ujian. “Oleh sebab itu data SNPTN 2011 akan menjadi alat sleksi dalamn SMUPB kali ini,” katanya.
Para calon peserta dapat memilih program studi manapun bahkan berbeda dengan prodi yang dipilih SNMPTN. Tapi setiap calon peserta hanya diperbolehkan dua program studi baik itu pilihan prodi dari kelompok IPA maupun IPS.
Selain persyaratan calon peserta SMUPB haruys terdaftar sebagai peserta SNMPTN 2011 ujian tulis, persyaratan umum lainnya adalah calon peserta SMUPB saat ini dibatasi hanya untuk lulusan SMA, SMK, MA, ujian persamaan sederajat yang lulus dalam tiga tahun terakhir 2009. 2010 dan 2011.
Pembelian nomor identitas (PIN) SMUPB program S-1 dapat dilakukan mulai 5 Mei sampai 20 Juni 2011 melalui Bank mandiri. Biaya pembelian PIN Rp.150 ribu untuk semua kelompok program studi. Sedangkan untuk pengisian bioa data online dapat dilakukan sampai 20 Juni 2011 pukul 23.59 WIB melalui www.smup.unpad.ac.id
Menurut dia, pengumuman akan dilakukan 7 Juli 2011 mendatang. Infoprmasi lengkap dapat dilihat di website SMUPB Program S-1 di laman www.smup.unpad.ac.id
Berita Utama Terbaru
- SEORANG PENYIHIR ASAL MEXICO MERAMALKAN PRESIDEN BARACK OBAMA KALAH DALAM PEMILU 2012 (6-02-2012)
- TERLIBAT KEGIATAN TERLARANG, 19 WARGA AS AKAN DIADILI DI MESIR (6-02-2012)
- YANG PASTI ADALAH PERUBAHAN DAN BISNIS TELEKOMUNIKASI DIPASTIKAN MULAI MELANDAI. LALU SIAPA YAN G MENIKMATI LAYANAN IT ? (5-02-2012)
- PT.TIPHONE MOBILE INDONESIA OPTIMIS PENJUALAN SAHAMNYA DI BSI AKAN SUKSES. (5-02-2012)
- GARUDA SUGARDO : INI BISNIS LIFECYCLE (5-02-2012)
- UPAH BURUH DI INDONESIA MASIH SANGAT MURAH KETIMBANG DI THAILAND DAN CHINA. (4-02-2012)
- SOLO TERMASUK KOTA PALING MUDAH MEMULAI AWAL BISNIS (4-02-2012)
- KEMBALI PILOT LION AIR DITANGKAP DI SURABAYA TERLIBAT NARKOBA (4-02-2012)
- BPK TEMUKAN PENGELOLAAN KEUANGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BERMASALAH. (3-02-2012)
- BANJIR EMAS SEPANJANG TAHUN DI KANTOR POS (3-02-2012)
