LAPORAN : MAULANA
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Kapal kargo yang kandas di tengah batuan karang di laut Selandia Baru sejak tiga bulan lalu akhirnya patah jadi dua, dan mengakibatkan kontainer serta puing-puing runtuhan kapal jatuh ke laut.
Menurut pejabat kelauatan setempat ombak dahsyat telah mengguncang Kapal Rena itu hingga bagian lambung kapal berbendera Yunani ini patah.
Saat diberitakan kandas karena sebab yang tak jelas Oktober lalu, kecelakaan kapal ini telah jadi pusat perhatian karena menyebabkan kebocoran minyak ke samudra yang membuat aparat setempat khawatir bencana ini akan akan jadi musibah lingkungan terburuk dalam puluhan tahun di Selandia Baru.
Regu pembersih laut telah diberi peringatan kemungkinan mereka terpaksa melakukan pekerjaan meereka kembali karena dikhawatirkan masih ada minyak yang bisa tumpah ke air.
Kapal tersebut menabrak bentang karang Astrolabe di dekat pulau peristirahatan North Island di Tauranga, Selandia Baru, 5 Oktober.
“Dalam semalam, kapal itu dihantam gelombang setinggi 6m, diayun angin kencang ditengah laut yang ganas. Akibatnya kapal terbelah jadi dua,” kata Juru bicara bidang Maritim Selandia Baru, Ross Henderson kepada BBC.
“Bagian depan masih terjepit di tengah batuan karang, tapi bagian belakangnya patah.”
Henderson mengatakan dua bagian dari kapal itu kini terpisah sejauh antara 20-30m.
“Yang sejauh ini kami tahu ada banyak kontainer dan puing-puing kontainer jatuh ke air. Kami belum tahu berapa banyak jumlah minyak yang ikut tumpah, tapi kami bersiap-siap kalau minyak dan puing kontainer sampai terbawa ke pantai, dan sudah menyiapkan regu pembersih agar siaga bekerja begitu kami dapati kepastian hal itu terjadi.”
Awak pembersih sudah memindahkan lebih dari 1.100 ton ceceran minyak dari kapal naas itu, namun diperkirakan masih ada 385 ton minyak tertinggal di kapal.
Ratusan ton BBM terlanjur tumpah ke laut dan mengakibatkan matinya lebih dari 20.000 ekor burung laut di sekitar wilayah ini.
Kapten kapal dan pejabat senior lain yang bertanggung jawab atas pelayaran ini telah didakwa dengan 16 sangkaan terkait kandasnya kapal.
Penulis : Murhan R.
Aktifitas : Penulis Kategori Wartawan
Berdasarkan perhitungan kalender Suku Maya, dengan didukung fakta-fakta keyakinan dari warisan leluhur bangsa Maya , jaman lalu , kemudian mereka melakukan perhitungan melalui kekuatan ramalan yang di yakini bangsa-bangsa yang lalu itu.
Kemudian mewariskan berbagai ajaran - ajaran terkait dengan sikon bumi planet ini , akan mengalami peleburan karena banyak faktor, apakah dari segi ilmu fisika dan kekuatan manusia membaca tanda-tanda alam melalui ritual supranatural , sehingga melahirkan berbagai sajian infromasi terkait akan berakhir nya bumi planet ini, akan stop berputar karena melebur akibat kondisinya yang memang sudah tua renta.
Soal akan terjadinya dunia ini akan ambruk alias kiamat , Al Kitab dengan firmannya yang diturunkan kepada ummat manusia , melalui dgn keyakinan masing - masing tentang soal keyakinan beragama , adalah hal yang manusiawi. Bahwa memang akan ada kejadian dunia akan kiamat.
Memang demikianlah adanya bahwa pemuka agama, apapun meyakini soal dunia akan hancur melalui peroses kejadian kiamat , dengan tempo dan kapan akan terjadi, hal itu adalah soal yang tidak bisa ketahui , pastinya, kapan.
Bisa saja adanya keyakinan dari kalangan lain , yang bisa menerawang , akan jatuhnya perhitungan waktu akan kejadian itu.
Bangsa Maya , dengan perhitungan yang memadukan perhitungan pisika dan keyakinan , bisa saja akan benar tentang soal itu. Bahwa akan terjadi bumi kiamat di tahun 2012 ini. Versi Calender Suku Maya.
Apabila , pada saat ini sudah di akhir December 2011, dan perputaran bumi ini, untuk sampai kepada tahun pergantian 2012, maka secara perhitungan melalui keyakinan bangsa Maya itu , akan terjadi hancurnya dunia ini.
Jadi , ada beberapa hal , yg kita harapkan di pergantian tahun 2011 hingga memasuki 2012 , adalah , publik dunia menyambut dengan gembira ria , juga kita akan memikirkan , hal apa yang akan kita lakukan mendekati hari kiamat nantinya , yang jatuh di tahun baru ini 2012.
Meskipun keyakinan ini, di ramal dengan memadukan gejala alam melalui perhitungan fisika dan matematis dgn dikuatkan, melalui rital supranatural dari pemeluk keyakinan Suku Maya , maka mereka menguatkan keyakinannya bhw akan terjadi kiamat sebagaimana perputaran bumi dari ” nol tahun hingga memasuki angka 2012 ” , dimana angka itu, merupakan tahun berakhirnya perputaran bumi planet ini.
Kita hanya menyambut tahun baru 2012 ini, dengan mengucapkan selamat kepada publik dunia, semoga new year 2012, sukses semua.
Dan apabila memang akan terjadi kiamat, maka kita pun sedunia harus saling ” Minal Aidzin Wal Afaizin “. Agar segala dosa yang terjadi , sengaja atau tidak semoga terampuni.
Tentu kita harus meyakini, keyakinan kita masing-masing dalam mengahadapi kejadian ini, yang memang tidak ada manusia yang tahu pasti, kapan akan terjadi.
Tapi bisa saja , ada kaum yang meyakini bahwa menurut perhitungan mereka , akan terjadi di tahun, sekian…………, dan itu juga bisa benar adanya.
LAPORAN : SALIM
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
PT Telkom Tbk mengaku mendapatkan pujian dari pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait layanan telekomunikasi yang diberikan perseroan di kedutaan besar AS.
“Ini sungguh layanan excellent yang telah diberikan Telkom. Pemerintah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat sangat mengapresiasi layanan luar biasa yang ditunjukkan Telkom,” ujar IT Chief Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat Rodney Cordell dalam siaran pers Telkom.
Ungkapan yang sama disampaikan Jackie dan Kenneth Hill dari White House Advance Team. Mereka menyatakan sangat terbantu dengan layanan Information and Communication Technology (ICT) yang tergelar dan sangat mendukung kelancaran kunjungan Presiden Barack Obama di Bali.
Menurut mereka, layanan telepon dasar hingga data dan internet yang disediakan Telkom tergelar tepat waktu dengan kinerja excellent.
“Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Amerika Serikat memberikan kepercayaan kepada Telkom menyiapkan ICT pendukung kegiatan kunjungan Presiden Obama khususnya dalam rangka 19th ASEAN and East ASIA Summits 2011,” ujar Head of Corporate Communication and Affair Telkom Eddy Kurnia.***lim
PENULIS: HM. SALIM DJAMALENG (KAREL)
muhammadsalim@surabayawebs.com
Kekejaman demi kekejaman telah dipertontonkan sejumlah penguasa di sejumlah belahan dunia ini. Ada kekejaman yang dipraktekkan para penguasa Arab di Negara-negara Timur Tengah yang telah digulingkan, namun ada juga kekejaman tandingan yang dilakukan oleh penguasa negara-negara Barat, seperti Amerika Serikat bersama sekutu-sekutunya dalam NATO.
Jika para penguasa Arab yang telah digulingkan seperti mantan Presiden Tunisia Ben Ali, mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan terakhir mantan Presiden Libya Moammar Khadafi mengumbar kekejaman sesaat setelah diguncang demonstrasi, maka sebagian penguasa Negara Barat melaksanakan hajat kekejamannya saat penggulingan dan pasca penggulingan para pemimpin Arab itu.
Petaka kepemimpinan negara Arab mulai digulirkan di Tunisia saat aparat Presiden Ben Ali mulai mengumbar kekejaman terhadap rakyatnya sendiri hingga menimbulkan banyak korban jiwa. Kisahnya dimulai dari seorang warga Tunisia yang bekerja sebagai pedagang sayuran di kota Sidi Bouzid sekitar 300 kilometer dari kota Tunis.
Warga miskin dengan tanggungan 8 orang anak bersama istrinya itu bernama Mohamed Bouazizi yang membakar dirinya di depan kantor pemerintahan daerah setempat. Protes Bouzizi dengan membakar diri itu terkait dengan kekejaman aparat Ben Ali yang menamparnya saat berjualan sayur guna menafkahi anak istrinya.
Bouazizi dianggap telah berjualan tanpa izin sehingga mendapat perlakuan kasar seorang aparat polisi wanita setempat. Akibatnya, Bouazizi tidak bisa lagi berjualan untuk mencari nafkah karena gerobak sayurnya sudah disita aparat tadi, maka timbul reaksi protes bakar diri pada 17 Desember 2010.
Berkat dukungan informasi media lokal dan media internasional maka kasus ini terbongkar ke seluruh Tunisia sehingga menimbulkan aksi demo menentang Presiden Ben Ali. Akibat desakan yang sangat kuat, maka pada 14 Januari 2011 akhirnya Ben Ali melarikan diri ke Arab Saudi sehingga terjadi penggantian kepemimpinan nasional.
Untuk kasus pertama ini, indikator tentang adanya permainan negara-negara Barat, seperti AS dan sekutunya belum tampak kuat. Namun aksi protes atas kekejaman pemimpin Arab mulai merambah negeri Mesir, sehingga pada 12 Pebruari 2011 giliran Presiden Mesir Hosni Mubarak yang digulingkan para demonstran yang tidak puas atas kepemimpinannya yang terlalu lama.
Aksi kekejaman antara aparat Mobarak dan rakyat sipil yang menginginkan perubahan terus terjadi sepanjang hari sebelum akhirnya terjadi perubahan politik di negeri Piramid itu. Pada etape ketiga kekisruhan pucuk pimpinan negara Arab muncul di negara Libya yang tadinya adem ayem karena tingkat kemakmurannya yang tinggi.
Namun saat Mesir masih bergolak, maka aksi anti Kolonel Moammar Khadafi mulai berkecamuk, hingga akhirnya kekejaman demi kekejaman mulai dipertontonkan. Aksi protes warga dibalas pasukan Khadafi dengan pola shock terapy menggunakan metode gantung mayat demontran di tiang-tiang listrik pinggir jalan.
Metode kekejaman yang ditunjukkan pasukan setia Khadafi ini menumbuhkan militansi rakyat bersenjata yang berupa menggulingkan pemimpin revolusioner yang naik ke tampuk kepemimpinan pada 1969 setelah menggulingkan Raja Idris. Pertempuran militansi rakyat berhadapan dengan garda pendukung setia Khadafi tidak berimbang karena semakin banyak rakyat yang korban.
Babak baru muincul setelah Amerika Serikat yang sejak dulu sangat berambisi gulingkan Khadafi mulai memancing di air keruh. Berkat instruksi Barack Obama maka sekutu AS yang tergabung dalam NATO akhirnya bersedia turun langsung menghajar pasukan Khadafi dengan embel-embel demi melindungi rakyat.
Langkah strategis NATO-pun mulai dijalankan dengan membentu pemerintahan dewan peralihan NTC sebagai upaya merebut kekuasaan dari Khadafi. Akhirnya kekuatan berbalik, giliran pasukan Khadafi yang terdesak hingga ke kota kelahirannya di Sirte sebagai basis terakhir dan disitulah Khadafi tewas mengenaskan.
Nafsu besar AS dan NATO dalam operasi tumpas Khadafi tidak lepas dari upaya mengusai sektor minyak Libya yang sangat menggiurkan. Kini NATO dan AS telah menghitung jumlah biaya yang dikeluarkan dalam perang penumpasan Khadafi dengan cara kompensasi terhadap bisnis minyak di Libya.
Pertanyaan besarnya dari peristiwa penggulingan sejumlah pemimpin Arab ini, siapa yang diuntungkan?. Jawabnya mudah sekali karena selama ini ambisi negara Barat ke Timur Tengah hanya kejar Minyak Fosil maka tentu yang diuntungkan adalah negara Barat, jadi perang untuk menarik keuntungan dari minuyak fosil adalah perang antara kekejaman pemimpin Arab dan kekejaman pemimpin Barat.***
LAPORAN : ARIES M. SAUGI
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Sedikitnya 2.000 warga Muslim di Malaysia mengikuti demonstrasi menentang dugaan kristenisasi di kalangan warga Muslim.Rapat akbar yang diadakan di stadion Shah Alam, dekat Kuala Lumpur ini dihadiri warga perempuan, laki-laki dan bahkan anak-anak.
Mereka menyatakan bersatu menentang hal yang disebut upaya memurtadkan warga Muslim.”Kami berkumpul hari ini untuk menyelamatkan keyakinan warga Muslim dari ancaman pemurtadan,” kata Yusri Mohamad, ketua panitia penyelenggara.
“Sebagian orang mengatakan mereka (non-Muslim) berusaha keras menyebarkan agama mereka dan bahwa tidak ada yang salah dengan pemurtadan. Itulah suara-suara yang hendak kita hilangkan dengan aksi kita hari ini.” Demikian berita yang dikutip dari BBC, Minggu (23/10)
Spanduk yang dipasang di stadion bertuliskan “Mari cegah pemurtadan secara bersama-sama” dan “Katakan Tidak terhadap pemurtadan, jangan pertanyakan posisi Islam”.
Undang-undang Malaysia melarang pemeluk Islam keluar dari agamanya.
Rapat akbar diadakan oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Meningkat
Aksi ini diadakan menyusul pertemuan di sebuah gereja yang dihadiri sejumlah warga Muslim dan kemudian digerebek pihak berwenang karena diduga terkait upaya mengkristenkan mereka. Gereja tersebut menegaskan pertemuan yang digerebek itu merupakan acara makan malam terkait penggalangan amal.
Unjuk rasa juga diisi dengan hiburan musik bernafaskan Islam dan bubar dengan tertib setelah berlangsung sekitar empat jam.
Sejumlah pengamat mengatakan ketegangan kehidupan beragama belakangan meningkat menyusul berbagai insiden antara lain penyitaan Injil berbahasa Melayu dan larangan penggunaan kata “Allah” oleh umat Kristen. Sebagian kalangan menilai para pejabat bersikap diskriminatif terhadap kaum minoritas.
Masalah agama telah lama menjadi isu penting dalam dunia politik Malaysia. Partai-partai politik biasanya menggunakan masalah ras dan agama untuk menarik dukungan.
Pemilihan umum Malaysia dijadwalkan akan diadakan pada 2013 tetapi banyak kalangan menduga Perdana Menteri Najib Razak akan menggelar pemilihan lebih awal.
Jenazah mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi dipamerkan di sebuah toko daging di Kota Misrata, Sabtu (22/10) waktu setempat.
LAPORAN : MUHAMMAD SARI AGUS
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Ratusan warga kota itu dibebaskan untuk melihat dan mengabadikan jenazah Gaddafi yang dibiarkan terbaring di atas sebuah kasur tipis. Namun cara NTC mempertontonkan jenazah mantan pemimpin kharismatik Libya itu dikecam dunia internasional karena melanggar HAM.
Sebagian warga mengabadikan bekas pemimpin mereka itu dengan telepon seluler.Keluarga Gaddafi dilaporkan telah meminta agar jasad Gaddafi segera diotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Sejauh ini masih belum jelas kapan dan di mana jenazah Gaddafi akan dikuburkan.Demikian laporan yang dikutip dari BBC, Minggu (23/10)
Seorang pejabat senior mengatakan, kemungkinan jenazah Gaddafi akan dimakamkan hari Minggu (23/10).
Tetapi pejabat itu mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak berencana mengotoposi jenazah Gaddafi, seperti yang dituntut keluarganya dan kalangan dunia internasional, termasuk PBB.
Tuntutan ini dilakukan untuk mengetahui secara persis bagaimana Gaddafi meninggal dunia.
Belum diotopsi
Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Navi Pillay, misalnya, mengatakan harus dilakukan penyelidikan menyeluruh tentang penyebab kematian Kolonel Muammar Gaddafi.
Juru bicara Navi Pillay, Rupert Colville, menggambarkan rekaman video -yang memperlihatkan pemimpin Libia itu masih hidup ketika pertama kali ditangkap- amat mengganggu.
“Dua rekaman video telepon genggam yang muncul, yang satu dia masih hidup dan yang satu lagi sudah meninggal, amat mengganggu.“
Juru bicara Navi Pillay, Rupert Colville
“Diperlukan rincian lebih banyak untuk memastikan dia tewas dalam pertarungan atau dieksekusi setelah ditangkap. Dua rekaman video telepon genggam yang muncul, yang satu dia masih hidup dan yang satu lagi sudah meninggal, amat mengganggu.”
Colville menambahkan bahwa eksekusi tanpa pengadilan dilarang berdasarkan hukum internasional, apapun situasinya.
Ditegaskan bahwa tersangka kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan sekalipun -seperti Muammar Gaddafi- harus dibawa ke pengadilan.
Reaksi keras juga disuarakan berbagai kalangan di dunia yang mempertanyakan sikap sebagian pasukan NTC di Misrata yang menelanjangi dan menyeret jenazah Gaddafi di jalanan, menjelang atau sesudah dia dipastikan tewas.
LAPORAN : ARIES M. SAUGI
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Misi yang hampir usai di Libya ini telah menghadirkan berbagai tantangan yang signifikan bagi NATO dari segi militer dan politik
Salah satu pesawat tempur NATO yang digunakan untuk misi udara di Libya.
Para pejabat NATO mengatakan hampir mengakhiri pemboman yang telah berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan di Libya, yang dirancang untuk mencegah pasukan pro-Gaddafi menyerang warga sipil. Operasi NATO ini memungkinkan para pejuang Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) untuk mengambil alih kontrol dari Gaddafi, tetapi yang terungkap juga dari operasi ini adalah beberapa tantangan dari segi militer dan politik yang signifikan bagi NATO.
NATO menerbangkan 26.000 pesawatnya dalam misi ini di Libya, termasuk di antaranya, 9.600 pesawat pengebom. Kapal-kapal NATO mengevakuasi warga sipil sekaligus memblokade pasokan peralatan militer bagi pasukan pro-Gaddafi.
Operasi tersebut menemui berbagai masalah, tetapi secara keseluruhan misi ini merupakan sebuah upaya efektif yang disusun dalam waktu relatif singkat. Komandan militer NATO bagi misi ini, Laksamana Angkatan Laut AS James Stavridis, mengaku puas. Demikian laporan yang dikutip dari VOANEWS, Jumat (21/10)
“Saya akan mengatakan pelajaran pertama dari Libya adalah bahwa NATO dapat berfungsi, bahwa kita dapat dengan cepat dengan sigap dan nyata mengumpulkan kekuatan strategis dan menggunakannya untuk mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Stavridis.
Tapi, Stavridis juga mengakui bahwa operasi Libya mengungkapkan beberapa kekurangan.
“Salah satunya, adalah kurangnya kemampuan untuk memadukan intelijen, pengawasan, pengintaian untuk menghasilkan penargetan yang koheren dengan presisi, yang tidak menyebabkan kerusakan kolateral. Saya pikir kami bisa berbuat lebih baik,” tambah Stavridis.
Misi di Libya juga mengungkapkan berbagai kesenjangan politik dalam aliansi NATO. Walaupun semua 28 negara anggota mendukung operasi, hanya delapan yang berpartisipasi.
Dan untuk Nick Witney, mantan Kepala Badan Pertahanan Uni Eropa, ini tidak seharusnya terjadi.
“Beberapa dari sekutu sebenarnya siap untuk berpartisipasi, setidaknya dalam fase pembukaan, penyelamatan Benghazi. Itu merupakan salah satu keputusan politik sederhana yang dapat diambil tentang apakah negara bersangkutan akan bergabung dalam misi intervensi ini atau tidak,” kata Witney.
Rekan Witney di Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa, mantan pejabat pertahanan, Daniel Korski, mengatakan hal tersebut menimbulkan pertanyaan yang sangat mendasar tentang masa depan aliansi NATO.
“Apakah sebetulnya NATO? Apakah (NATO) sebuah aliansi di mana kita semua berjuang bersama-sama melawan ancaman global? Ataukah sebuah aliansi di mana mini-koalisi dalam aliansi ini mampu melakukan apapun yang mereka inginkan sementara yang lain menonton?” tanya Korski.
Tapi sementara Laksamana Stavridis berkeinginan untuk aliansi untuk menutup kesenjangan kekuatan militer, ia tidak terlalu khawatir mengenai kekompakan politik NATO.
“Saya tidak berpikir ada ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh misi di Libya, karena pada kenyataannya, aliansi melangkah maju dan melaksanakan misi ini. Saya pikir ini contoh yang baik bahwa aliansi bersedia melakukan misi yang tidak eksistensial,” kata Stavridis . “Saya pikir NATO memiliki peran untuk bermain di dunia, jenis peran yang baik, dan saya pikir kami akan terus melakukan itu.”
Stavridis tetap optimis akan masa depan NATO, meskipun krisis ekonomi Eropa membuat pengeluaran pertahanan negara-negara terkait berkurang, dan semakin banyak negara enggan mendukung operasi militer asing setelah bertahun-tahun konflik di Irak, Afghanistan dan sekarang di Libya.
LAPORAN : MUHAMMAD SALIM
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Pengadilan tingkat banding Amerika telah memutuskan agar pemerintahan Presiden Barack Obama menghentikan upaya mendesakan aturan yang melarang seorang yang diketahui sebagai gay untuk aktif dalam militer.
Dalam keputusannya, pengadilan tersebut mencabut putusan sebelumnya yang masih memungkinkan bagi pemerintah AS untuk memajukan sebuah aturan bernama “jangan tanya, jangan katakan” atau DADT. Demikian laporan yang dikutip dari kantor berita BBC, Kamis (7/7).
Presiden Barack Obama sebenarnya telah mencabut aturan itu dan membolehkan seorang anggota militer yang gay untuk terbuka tentang seksualitas mereka.
Meski demikian ternyata aturan soal itu masih dijadikan pegangan oleh Pentagon yang tengah membuat aturan penggantinya.
Hapus ketidakpastian
Dalam keputusannya, tiga hakim panel yang menyidangkan perkara tersebut di San Fransisco mengatakan DADT harus dicabut karena pemerintahan Obama dalam pernyataannya pada Desember tahun lalu menyebutkan bahwa aturan terhadap kelompok gay tersebut tidak sesuai dengan konstitusi AS.
“Kondisinya sudah berubah dan pemerintah tidak bisa lagi menggunakan hal itu sebagai standar dalam mengeluarkan aturan baru,” kata hakim panel yang menyidangkan perkara itu.
Aturan DADT yang diterbitkan di masa pemerintahan Bill Clinton itu melarang kaum gay yang tergabung dalam militer AS untuk mengakui secara terbuka orientasi seksual mereka.
Sehingga hal itu tetap menjadi rahasia pribadi tiap anggotanya.
“Keputusan itu…telah menghapus semua ketidakpastian“
Pencabutan aturan ini merupakan respon dari tuntutan kelompok gay yang tergabung dalam Partai Republik, Log Cabin Republicans.
Tahun lalu mereka meminta hakim pengadilan rendah di California untuk mengumumkan larangan pemberlakukan aturan tersebut dan telah diadopsi sejak tahun 1993, sebagai sesuatu yang tidak sesuai dengan konstitusi AS.
Namun pemerintah AS kemudian mengajukan banding terhadap putusan yang dikeluarkan Hakim Virginia Philips.
Pejabat di Pentagon mengatakan pada hari Rabu waktu setempat bahwa mereka akan mematuhi perintah dari pengadilan itu dan akan menginformasikannya kepada komandan di lapangan.
Pencara dari kelompok gay yang memperjuangkan perubahan tersebut mengatakan kecil kemungkinan bahwa Pentagon akan mengajukan banding terhadap putusan ini, mengingat pemerintahan Obama berkomitment untuk mencabut aturan tersebut.
“Keputusan itu…telah menghapus semua ketidakpastian,” kata Direktur Log Cabin Eksekutif, R Clarke Cooper.
Dalam pernyataan sebelumnya tahun lalu Pentagon tampak keberatan dengan keputusan itu.
Dalam laporan yang mereka buat, Pentagon menyebutkan dengan membolehkan orang yang secara terbuka mengaku dirinya gay, akan sedikit berdampak pada pasukan AS di Irak dan Afghanistan.
LAPORAN : VOANEWS
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Mantan komandan militer Serbia di Bosnia itu tidak mau hadir di pengadilan karena pengadilan belum menyetujui tim pembelanya.
Foto: AFP
Jenderal Ratko Mladic, mantan komandan militer Serbia di Bosnia, dalam pengadilan di Den Haag (3/6).
Terdakwa pelaku kejahatan perang Serbia-Bosnia, Jenderal Ratko Mladic dilaporkan akan memboikot sidang pengadilan hari Senin di Mahkamah Kejahatan Perang di kota den Haag.
Pengacara Mladic mengatakan, mantan komandan militer Serbia di Bosnia itu tidak mau hadir di pengadilan karena pengadilan belum menyetujui tim pembelanya.
Ratko Mladic yang dituduh melakukan kejahatan perang dalam perang Bosnia yang berlangsung tiga tahun dan berakhir tahun 1995, tadinya dijadwalkan akan menyampaikan jawabannya atas tuduhan itu. Kalau ia tidak hadir, hakim kemungkinan akan menganggap bahwa ia tidak mengaku bersalah atas tuduhan itu.
Bekas jenderal Serbia itu khususnya dituduh mengatur pembantaian 8,000 orang Muslim pria dan anak laki-laki, dan pengepungan ibukota Bosnia Sarajevo selama hampir empat tahun, yang mengakibatkan tewasnya 10,000 orang.
Kalau dinyatakan bersalah, Mladic, yang ditangkap bulan Juni setelah buron selama 16 tahun, bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.***
LAPORAN : BBC
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Warga Thailand hari ini (3/7) mulai memberikan suaranya untuk memilih perdana menteri yang baru guna mengakhiri ketidakpastian politik di negara tersebut.
Kandidat kuat dari kelompok oposisi Yingluck Shinawatra yang merupakan saudara kandung mantan PM Thaksin Shinawatra sejauh ini berada dalam posisi teratas dalam sejumlah jajak pendapat.
Berita terkait
Calon lainnya yang merupakan calon incumbent, PM Abhisit Vejjaijiva merupakan rival terdekat dari Yingluck, dalam sejumlah kesempatan kampanyenya, Abhisit menuding Yingluck berencana untuk membersihkan segala tuduhan termasuk tuduhan korupsi yang diarahkan pada saudaranya, Thaksin.
Dia juga dituduh akan membuka jalan bagi Thaksin untuk kembali ke Thailand dari pengasingannya di Dubai.
Meski demikian kedua calon baik Yingluck maupun Abhisit punya seruan yang sama dalam kampanyenya, mereka berjanji untuk menyatukan warga Thailand yang saat ini terbelah akibat pandangan politiknya.
Sebelum pemilu ini, Thailand selama enam tahun terakhir kerap diwarnai dengan aksi protes politik berdarah.
Tidak heran jika untuk menjamin keamanan selama proses pemilu, pihak kepolisian Thailand mengerahkan penjagaan yang ketat di seluruh penjuru negeri itu.
Mereka menempatkan setidaknya 170.000 anggota kepolisian dan tersebar diseluruh lokasi pemungutan suara.
Wartawan BBC di Bangkok, Karishma Vaswani mengatakan pemilu kali ini merupakan kesempatam bagi warga Thailand untuk mengakhiri masa-masa ketidakpastian politik.
Akibat aksi protes dan bentrokan antara pendukung kedua partai politik terbesar itu, perekonomian dan reputasi negara itu untuk menjadi benteng demokrasi di Asia Tenggara ternoda.
Isu Thaksin
Ada sekitar 3.832 kandidat dari 40 Partai yang akan memperebutkan 500 kursi di Palemen.
Pemilu kali ini juga mencatat setidaknya akan ada 47 juta pemilih yang akan memberikan suaranya.
Meski ada banyak partai yang terlibat dalam pemilu kali ini namun kemungkinan hanya akan ada dua partai yang dominan dalam mendulang suara, keduanya adalah Partai Demokrat Pheu Thai.
Jajak pendapat yang dilakukan sejauh ini menunjukan Partai Pheu Thai masih menjadi pilihan utama warga Thailand.
“Selama Thaksin berpikir maka Pheu Thai akan melakukannya”
Abhisit Vejjajiva
Calon perdana menteri dari partai ini, Yingluck Shinawtra meminta warga Thailand untuk memberinya kesempatan memimpin negara itu.
“Tolong berikan kesempatan kepada seorang perempuan ini untuk melayani negeri ini. Tolong berikan kesempatan kepada perempuan ini untuk membawa rekonsiliasi kembali ke negara ini,” kata Yingluck.
Dia mendorong untuk dilakukannya pemilu yang bebas dan adil, serta cukup yakin untuk mendapatkan suara mayoritas dalam pemilu kali ini.
Sementara calon lainnya Abhisit Vejjajiva dalam kampanyenya mengatakan memilih Partai Pheu Thai sama saja dengan memilih Thaksin.
Dia mengatakan Pheu Thai merupakan kepanjangan dari pemikiran Thaksin. Dalam kampanyenya dia mengingatkan negara ini “harus bebas dari racun Thaksin.”
“Selama Thaksin berpikir maka Pheu Thai akan melakukannya dan menemukan cara bagaimana Thaksin bisa mendapatkan 46 miliar baht ($1,5 miliar) uangnya yang telah dibekukan,” kata Abhisit.
Diluar perdebatan itu, wartawan BBC, Kharisma Vaswani mengatakan siapapun yang memenangkan pemilu kali ini, dia harus bisa membawa persatuan diantara warga negara itu dan menyembuhkan demokrasi Thailand yang terluka.