Pencarian





DI TAHUN NAGA AIR 2012 INI SEJATINYA PEMERINTAH BISA LEBIH MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYATNYA. JANGAN CUMA BANYAK OMONG DAN JANJI.

Tanggal : 30-01-2012, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Sorot Tokoh, Sorot


LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

Di “Tahun Naga Air 2012” ini sejatinya pemerintah bisa lebih meningkatkan kesejahteraan rakyatnya yang kini dibebani harga beras dan sembako yang semakin tinggi. Sementara daya beli masyarakat semakin melemah akibat semakin membengkaknya jumlah pengangguran dari sekitar 46 juta menjadi 78 juta di seluruh tanah air.

Pada sisi lain, pengusaha masih menggunakan “politik upah minimal” untuk para buruh pekerjanya. Padahal politik ekonomi yang tidak manusiawi ini sudah tidak pantas dan tidak cocok lagi diterapkan pengusaha di Negara yang tengah berjuang menegakkan demokrasi dan reformasi di segala bidang.

Upah maksimal sesuai kebutuhan hidup yang layak harus sudah bisa diterapkan pengusaha kepada buruh pekerjanya dengan mediasi pemerintah, sehingga tidak akan terjadi lagi unjuk rasa buruh di semua kota-kota besar di negeri ini sambil memblokir jalan tol yang menyebabkan pengguna jalan dirugikan.

Pada sisi lain, walaupun belum juga didirikan Indonesia Militeri Watch (IMW) di negeri ini  reformasi  ditengarai sudah dijalankan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD, TNI AL dan TNI AU, meskipun belum tuntas. Namun reformasi di tubuh POLRI nampaknya masih “jalan ditempat”. Seperti yang diungkapkan Indonesia Police Watch (IPW) Neta S.Pane.

Begitu juga memberantasan korupsi oleh KPK masih sebatas “kelas teri”. Kasus bank Century nampaknya masih sebatas “cerita atau donggeng” belum dituntaskan juga karena kekhawatiran dan takut  menghadapi penguasa. Pasalnya, musuh KPK ternyata adalah  dari politisi di negeri ini yang “pintar ngomong” tapi “juga cerdas menilep” uang Negara untuk kepentingan pribadi, kelompok dan partainya.

Dalam kondisi yang diharapkan rakyat semakin sejahtera di tahun naga air ini muncul harapan baru tentang semangat nasionalisme bangkit kembali dengan peluncuran mobil nasional (mobnas) KIAT ESEMKA produk anak-anak SMK Solo yang dipromosikan secara cukup cerdik oleh Walikota Solo Jokowi.

Sekarang tinggal bagaimana para pemimpin negeri ini baik formal maupun non formal, mendalami, pemahami dan memecahkan permasalahan bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini sehingga mampu menjadikan rakyatnya sejahtera, aman sentosa, adil makmur dan dihindari dari politikus yang “menjual nama rakyat” untuk kepentingan dirinya, kelompoknya dan parpolnya semata.

Kini dibutuhkan pemimpin formal dan non formal yang tidak banyak “Ngomong” alias sedikit bicara tapi banyak bekerja dan jangan ngomong melebar kemana-mana seperti Menneg BUMN Dahlan Iskan (DAIS) dan jangan banyak janji seperti Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) yang pada saat kampanye Pilpres 2009 lalu mengatakan “Indonesia Bebas Narkotika 2015”.

Padahal kini penggunaan narkoba semakin marak karena “hiburan malam” ada di mana-mana di kota-kota besar dan bukan rahasia umumnya lagi bahwa tempat-tempat hiburan malam tersebut merupakan lokasi transaksi narkoba paling besar selama ini.

Pemimpin formal yang didukung berbagai kekuasaan, fasilitas dan memiliki wewenang mengeluarkan berbagai keputusan strategis untuk meningkatkan kemajuan dan kualitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang jumlahnya masih  cukup banyak. Tapi masih belum cukup signifikan memberikan manfaat bagi rakyat, bangsa dan Negara, hendaknya dapat dikelola secara professional dan focus. Karena itu Menterinya juga harus focus. Jangan “ Cuma Banyak Ngomong ”, kata “orang bijak”.

Sementara itu sejumlah  paranormal memprediksikan pada tahun baru Imlek 2563 atau tahun naga air ini perekonomian di Indonesia diharapkan akan meningkat. Namun “pengangguran juga semakin banyak” Pada  di sisi lain bencana alam yang dasyat juga masih akan mengintai. Seperti yang diramalkan Ki Kusumo.

Seperti diketahui paranormal ini pernah mencalonkan diri sebagai ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI). Menurut dia, tahun ini diliputi bencana dengan unsur air (banjir). Pasalnya, tahun 2012 merupakan tahun dengan unsur air, mengingat sekarang ini curah hujan sangat tinggi. Di mana-mana terjadi banjir dan tanah longsor, yang menelan korban jiwa.

Walaupun demikian, dia menolak adanya anggapan yang menyatakan jika tahun 2012 akan terjadi kiamat atau bencana besar yang sempat booming lewat film layar lebar.

Sama halnya  yang dikemukakan Sekretaris Klenteng See Hien Kiong Padang, Indra Budi Darmawan.” Sesuai dengan sifat air itu kadang surut dan kadang naik, tapi berkat ada naga yang bergulung di dalam air, itu akan membuat gelombang air kecil maupun besar,” ujarnya.

Disebutkan dia,  yang harus diwaspadai dan  diawasi adalah dua daerah yang terancam, yaitu di Sumatera Utara akan terjadi gempa diiringi tsunami kecil. Sedangkan di pulau Jawa, katanya,  dibayangi banjir dan longsor. Untuk Sumatera Barat yang rawan bencana tergolong relatif aman.

Menurut dia,  tahun 2012 ini nampaknya  sangat tepat untuk merintis usaha. Karena peluang untuk mendapat untung sangat besar terlihat cukup menantang. Katanya, bagi pengusaha muda, sangat cocok untuk memulai usaha yang diyakini dapat memberikan prospek cerah dikemudian hari. “Sebab itu jangan ragu-ragu untuk memulainya dari hal yang kecil untuk menjadi besar di masa depan,” tegasnya kemudian.

Begitu juga Ki Kusumo juga  berpendapat, di tahun 2012 ini akan membawa banyak keberuntungan.  Tahun ini adalah tahun pencerahan. “Tahun pencerahan, tahun penemuan baru, kebangkitan. Bisnis yang drop bisa kembali lagi. Yang kocar-kacir ekonominya bisa menemukan jalur baru dan berjalan lebih baik lagi,” ungkap dia.

Ketua Perhimpunan Liong dan Barongsai Indonesia itu, menyampaikan harapannya Indonesia menemukan pencerahan. “Banyak hal buruk di 2011 tidak terulang lagi di 2012. Karena itu hendaknya rakyat  bisa tercukupi pangan, sandang, papan, oleh pemerintah ,” harap dia lagi..

Pada sisi lain paranormal ini juga mengingatkan hendaknya  para pemimpin, pada tahun 2012 ini diminta untuk mengintrospeksi diri karena  tahun ini adalah ancaman untuk mereka. Akan banyak pemimpin-pemimpin di pusat, di daerah, mulai dari Bupati, Wali Kota hingga pimpinan partai besar akan jatuh dari tampuk kekuasaan.

Dia juga memprediksi banyak perkara besar yang muncul pada tahun 2011 akan berkembang di tahun 2012. Banyak kasus yang terkuak. Tapi menurutnya tidak akan seheboh di tahun 2011. “Karena dengan tahun air ini bisa lebih mampu diredam,” katanya.

Sesuai  penanggalan China, mulai kemarin, tahun Kelinci Emas telah berganti menjadi Naga Air.Dalam setiap warsa diyakini mempunyai sifat dan karakteristik tersendiri. Bagaimana gambaran umum, peruntungan, dan kiat  Di Tahun Naga Air 2012” ini ?

Seperti dikemukakan ahli feng shui kenamaan  dari Salatiga, Linda Kusuma Kho, sesuai perhitungan kalender matahari (Hsia) yang digunakan selama 10.000 tahun, tahun Naga Air baru akan datang tanggal 4 Februari pukul 18.18 WIB mendatang. Sementara tahun baru Imlek yang jatuh 23 Januari 2012, didasarkan kepada kalender matahari. Bukan kalender bulan.

Menurut dia, perhitungan peta nasib seseorang ataupun prediksi terhadap situasi umum dunia, didasarkan kalender ini, bukan kalender bulan. Tanggal 4 Februari merupakan awal musim semi sebagai pertanda tahun yang baru. Dengan demikian, seorang bayi yang lahir antara 23 Januari sampai 4 Februari 2012, masih memiliki shio Kelinci, bukan Naga.

Disebutkan dia, naga bermanifestasi sebagai unsur atau elemen tanah. Sehingga, tahun Naga Air, merupakan padanan antara energi langit Air Yang, dengan energi bumi Tanah Yang. Keduanya merupakan elemen yang sangat kuat dan saling bertentangan bertolak belakang..

Kata Linda,  ini menunjukkan bahwa tahun Naga Air ini, unsur air pada semester satu, dan tanah di semester dua, akan unjuk kekuatan. “Kita tinggal lihat saja mana yang paling menonjolkan,” ujarnya.

Dikemukakan dia, interpretasi, disharmoni atau konflik akan masih banyak dijumpai dalam berbagai strata, meski konflik ini tidak setajam 2010-2011. Selain itu, bencana alam yang akan banyak terjadi adalah banjir, gempa bumi, dan potensi besar terjadi tsunami

Sedangkan kaitannya dengan bisnis, menurut dosen Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga ini , yang paling menguntungkan adalah mereka yang bergerak di bidang kayu dan logam. Seperti , tekstil, percetakan, penerbitan atau publikasi, kertas, kehutanan, mebel kayu, mesin-mesin, komputer, industri berteknologi tinggi, perawatan kulit, layanan kesehatan, perhiasan emas dan perak, toko besi. “Ada pun bisnis telekomunikasi nampaknya akan semakin melandai pendapatannya karena pemainnya sangat banyak,” prediksi Linda.

Pada sisi lain, bisnis yang akan menghadapi tantangan berat, yang termasuk dalam kategori tanah, khususnya pada semester kedua di tahun Naga dan usaha yang memiliki unsure air. Seperti, properti, asuransi, pertambangan, perhotelan, perkapalan, transportasi, pariwisata, distribusi, cat, minyak, telekomunikasi dan  industri minuman.

Menurut dia, bisnis api  seperti pasar saham, entertain, bahan kimia, listrik, penerbangan), prospeknya akan bagus pada bulan musim panas, yang jatuh pada bulan  Mei, Juni, Juli.

Kata Linda, kondisi sebagaimana yang telah diulas tersebut, merupakan dampak makro. Artinya, tidak bisa dikendalikan atau diatur oleh manusia. Dengan demikian, lanjut Linda, manusialah yang harus dengan cerdas dan bijaksana menyiasati dampak yang akan ditimbulkan  tersebut.

Umpamanya, bagi mereka yang berkecimpung dalam bisnis yang prospeknya bagus, harus lebih cermat dalam merumuskan strategi jitu untuk meraih peluang di depan mata. Bagi yang prospeknya kurang baik, harus dapat melakukan tindakan preventif dan antisipatif berupaya lebih keras, agar  dampak negatifnya dapat diminimalisir. Atau, setidaknya tidak panic. Sebab telah memahami salah satu faktor penyebab turunnya kinerja bisnisnya.

Sementara itu sehubungan  dengan pergantian energi di tahun baru, Linda  mengatakan, secara mikro berdampak pula pada feng shui sebuah bangunan. Katanya, pada tahun Naga Air 2012 ini  sektor tenggara, utara, barat daya, barat laut, mendapatkan energi yang jelek. Dari keempat sektor itu, yang terburuk adalah tenggara. Jika sebuah bangunan mempunyai pintu utama di tenggara , maka kemakmuran akan terganggu. Jika kamar tidur yang ditempati ada di sektor ini, maka kesehatan juga akan terganggu.

Katanya, kalau  memang dimungkinkan, akan lebih baik jika pintu atau kamar tidur tersebut tidak digunakan untuk sementara waktu. Tapi  jika tidak memiliki alternatif lain untuk pintu atau kamar tidur, ahli feng shui terkemuka di tanah air ini menyarankan agar dipasang lonceng angin dari logam di sektor itu.

Menurut dia, akan lebih baik bila lonceng berkaki enam atau lebih, sebagai simbol menetralkan dampak energi jelek. Sektor yang paling menguntungkan pada tahun 2012 ini adalah sektor barat. “Khususnya untuk bangunan yang pintunya menghadap dan terletak di barat, akan mengalirkan energi keberuntungan yang baik,” tutur Linda.

Pada bagian lain dikatakan Linda, renovasi besar di sektor selatan atau tenggara harus dihindari, karena di sana merupakan sektor San Sha dan Tai Sui. Melakukan renovasi besar akan berisiko terhadap kesehatan penghuninya. Kalau  memang renovasi tidak terhindarkan, maka bisa berpindah untuk sementara waktu ke tempat lain.”Jika  hanya beberapa hari, dapat tinggal di hotel terlebih dahulu,” saran dosen nan cantik ini.

Dikatakannya,  perhitungan keberuntungan seseorang harus dilihat dalam konstelasi yang lebih lengkap, yaitu Ba Zi atau delapan elemen, dari tanggal lahir seseorang lengkap dengan jam lahirnya. Juga hal-hal yang sangat kompleks.  Oleh sebab itu bagi mereka yang masih menganut shio untuk ‘mengintip’ nasibnya, maka yang perlu berhati-hati adalah yang bershio anjing dan naga. “Amal dan ibadah menurutnya akan menjauhkan hal-hal buruk yang kemungkinan akan menghampiri,” tegas ahli feng shui tersohor dari Salatiga ini.

Ditandaskan  Linda, sebagaimana diyakini dalam kehidupan beragama, semakin banyak amal ibadah dan perbuatan baik yang dilakukan, maka malapetaka akan menjauh,” tegasnya kembali mengingatkan seluruh ummat beragama di negeri Indonesia tercinta ini.

DAYA BELI MASYARAKAT SEMAKIN RENDAH, PERTUMBUHAN EKONOMI HANYA SEBATAS ANGKA . KOK TEPUK DADA SEBAGAI PEMERINTAHAN YANG BERHASIL ?

Tanggal : 30-12-2011, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis, Sorot Tokoh, Sorot

OLEH : H. ERRY BUDIANTO

Melalui iklan di media cetak terkemuka di Jawa Barat, Harian Umum Pikiran Rakyat, Kamis 29 Desember 2011, Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencantumkan hanya sepuluh BUMN dari seratus tujuh satu BUMN yang masih beroperasi, secara naïf menyatakan bahwa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (Sby) jilid II telah berhasil mencapai investment grade di akhir 2011 ini.

Mengapa disebutkan naïf ? Karena 10 perusahaan keluarga besar BUMN seperti  PT.Telkom Tbk, PT.Pertamina, PT.Bank Mandiri Tbk, PT. Bank BRI Tbk, PT.Bank BNI Tbk, PT.Semen Gresik Tbk, PT.Jamsostek, PT.PLN, PT.Perusahaan Gas Negara Tbk dan  PT.Batu Bara Bukit Asam Tbk itu merasa bangga dengan angka pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 6,5 %.

Parameter pertumbuhan yang jadi acuan Negara-negara kapitalis ini seratus persen digunakan sebagai ukuran keberhasilan pemerintahan Sby. Padahal Negara kapitalis besar seperti Amerika Serikat (AS) saja, tahun 2011 ini muncul dengan predikat baru sebagai “Negara Gagal Bayar Hutang”. Begitu juga dengan sejumlah Negara di Eropa Barat seperti Yunani dan Italia.

Artinya parameter PDB sudah tidak akurat lagi. Tidak sesuai dengan kenyataan, karena semakin banyaknya rakyat miskin akibat semakin membengkaknya pengangguran. Akibatnya, daya beli masyarakat semakin menukik tajam.

Pemenritah hendaknya tidak terlalu bangga dengan angka pertumbuhan produk Negara-negara kapitalis itu karena tidak merupakan jaminan rakyat Indonesia yang kini berjumlah lebih dari 230 juta jiwa ini sudah sejahtera dan terbebaskan dari kemiskinan.Sejatinya, pemerintah Sby harus dapat mensejaterakan seluruh rakyat negeri ini. Bukan hanya sebatas angka PDB.

Karena pada sisi lain kenyataannya daya beli rakyat semakin menurun. Lihat saja di Pasar Kosambi Bandung. Pedagang mengeluh semakin minimnya pembeli. Deretan pedagang di basement bawah yang berjualan kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayur mayur, daging, ikan dan buah-buahan sejak pagi hari sampai tengah hari, hanya bertatap muka dengan dagangannya yang masih menumpuk. Pembeli semakin hari semakin menurun saja yang datang ke pasar besar di ibukota Jawa Barat ini.

Mungkin nasib pedagang sembako di basment bawah  tersebut lebih beruntung dengan datangnya satu-dua pembeli. Namun pedagang pakaian di lantai II, tinggal menunggu bangkrut saja. Sebab sama sekali tidak ada pembeli yang datang. Apa artinya kondisi ini ? Daya beli rakyat semakin hari semakin menurun tajam.

Dengan kondisi keuangan rakyat yang parah itu, rakyat untungnya cukup cerdas. Keadaan yang tidak mencerminkan PDB yang tinggi itu, disiasati oleh mereka dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari di “pasar dadakan” di pinggir rel kereta api di balik tembok Perumahan Bumi Asri Sukapura, Kiaracondong, Bandung, yang menawarkan harga sangat miring. Sehingga dengan uang yang pas-pasan, rakyat bisa tetap makan seadanya.

Investasi yang peringkatnya naik dari BB+ jadi BBB dan angka pertumbuhan berdasarkan PDB 6,5%, namun tidak dimbangi dengan kenaikan gaji buruh yang signifikan, sehingga timbul unjuk rasa buruh di seantero negeri ini menuntut kenaikan gaji, bukan gambaran yang baik dari pemerintahan yang katanya berhasil.

Belum lagi pada saat yang sama pedagang kerupuk di Pekalongan, terancam bangkrut akibat mahalnya bahan baku. Begitu juga industry rakyat tahu dan tempe, juga mengalami nasib yang sama karena mahalnya kedelai di pasaran. Termasuk pengrajin rotan di Cirebon, mengeluh akibat terbatasnya bahan baku. Padahal ekspor rotan sudah dilarang pemerintah. Tapi anehnya, malahan rotan hilang di pasar.

Yang paling mencuat saat ini adalah “membanjirnya” produk-produk impor dari luar negeri , khususnya dari China. Masuknya barang impor ini membuat pengusaha dalam negeri semakin parah usahanya, karena tidak mampu bersaing dengan produk impor.

Masuknya modal asing di sector telekomunikasi, juga menyebabkan pertumbuhan sector ini semakin kurang menjanjikan lagi. Terlebih regulasi yang diluncurkan pemerintah, sudah membuat satu-satunya BUMN yang awalnya mengusung forto folio telekomunikasi, PT.Telkom Tbk mengubah paradigma  dirinya menjadi perusahaan bisnis TIME (Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutaintment).

Perusahaan “Merah Putih” yang awalnya memiliki 22.000 lebih  karyawan dengan semangat kerjasamanya tinggi ini semakin kurang menjanjikan pertumbuhannya karena harus bersaing dengan 11 perusahaan telekomunikasi lainnya. Selain disebabkan jiwa korsa (rasa kebersamaan) yang semakin luntur, perusahaan milik Negara ini juga harus bekerja keras meningkatkan pendapatan dari sector Informasi, Media dan Edutaintment. Transformasi  bisnis TIME nampaknya berjalan cukup keras dan lambat. Meskipun dana marketing tahun 2012 konon mencapai lebih kurang Rp.,1 triliun, dibandingkan 2011 yang hanya Rp.774 miliar.

Peringkat yang naik diberikan lembaga asing, ternyata tidak serta merta mendorong investasi yang berkualitas. Faktanya, dana asing menumpuk hanya di pasar modal (Bursa Efek Indonesia) BEI). Modal asing ini tidak masuk ke sector riil yang dapat menyerap tenaga kerja cukup banyak. Sementara di bursa saham, hanya dapat menyerap tenaga kerja puluhan orang saja.

Hasil Survei Tenaga Kerja nasional, membuktikan masih banyaknya tenaga kerja terselubung (kerja tidak penuh), yaitu 14, 59 juta orang atau meningkat 5,45% ketimbang Agustus 2010 yang tercatat sebanyak 32,80 juta orang. Tenaga kerja paruh ini didominasi oleh buruh dengan pendidikan rendah.

Kondisi ini dipekirakan dapat menjadi  masalah bagi pemerintah Sby di tahun-tahun mendatang, jika keadaan ekonomi makro semakin suram. Terlebih jika krisis global yang kini menimpa AS dan Negara-negara di Eropa, berimbas ke Indonesia. Diprediksikan nlai tukar rupiah semakin lemah, bisa menjadi Rp.,11.000 per dollar AS dan Rp.16.000 per Euro.

Sementara pertumbuhan kredit perbankan di tanah air, masih dodominasi oleh kredit konsumtif bukan kredit produktif. Hal ini akibat semakin gencar perbankan nasional bekerjasama dengan perusahaan pembiayaan (Lising), sehingga masyarakat tergiur untuk membeli kendaraan roda empat maupun dua dengan system kredit. Pada sisi lain, pemerintah tidak mampu membuka jalan-jalan baru, akibatnya di seluruh kota besar di tanah air, terjadi kemacetan lalulintas yang sangat parah. Ini  jelas merupakan pemborosan energy BBM dan kegagalan pemerintah.

Caatatan kenaikan PDB 6,5% yang dibanggakan 10 Keluarga besar BUMN tersebut, tentunya harus dilihat juga dari berbagai kejadian yang “mencoreng” pemerintah Sby di era demokrasi ini, yaitu pelanggaran HAM berat di Mesuji Lampung-Sumbagsel, Sape Bima NTB, Sumut, Aceh, Papua, Kalimantan, Sulawesi dan di sejumlah tempat di Jawa. Nah !?

BANGSA MAYA MEYAKINI TAHUN BARU 2012 AKAN TERJADI KIAMAT

Tanggal : 19-12-2011, Kategori : Berita Utama, Sorot Tokoh, Internasional, Sorot

Penulis   :   Murhan R.

Aktifitas :   Penulis Kategori Wartawan

Berdasarkan  perhitungan kalender  Suku Maya, dengan didukung fakta-fakta keyakinan dari warisan leluhur bangsa Maya , jaman lalu , kemudian mereka melakukan perhitungan melalui  kekuatan ramalan yang di yakini bangsa-bangsa yang lalu itu.

Kemudian  mewariskan berbagai ajaran - ajaran terkait dengan sikon bumi planet ini , akan mengalami peleburan karena banyak faktor, apakah dari segi ilmu fisika dan kekuatan manusia membaca tanda-tanda alam melalui ritual  supranatural , sehingga melahirkan berbagai sajian infromasi terkait akan berakhir nya bumi planet ini, akan stop berputar karena melebur akibat  kondisinya yang memang sudah tua renta.

Soal akan terjadinya dunia ini akan ambruk alias kiamat , Al Kitab dengan  firmannya yang diturunkan kepada ummat manusia , melalui dgn  keyakinan masing - masing tentang soal keyakinan beragama , adalah hal yang manusiawi. Bahwa memang akan ada kejadian dunia akan kiamat.

Memang demikianlah adanya bahwa pemuka agama, apapun meyakini soal dunia akan hancur melalui peroses kejadian kiamat , dengan tempo dan kapan akan terjadi, hal itu adalah soal yang tidak bisa ketahui , pastinya, kapan.

Bisa saja adanya keyakinan dari kalangan lain , yang  bisa menerawang , akan jatuhnya perhitungan waktu akan kejadian itu.

Bangsa Maya , dengan perhitungan yang memadukan perhitungan pisika dan keyakinan , bisa saja akan benar tentang  soal itu. Bahwa akan terjadi bumi kiamat di tahun 2012 ini. Versi Calender Suku Maya.

Apabila , pada saat ini sudah di akhir December 2011, dan perputaran bumi ini, untuk sampai kepada tahun pergantian 2012, maka secara perhitungan melalui keyakinan bangsa Maya itu , akan terjadi hancurnya dunia ini.

Jadi , ada beberapa hal , yg kita harapkan di pergantian tahun 2011 hingga memasuki 2012 , adalah , publik dunia menyambut dengan gembira ria , juga kita akan memikirkan , hal apa yang akan kita lakukan mendekati hari kiamat nantinya , yang jatuh di tahun baru ini 2012.

Meskipun keyakinan ini, di ramal dengan memadukan gejala alam melalui perhitungan fisika dan matematis dgn dikuatkan, melalui rital supranatural dari pemeluk keyakinan Suku Maya , maka mereka menguatkan keyakinannya bhw akan terjadi kiamat sebagaimana perputaran bumi dari  ” nol tahun hingga memasuki angka 2012 ” , dimana angka itu, merupakan tahun berakhirnya perputaran bumi planet ini.

Kita hanya menyambut tahun baru 2012 ini, dengan mengucapkan selamat kepada publik dunia, semoga new year 2012, sukses semua.

Dan apabila memang akan terjadi kiamat, maka kita pun sedunia harus saling ” Minal Aidzin Wal Afaizin “. Agar segala dosa yang terjadi , sengaja atau tidak semoga terampuni.

Tentu  kita harus meyakini,  keyakinan  kita masing-masing dalam mengahadapi kejadian ini, yang memang tidak ada manusia yang tahu pasti, kapan akan terjadi.

Tapi bisa saja , ada kaum yang meyakini bahwa menurut perhitungan mereka , akan terjadi di tahun, sekian…………, dan itu juga bisa benar adanya.

PEMIMPIN TANPA KEPALA

Tanggal : 2-11-2011, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Sorot Tokoh, Sorot


Belum lama ini organisasi karayawan paling disegani di tanah air ini yaitu Sekar Telkom melakukan rakernas IV di Makasar. Berikut ini yang tersisa dari pagelaran akbar di Indonesia Timur yang di kutip di portal organisasi karyawan “merah putih” tersebut.(www.sekartelkom.co.id)

 

Kini kita sedang hidup di alam perubahan yang penuh paradoks dan kontradiktif. Dalam kondisi ini ada semacam ketakutan yang mengancam. Ada pula kekhawatiran segala sesuatunya berkembang menjadi lebih parah. Namun ada pula sejumlah orang yang penuh harap, karena perubahan baginya adalah peluang emas hingga mampu menjadikannya sebagai pembangkit semangat. 

Mediokritas adalah manifestasi dari rasa lesu dan puas diri. Dia bercokol bersama kita terkadang dalam waktu sangat lama. Mediokritas bisa menjadikan kita kehilangan arah, tanpa daya dan frustasi. Bisa pula berupa  motivasi berlebih hingga mencapai tahapan ambisius.

 

PANTASKAH JADI ICON SPEEDY

 

Sebuah prestasi gemilang dalam sebuah perlombaan adalah menyenangkan. Namun kekuatan sesungguhnya bukan semata-mata pada kata juara, hebat atau fantastis. Kekuatan nyata yang sesungguhnya terlahir dari nilai yang mengemuka dalam peristiwa STdI itu sendiri. Nilai motivasi, effort, perjuangan, kejujuran dan sikap realistis. 

 

Kini Speedy bersama StdI-nya kini telah menyatu menjadi bagian sebuah peristiwa yang memiliki gurat sejarah tersendiri. Speedy seudah terlanjur menjadi icon balap sepeda. Cukup bijak, bila kini, kita  tatap dan benahi kembali tentang “wajah” bisnis beberapa produk  kita. Kita percantik produk kita dengan image baru yang lebih segar, bercahaya dan mendunia. Jangan lagi menjadi separas wajah yang nyaris kusam dan berkerut  lantaran diterpa puting beliung kompetisi yang kian garang. Tentu kita tak akan rela bila wajah manis korporasi beserta seluruh produknya tempat menggantung hidup kita itu menjadi babak belur, lantaran terus menerus ditampol para operator baru dan real competitor kita.

POLITIK HUTANG BUDI.

Politik Hutang Budi Sekaris yang baik, biarkan Rakernas IV Makassar berlalu dengan beberapa rekomendasinya. Tulisan ini sekadar catatan dari puing-puing tersisa atas perhelatan akbar itu.

Diantara puing-puing itu berupa hamburan kata-kata dan pernyataan yang terkadang mudah dicerna tapi sulit disikapi.

Kata-kata kini sepertinya tak lagi memiliki makna yang jelas. Slogan-slogan bertaburan tak lebih sekadar pemanis bibir dan penenang hati. Sebuah pernyataan bahkan tak sanggup lagi menjadi tenaga kreatif yang mampu menyatukan dan membebaskan kita dari belenggu tekanan. Kata dan perbuatan sepertinya tak lagi bisa menyatu sebagaimana api dan udara.

Akibatnya pernyataan menjadi tersamar. Dan perbuatan menjadi tersumir. Menyatu bersama intrik-intrik penuh siasat. Pernyataan yang ditujukan pada pihak lain begitu nyaman padahal yang sesungguhnya terasa menikam.

Anehnya kita memang lebih suka dijejali kepura-puraan yang menikam. Ketimbang tikaman penuh kejujuran.Sekaris yang penyabar, keberadaan Sekar selama ini memang merasa tertekan.. Kondisi ini sudah pasti menjadikan kita merasakan tidak nyaman. Harap difahami posisi Sekar dari banyak aspek memang kalah sumberdaya yang acapkali membuat kita tak berdaya.

Dimanapun di dunia ini organisasi perserikatan mengalami nasib sama dibanding sumberdaya yang dimiliki para majikannya. Bahkan di beberapa perusahaan lain keberadaan perserikan ini dipandang sebagai pengacau, pemberontak dan gerombolan yang harus dibasmi atau dikerdilkan keberadaannya.

Bila perlu dipecah belah agar tak lagi memiliki kekuatan solid. Caranya bisa diterka dan tak terlalu sulit bagi mereka. Menghadapi situasi seperti itu, paling banter kita hanya bisa meluapkan uneg-uneg di lingkungan sendiri, bahwa boleh jadi itu akibat nilai-nilai obyektivitas para petinggi kita mulai rontok dan tercabut dari akarnya. Mulailah ngedumel bahwa buat apa budaya perusahaan kalau pada gilirannya budaya perusahaan itu menjadi tak ada lagi harganya.

Atau mungkin juga muncul praduga akibat ada janji-janji politis dan hutang budi demi keamanan status quo. Apapun jawabannya, berangkat dari fakta, bahwa keberadaan organisasi sudah pasti akan terperangkap dalam belenggu dilema, tekanan dan jeratan aturan.

Pencarian keadilan dan kebenaran tampaknya telah dirasionalisasi melalui proses pembungkaman. Pelanggaran kebebasan bersuara, pembredelan opini, penindasan individu bahkan telah berlangsung secara terang-terangan.

Penikmatan sumber kekayaan perusahaan dan aset perusahaan semakin jomplang. Kondisi perusahaan yang tengah menuju pada proses decline yang berkelanjutan menjadi terlupakan. Serta masalah masalah lainnya yang silih berganti yang membuat sebagian dari kita harus terpaksa usap dada.

Sekaris yang baik, satu hal yang sangat memprihatinkan adalah persoalan moral elit senior leader kita. Terkait didalamnya menyoal sikap dan perilakunya. Kecenderungan petualangan di zona nyaman (dalam berbagai versi, kelas dan rezimnya) semakin hari semakin pudar dari koridor idealisme dan patokan nilai.

Acuan berpikirnya adalah rasio-monopolitis. Para elit kita lebih suka berbuat dan berkutat demi keuntungan diri dan kelompoknya yang kerap dilakukan dengan cara demonstratif dan mencolok mata. Sebuah tanggung jawab, tak lagi menjadi bagian dari sebuah beban moral. Malah menjadi tidak berkutik dan bertekuk lutut di bawah tekanan-tekanan penguasa diatasnya. Tingkah polah para elit kita, semakin eksentrik dan sulit difahami.

Tapi tak perlu berputus asa, kondisi ini memang terjadi dimana-mana. Tahukah Sekaris, bahwa fenomena seperti itu sesungguhnya merupakan ekspresi di masa-masa penjajahan. Fenomena seperti itu muncul, boleh jadi, diawali oleh revolusi berpikir yang keliru. Revolusi berpikir yang kurang terorganisasi secara pas, runtut dan dalam. Teori-teori presentasi dan buah pikirnya, baik sebagai hasil renungan, riset atau rapim tingkat tinggi, tampak jelas kurang dimanfaatkan secara bertanggung jawab, konsisten dan rapih.

Sehingga statement harus terpasang sebagai janji-janji dan iming-iming yang acapkali harus berbeda haluan dengan kenyataan dan perbuatan.

Sekaris berdarah pejuang, Rakernas yang kali ini berlangsung di Makassar, salah satu tujuannya adalah untuk membongkar kepalsuan yang terjadi di perusahaan kita. Kita yakin benar, bahwa produk Rakernas dapat membuka tabir hitam yang selama ini terjadi di lingkungan perusahaan kita. Percayalah bahwa Sekar berjuang, tak sekadar mempertahankan kesejahteraan yang telah kita nikmati.

Namun lebih jauh Sekar juga berpikir dan berjuang demi survival perusahaan ditengah gonjang-ganjing kompetisi dan ketergesaan dalam mengelola. Sekar telah sepakat sejak tahun 2004 tidak akan turun ke jalan untuk urusan perut. Karena Sekar merasakan itu tindakan kurang tepat ditengah kesejahteraan yang telah kita reguk.

Tapi Sekar akan turun ke jalan ketika perusahaan diusik dan ditekan dari pihak eksternal manapun. Namun tidak menutup kemungkinan Sekar akan turun ke jalan ketika perusahaan ini dikelola dengan tidak benar, tidak patut dan tidak mencerminkan good corporate governance. Mungkin Sekar akan turun ke jalan ketika nilai-nilai bersih, transparan dan profesional mulai dikesampingkan. Sekar senantiasa berpikir, karena berpikir bukanlah sebuah kejahatan.

Yang memvonis jahat dan tidaknya adalah hati kita. Nurani kita. Untuk itulah berpikir sejatinya harus mampu menjawab permasalahan masa kini dan masa depan. Berpikir hendaknya yang memiliki sadar arah dan faham tujuan. Agar pada gilirannya tercipta suasana nyaman. Agar tercipta nuansa kolaboratif yang lebih konstruktif. Agar tak terjadi kebohongan-kebohongan.

Agar tak terjadi gombalisasi. Oleh karena itu dalam menjawab tantangan perusahaan yang semakin merontokan harapan ini, tampaknya kita perlu melakukan revolusi mental dan revolusi berpikir yang mengarah pada mewujudkan aspirasi pencerahan moral. Tujuan utamanya dilandaskan pada pembentukan potensi seutuhnya, agar siapapun yang merasa tertekan, setidaknya mampu mempersiapkan diri menghadapi kehidupan yang lebih layak, terhormat dan lebih berjatidiri.

Untuk itulah mengapa Sekar akan tetap berjuang demi menegakan nilai-nilai menuju pada

tegaknya akal budi yang utama. Begitulah..!!! (N425@telkom.co.id)

BUBARKAN PASPAMPRES !

Tanggal : 29-10-2011, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Sorot Tokoh

LAPORAN : H.ERRY BUDIANTO

BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM

Rangkaian foto penangkapan dan penganiayan yang dilakukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terhadap seorang pemuda bernama Iqbal Sabarudin Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Mahasiswa (Hima) Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat, hasil bidikan wartawan foto Galamedia (Koran Group Harian Pikiran Rakyat Bandung), Imam Cahyadi di media nasional terbitan Bandung Harian Pikiran Rakyat pada acara Peringatan ke 83 Tahun Sumpah Pemuda yang dihadiri Wapres Boediono di Stadion Siliwangi Bandung, Jum’at 28/10  menimbulkan “kemarahan” sekaligus “perasaan miris” pembacanya.

Hampir seluruh pembaca Koran terkemuka di Jawa Barat ini menyesalkan  penganiayaan yang dilakukan anggota Paspampres tersebut. Menurut mereka, tidak sepantasnya Paspampres memperlakukan seorang pemuda yang merupakan generasi muda pewaris bangsa ini seperti itu. “Kalau Bandar narkoba yang ditangkap kok malah diperlakukan manis. Padahal merekalah yang merusak moral anak muda negeri ini termasuk merusak moral aparat penegak hukum, sehingga menjadi ketagihan narkoba,” ujar seorang Ibu yang minta namanya tidak disebutkan.

Menurut  dia, tindakan  “berlebihan” yang dilakukan Paspampres tersebut membuat terbuka mata masyarakat di negeri ini bahwa tindakan itu seolah-olah gambaran sebuah pemerintahan dictator di Negara yang katanya Pancasilais dan memiliki nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. “Ini kok gak beradab sama sekali. Dipertontonkan di depan Wapres Boediono lagi, tindakan tidak terpuji tanpa rasa prikemanusiaan sama sekali itu. Sayang rusak susu sebelanga akibat nila setitik,”  katanya prihatin.

Sementara itu seorang anggota masyarakat lainnya di Kota Bandung, juga menyesalkan peristiwa yang mencoreng nama baik Paspampres sebagai  pasukan yang mendapat latihan khusus mengamankan Presiden dan Wapres. “Itu mah bukan tindakan Paspampres yang sebenarnya. Tapi tindakan brutal segerombolan orang yang haus darah,” imbuhnya pula.

Dikemukakan pembaca Harian Pikiran Rakyat ini jika tindakan itu dipertunjukan di depan umum dan Wapres yang Cuma kaget lalu tersenyum, gimana tindakan gelap tidak dilakukan di depan umum. “Kayaknya bisa lebih sadis lagi,” katanya.

Untuk itu pembaca Harian Pikiran Rakyat ini minta agar perekrutan untuk Paspampres harus lebih ketat lagi. Kalau ada yang memperlihatkan moral tidak baik dan senang menyiksa dan menganiaya binatang, sebaiknya jangan diterima sebagai pasukan khusus pengamanan Presiden. “Cari yang beriman, memiliki moral  Pancasilais yang tinggi, rasa cinta dan sayang terhadap bangsa sendiri ,” harapnya. Pembaca ini malah menyarankan, kalau terjadi lagi tindakan berlebihan dari  Paspampres, sebaiknya Paspampres dibubarkan saja dan diganti dengan Pasukan Khusus Cinta dan Sayang Manusia (Paskhascinsama).

Kemarin, Keluarga Besar Persatuan Islam Jawa Barat, teman-teman Iqbal Sabarudin (23) mahasiswa  Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati jurusan tafsir hadis, mendatangi Polresta Bandung sekitar pukul 19.45 WIB, meminta Igbal dibebaskan.

Ditegaskan teman-temannya Iqbal ini bahwa Iqbal sama sekali tidak bersalah. Tidak ada yang dirugikan dan apa untungnya menahan Iqbal. “Bebaskan Iqbal,” teriak mereka.

Massa yang berjumlah puluhan orang itu terdiri atas laki-laki dan wanita. Selain minta Iqbal dibebaskan, mereka juga minta diberikan penjelasan dan keberadaan Iqbal di mana. Sesudah dilakukan mediasi, akhirnya mereka diberikan kesempatan untuk melihat Iqbal.

Lima orang pemuda dipersilahkan masuk ke salah satu ruangan di Gedung Kesatuan Reserse Kriminal Polresta Bandung untuk menemui Iqbal.

Sementara itu Kepala Departemen Bidang Pengkajian Ilmiah Pimpinan Pusat Hima Persis, Nana Wijana, menegaskan, Iqbal Sabarudin bukan penyusup, dia datang atas undangan resmi pantia. “Tapi kami kaget melihat Iqbal nekat berbuat seperti itu,” akunya pula.

Menurut Nana, sebelumnya memang pernah dibicarakan untuk melakukan aksi menyikapi peringatan ke 83 Sumpah Pemuda. Apalagi  acaranya akan dilaksanakan di Bandung dan dihadiri Wapres Boediono. Rencana aslinya akan menyuarakan hal-hal tadi. “Namun sekali lagi kami gak menyangka kalau Iqbal melakukan aksinya seorang diri,” jelasnya lagi.

Nana mewakili Hima Persis, menuntut polisi segera membebaskan Iqbal. Alasannya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan Iqbal. Menurut dia kalau Iqbal dituding makar, apa makarnya.” Coba ungkapkan faktanya ?. Padahal Aqbar melakukan aksinya sesuai aturan yang ada. Yaitu kebebasan berpendapat. Iqbal juga sama sekali tidak  menghina Presiden dan Wapres, “ tutur Nana kemudian.

Hima Persis juga menyesalkan sikap Paspampres yang berlebihan. Disebutkannya, Paspampres telah melakukan unsure penganiayaan berat. “Apa perlu dipukul , diinjak dan ditendang seperti itu oleh belasan Paspampres ? Akibatnya Iqbal pun kini harus dirawat di rumah sakit, » katanya.

Wajah Iqbal memar-memar, rahangnya miring, perut dan ulu hatinya sakit karena dipukuli, diinjak dan ditendang. Punggung Iqbal juga juga luka berat akibat diinjak dan ditendang oleh Paspampres. « Kami khawatir  tulang punggung Iqbal retak akibat penyiksaan dan penganiayaan Paspampres itu, » ungkapnya.

Atas peristiwa yang menimpa anggota Hima Persis Iqbal Sabarudin tersebut, Hima Persis akan melaporkan Paspampres secara resmi ke Mabes Polri. « Tuduhan terhadap Paspampres karena telah melakukan penyiksaan, penganiayaan dan menghalangi kebebasan berpendapat. Kami juga akan mendampingin Iqbal  melalui Lembaga Bantuan Hukum Persis. Kami juga akan meminta bantuan Tim Bantuan Hukum Muslim,” jelas Nana Wijana. Dia tidak menolak agar Parpampres dibubarkan saja.

Peristiwa yang menimpa Ketua  Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Jawa Barat Iqbal Sabarudin berawal ketika “nyelonong” ke depan Wapres Boedino dalam jarak sekitar 20 meter di Stadion Siliwangi saat upacara Peringatan 83 Tahun Sumpah Pemuda,Jum’at 28/10.

Pemuda yang bernama Iqbal Sabarudin tersebut adalah Ketua Pengurus Wilayah Hima Persis Jawa Barat dan tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati jurusan  tafsir hadis. Iqbal berlari menerobos Paspampres yang menggunakan pakaian batik menerobos ring satu, lalu membentang karton kehadapan Wapres Boediono  yang berada di Tribun VIP.

Tulisan di karton yang dibentang Iqbal Sabarudin antara lain “Sumpah Serapah 28 Oktober 2011. Mengutuk Korupsi Para Pejabat Yang Tidak Amanah. Mengutuk Presiden dan Wapres Yang Tidak Mensejahterakan Rakyat !

Ketika menerobos ke depan, Iqbal sempat dihadang Paspampres, tapi Iqbal bisa meloloskan diri. Dibutuhkan lebih dari 7 orang Paspampres untuk merobohkan dan menangkap Iqbal. Dalam kondisi tidak berdaya, Iqbal dihadiahi pukulan, tendangan dan injakan berkali-kali oleh Paspampres, lalu digelandang ke luar stasion oleh sedikitnya 11 Paspampres.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.40 WIB menjelang acara akan berakhir. Ketika itu Wapres Boediono, Menpora Andi Mallarangeng, Gubernur Jawa Barat Acmad Heryawan, Wagub Jabar Dede Yusuf,, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Munir, Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dan undangan lainnya tengah menyaksikan tarian kolosal dari kelompok Pemuda Jawa Barat dan diringi music teks Sumpah Pemuda.

Akibat kejadian tersebut sebanyak dua acara sebelum berakhir  Peringatan ke 83 Sumpah Pemuda di Stadion Siliwangi Bandung itu, terpaksa ditiadakan oleh panitia. Sejumlah undangan Nampak murung atas peristiwa  yang baru pertama kali terjadi di Kota Bandung tersebut. “Kasian ya pemuda itu disiksa, dipukul, ditendang dan diinjak-injak oleh Paspampres,” komentar seorang gadis yang menempati  undangan di tribune barat.

Dengan kejadian yang terjadi Jum’at 28/10 kemarin, ini merupakan kedua kalinya Paspampres kecolongan. Peristiwanya hanya sekitar sepekan. Kejadian pertama, pasukan khusus pengamanan Presiden itu kecolongan di Bali, tepatnya 24 Oktober 2011 lalu ketika Nyoman Minta dengan sepeda ontelnya melenggang tanpa dosa ke dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali.

Kemarin di Stadion Siliwangi Bandung, seorang pemuda yang bernama Iqbal Sabarudin mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati  Bandung yang juga Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Mahasiswa Persis “nyelonong” ke depan Wapres Boediono.

Aksi  kebebasan berpendapat itu dihentikan secara keras oleh Paspampres yang menggunakan pakaian batik. Setelah ditangkap, dipukul, ditempeleng, ditendang dan diinjak-injak oleh pasukan khusus pengamanan Presiden itu, barulah diserahkan ke pihak Kepolisian Kota Bandung.

Hari Sabtu 29/10 ini Iqbal sudah dibebaskan oleh Polresta Bandung dan hanya dikenakan wajib lapor. Teman-teman Iqbal menyambut gembira kebebasannya. Namun mereka tetap akan melayangkan surat  pengaduan ke Mabes Polri atas tindakan yang berlebihan yang dilakukan Paspampres tersebut. “Yang melakukan tindakan tidak terpuji itu harus dipanggil dan diperiksa kejiwaannya,” tegas teman-teman Iqbal Sabarudin.

WARGA JAKARTA, ASAL KAB.PINRANG SUL-SEL CELEBRATED HALAL BI HALAL

Tanggal : 24-10-2011, Kategori : Politik & Keamanan, Sorot Tokoh, Jakarta, Sorot


 REPORTED BY MURHAN RAMLY SE.

JAKARTA, SURABAYAWEBS.COM.

Di Graha Marinir Jakarta, Minggu 23/10 pagi ,  BPP KKSS bersama jajarannya hadiri undangan KKP ( Kerukunan Keluarga Pinrang, Sul-Sel  ) dalam acara ceremonial Halal Bi Halal.

Acara yang diolah dalam  menejmen Ketua Umum KKP.  H.A.Palewangi bersama tim penggerak sebagai Ketua Pelaksana H.Abdillah Natsir berhasil merapatkan barisan undangan yang turut menyaksikan pada  acara  celebrating itu , yang di dukung dengan  acara hiburan bernuansa Islami From  The Debu Music.

Pada acara yang bersifat regional bergaung nasional itu  ,  dihadiri dan disaksikan sejumlah  pejabat tinggi  negara bersama  politisi yang sudah duduk di Senayan Jakarta.

Warga Pinrang , bersama  warga Jakarta asal Sul-Sel , menyambut saudaranya yang datang dari sejumlah provinsi dengan dihadiri warga dari  Kabupaten Pinrang , Sul-Sel bersama  rombongan Bupati Pinrang H. Andi Aslam Patonangi , SH MSi, Wakil Bupati DRS. H.A. Kaharuddin Mahmud bersama  Sekda DRS.H.Syarifuddin MSi. Dari kalangan DPRD Pinrang di hadiri Ketua.

Celeberting Halal  Bi Halal , Juga dihadiri dari Unsur  TNI - Polri , Ketua bersama Staff dari  Kajari - Pengadilan Negeri Kab.Pinrang Sul-Sel , didukung oleh unsur masyarakat lainnya yang hadir bersama rombongan ada 100 SDM from Pinrang Sul-Sel Coming to  Celebrating The Halal Bi Halal At Graha Marinir Jakarta. Morning Sunday.  

Acara yang berdurasi from morning to Afternoon , dengan dirangkai pada beberapa agenda , dihadiri  dan  disaksikan Sekjend DPP Golkar Idrus Marham, anggota DPR-RI Komisi II DR.Mariani Baramuli, Anggota DPR-RI Komisi 7 H.Syamsul Bachri MSc, Anggota DPR-RI Fraksi PAN Djamaluddin Jalal, Sekjend BPP KKSS Muchlis Fatahna , Budayawan Asal Sul-Sel, Udin Palisuri serta kalangan dari  ormas dan masyarakat umum.

Dalam menyambut  acara ini,  yang kumudian dipersiapkan hadiah kemudian dilaksanakan kocokan untuk meraih hadiah door price dengan nilai nominal jutaan rupiah. 


Sekjend BPP KKSS Muchlis Patahna yang menyampaikan pesan Ketua Umum Mayjend M. Arivai , beliau tidak hadir karena sesuatu hal , dalam pesan  laporan KKSS di acara Celebrating Halal Bil Halal hingga pada saat ini,  sudah ada 12 kali , kerukunan melaksanakan silaturrahmi sebagaimana acara yang dilaksananakan pada hari ini.

Laporan Sekjend,  terkait IWSS, adalah  bahwa  selama ini,  merupakan penguat pilar dalam menseth up berbagai rangkaian acara di lingkungan Kerukunan, 


Selanjtunya Sekjend menyampaikan ,  appreciated kepada warga KKP yang antusias melaksanakan berbagai aktivitas  dalam berbagai posisi di RI. Agenda acara kemudian disampaikan oleh Bupati dalam dua sesi , sesi pertama pidato,  kemudian sesi kedua tanya -  jawab bersama warga Jakarta asal Pinrang dan dari luar Pinrang. Permasalahan yang disampaikan kepada unsur Pemda Kabupaten Pinrang, Sul-Sel , adalah infrastruktur, dan budaya serta pengembangan ekonomi berbasis SDA serta SDM.

Bupati Pinrang, Aslam Patonangi, menyampaikan pemaparannya terkait berbagai laporan dari warga, dengan reason terkait soal pertanian, ” kita berada pada kondisi yang serba susah mengatasi saluran irigasi, apabila kita batasi untuk mengalirkan,  maka akan berdampak kepada lahan lainnya , kekurangan air, tapi manakala bendungan kita buka tanpa ada pengaturan yang kondisional maka bisa  terjadi banjir”, pemaparannya.

Soal data base tentang potensi rill SDA, Aslam masih menuinggu laporan Sucopindo didaerah mana saja ada potensi SDA. Masalah Budaya dan peninggalan Sejarah di Pinrang , kita kurang memiliki data yang pantastis sebagai penyanggah informasi , apabila soal budaya dan sejarah di pertanyakan, jawabnya sambil mengisap rokokk kretek ditangan kiri.

Pada soal pertanian dan maritim di Pinrang Sul-Sel  ,  Bupati, juga  menyampaikan laporan pembangunan sekolah Kelautan di Ujung Lero, Suppa Kab.Pinrang. Sudah dibangun  dan siap mencetak ahli perikanan , ungkapnya.  Mengenai PDRB Kab. Pinrang 2010. diantara taksiran 5 trilliun rupiah. Acara akbar selanjutnya adalah Hal Bi Halal KKP Nasional, dalam pembahasan. Demikian Menejemen KKP mensiarkan kepada Warga.

WARAG

REZIM ARAB VERSUS NEGARA HAUS MINYAK FOSIL

Tanggal : 23-10-2011, Kategori : Berita Utama, Sorot Tokoh, Internasional, Sorot

PENULIS: HM. SALIM DJAMALENG (KAREL)

muhammadsalim@surabayawebs.com
Kekejaman demi kekejaman telah dipertontonkan sejumlah penguasa di sejumlah belahan dunia ini. Ada kekejaman yang dipraktekkan para penguasa Arab di Negara-negara Timur Tengah yang telah digulingkan, namun ada juga kekejaman tandingan yang dilakukan oleh penguasa negara-negara Barat, seperti Amerika Serikat bersama sekutu-sekutunya dalam NATO.

Jika para penguasa Arab yang telah digulingkan seperti mantan Presiden Tunisia Ben Ali, mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan terakhir mantan Presiden Libya Moammar Khadafi mengumbar kekejaman sesaat setelah diguncang demonstrasi, maka sebagian penguasa Negara Barat melaksanakan hajat kekejamannya saat penggulingan dan pasca penggulingan para pemimpin Arab itu.

Petaka kepemimpinan negara Arab mulai digulirkan di Tunisia saat aparat Presiden Ben Ali mulai mengumbar kekejaman terhadap rakyatnya sendiri hingga menimbulkan banyak korban jiwa. Kisahnya dimulai dari seorang warga Tunisia yang bekerja sebagai pedagang sayuran di kota Sidi Bouzid sekitar 300 kilometer dari kota Tunis.

Warga miskin dengan tanggungan 8 orang anak bersama istrinya itu bernama Mohamed Bouazizi yang membakar dirinya di depan kantor pemerintahan daerah setempat. Protes Bouzizi dengan membakar diri itu terkait dengan kekejaman aparat Ben Ali yang menamparnya saat berjualan sayur guna menafkahi anak istrinya.

Bouazizi dianggap telah berjualan tanpa izin sehingga mendapat perlakuan kasar seorang aparat polisi wanita setempat. Akibatnya, Bouazizi tidak bisa lagi berjualan untuk mencari nafkah karena gerobak sayurnya sudah disita aparat tadi, maka timbul reaksi protes bakar diri pada 17 Desember 2010.

Berkat dukungan informasi media lokal dan media internasional maka kasus ini terbongkar ke seluruh Tunisia sehingga menimbulkan aksi demo menentang Presiden Ben Ali. Akibat desakan yang sangat kuat, maka pada 14 Januari 2011 akhirnya Ben Ali melarikan diri ke Arab Saudi sehingga terjadi penggantian kepemimpinan nasional.

Untuk kasus pertama ini, indikator tentang adanya permainan negara-negara Barat, seperti AS dan sekutunya belum tampak kuat. Namun aksi protes atas kekejaman pemimpin Arab mulai merambah negeri Mesir, sehingga pada 12 Pebruari 2011 giliran Presiden Mesir Hosni Mubarak yang digulingkan para demonstran yang tidak puas atas kepemimpinannya yang terlalu lama.

Aksi kekejaman antara aparat Mobarak dan rakyat sipil yang menginginkan perubahan terus terjadi sepanjang hari sebelum akhirnya terjadi perubahan politik di negeri Piramid itu. Pada etape ketiga kekisruhan pucuk pimpinan negara Arab muncul di negara Libya yang tadinya adem ayem karena tingkat kemakmurannya yang tinggi.

Namun saat Mesir masih bergolak, maka aksi anti Kolonel Moammar Khadafi mulai berkecamuk, hingga akhirnya kekejaman demi kekejaman mulai dipertontonkan. Aksi protes warga dibalas pasukan Khadafi dengan pola shock terapy menggunakan metode gantung mayat demontran di tiang-tiang listrik pinggir jalan.

Metode kekejaman yang ditunjukkan pasukan setia Khadafi ini menumbuhkan militansi rakyat bersenjata yang berupa menggulingkan pemimpin revolusioner yang naik ke tampuk kepemimpinan pada 1969 setelah menggulingkan Raja Idris. Pertempuran militansi rakyat berhadapan dengan garda pendukung setia Khadafi tidak berimbang karena semakin banyak rakyat yang korban.

Babak baru muincul setelah Amerika Serikat yang sejak dulu sangat berambisi gulingkan Khadafi mulai memancing di air keruh. Berkat instruksi Barack Obama maka sekutu AS yang tergabung dalam NATO akhirnya bersedia turun langsung menghajar pasukan Khadafi dengan embel-embel demi melindungi rakyat.

Langkah strategis NATO-pun mulai dijalankan dengan membentu pemerintahan dewan peralihan NTC sebagai upaya merebut kekuasaan dari Khadafi. Akhirnya kekuatan berbalik, giliran pasukan Khadafi yang terdesak hingga ke kota kelahirannya di Sirte sebagai basis terakhir dan disitulah Khadafi tewas mengenaskan.

Nafsu besar AS dan NATO dalam operasi tumpas Khadafi tidak lepas dari upaya mengusai sektor minyak Libya yang sangat menggiurkan. Kini NATO dan AS telah menghitung jumlah biaya yang dikeluarkan dalam perang penumpasan Khadafi dengan cara kompensasi terhadap bisnis minyak di Libya.

Pertanyaan besarnya dari peristiwa penggulingan sejumlah pemimpin Arab ini, siapa yang diuntungkan?. Jawabnya mudah sekali karena selama ini ambisi negara Barat ke Timur Tengah hanya kejar Minyak Fosil maka tentu yang diuntungkan adalah negara Barat, jadi perang untuk menarik keuntungan dari minuyak fosil adalah perang antara kekejaman pemimpin Arab dan kekejaman pemimpin Barat.***

NEW MINISTRY KIB II HADAPI KIAMAT 2012 VERSI PEMELUK KEYAKINAN

Tanggal : 20-10-2011, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Sorot Tokoh, Sorot

Penulis Murhan R,SE

KA.HUMAS IKALAMI - STIMAR.

Apakah nantinya akan kita bubar semua  di dunia ini setelah pemeluk keyakinan benar pemikirannya dalam perhitungan tentang jatuhya waktu kiamat sesuai dengan kalkulasinya melalui kepercayaan dalam keyakinan dengan adanya tanda - tanda , akan kiamat sebagaimana apa yang dipercaya oleh ummat manusia.

Kalaupun kita sekarang ini, telah melakukan upaya memperbaiki kinerja pemerintahan dengan adanya SDM baru yang telah bergabung menuju memperkuat kinerja pemerintahan , dan sudah dilegalkan melalui mandat dari kedaulatan rakyat , yang langsung dibacakan oleh Kepala Negara sebagai pelaksana pemerintahan,  merupakan komitmen kita semua untuk adanya perbaikan di RI.

Ada banyak masalah yang akan digawekan oleh New Ministry nantinya  yang akan membuat program baru dan melanjutkan agenda yang telah di tinggalkan oleh pendahulunya  yang memang sudah di Reshuffle.

Persoalan yang terjadi sekarang ini, adalah bagaimana memperkuat tim ekonomi terpadu melalui semua jajaran departemen yang dibina oleh Kementerian , dan dalam hal ini , kelihatannya ada ragu,  manakala soal ekonomi akan di tingkatkan , karena menyangkut soal mengarsiteki penggunaan anggaran yang kadang membuat pemimpin berada ditengah serba ragu, yang juga apabila ditarik kesimpulan , juga kurang ada patokan khusus seperti apa , penilaian dan kegagalan oleh pemimpin di RI ini. Fakta itu, bisa kita lihat pada tekanan yang mengarah kepada Kepala Negara dalam menjalakan roda - roda pemerintahan dari sekian kali kita melakukan pergantian pemimpin melalui Election Public.

Kurangnya basis penilaian dalam menilai kinerja pemerintahan, yang membuat kalangan tertentu mengolah dan mengemasnya dalam bentuk tekanan politis  , sehingga antara pemerintah dan kalangan poltisi , saling melakukan upaya untuk saling menyelamatkan diri. Hal tersebut  kelihatan sejak ada,  rencana  untuk mengagendakan tentang  Reshuffle, bukan saja pada saat ini, tapi itu sudah terjadi  from period to period.

Katakanlah , menjelang ada nya konfromi untuk pergantian dalam merombak SDM KIB II, ada banyak masukan , tentang kinerja bagi Sang Menteri, yang juga penilaiannya hanya dalam kapasitas tekanan poliitis , yang kemudian kelembagaan keperesidenan , menghadapinya dengan sikon serba memperhitungkan , apakah memang seperti itu, sementara laporan peningkatan kemajuan ada maju tapi mengapa ada desakan untuk ,  akan dilaksanakan perombakan ? .

Memang dari masukan itu , telah terjadi perubahan dan perombakan , tapi lalu muncul lagi, apakah nantinya New Ministry akan lebih baik seperti pendahulunya yang sudah tidak jadi menteri lagi ? .

Oleh karena itu, sebaiknya , masalah reshuffle ini,  juga perlu ada kekuatan penilaian untuk menghindari, apakah reshuffle ini, akan menghasilkan nilai  yang lebih baik, atau malah sebaliknya !.

Seorang pemimpin negara yang diangkat oleh ‘ direct election from teh peoples ‘ ,  juga akan tiada maknanya ketika , pergantian dilakukan,  tapi juga nantinya dinilai tidak  ‘wahid’  setelah berakhirnya pemerintahan diujung 2014 nantinya.


Sekarang ini persoalan international menjadi agenda bagi pemimpin di RI ini, soal  wilayah perbatasan antara RI dan Malaysia  , yang kabarnya pemerintahan dari negeri Mahatir Muhammad , akan membawa ke Mahkamah International, hal ini bukan perkara biasa , tapi diharap oleh pemimpin kita bisa melakukan pembelaan , agar tidak terjadi lagi , Loss Island seperti kejadian Sipadan dan  Ligitan, bahkan soal palung  ‘ Ambalat ‘  yang masih serba simpang siur,  siapa yang memiliki otoritas atas kepemilikan SDA yang ada di Palung Ambalat itu !.
Other problem KIB II, dalam melanjutkan kinerjanya, akan dihadapkan pada permasalahan bagaimana meningkatkan pengawasan  soal penyelesaian korupsi di baidang Anggaran yang sudah banyak memakan korban , yang juga tidak tembus kekuatan hukum.

Masalah BLBI, Century, Dan departemen lainnya Menegpora dan Menakertrans sementara ini, di peroses untuk klarifikasi menuju pembenaran, dimana kalangan Legislatif menjadi ladang pemompa sprit untuk menanyai kejadian itu.

Kini, aparat penegak hukum Polisi, Jaksa , Hakim yang telah dibantu oleh lembaga pengawas yang membawahi soal keuangan negara, juga akan terdegradasi oleh penilai yang tidak disenangi kalangan dari sebahagian politisi di Senayan. Jakarta.

KPK apakah akan dilebur atau bagaimana………, ini adalah masalah yang akan dihadapi oleh SDM kementerian yang dipercaya oleh Kepala Negara sebagai pelaksana Pemerintahan di RI.

Kita tidak tahu dengan banyak masalah yang akan dibenahi, oleh pemimpin di RI, kini diera global , sudah ada kabar dari pemeluk keyakinan , bahwa akan terjadi peleburan bumi ini, menjadi hancur dan mengakhii aktivitas manusia deseluruh pemerintahan yang ada didunia ini.

Atas berbagai problem , Semoga KIB II , akan menjadi pemimpin yang berintegritas sebagaimana pendapat AM Fatwa anggota DPD - RI, ” bukan hanya sebagai pekerja tapi menteri itu adalah ” Pemimpin ” ,  yang kemudian di kuatkan oleh Mantan Memparpostel yang lama menjadi Ketua ISEI,  MARZUKI USMAN dengan tulisannnya yang sering di publish di Sinar Harapan, pada saat akan diumumkan Candidate New Minstry di KIB II, untuk di Up Load di Media publikasi ,  SDM yang akan menduduki posisi itu, menurutnya  ” soal pergantian SDM Menteri,  ada pada kekuatan Pemimim RI ” , menurut saya ,  soal yang perlu dibenahi adalah terkait dengan bagaimana memamfaatkan potensi lahan pertanahan untuk sektor penghijauan alias pertanian untuk perbaikan dalam mendukung aktivitas pada pembangunan berbagai infrastruktur wilayah, harapnya.
Sebagai Ekonom , M.U, yang menulis banyak solusi dalam memperbaiki sikon terkait dengan soal langkah menuju sejahtera, ada banyak  jalan, seperti yang ia katakan  ” soal penbedayaan sektor pertanian dan penghijauan kita belum terarah sebagaimana yang , apa yang menjadi basis pertumbuhan ekonomi yang berasal dari SDM dan SDA untuk mengayakan bangsa ini,  “. ungkapnya.

Namun , terkait dengan upaya manusia untuk memperbaiki sikon di RI, lalu kita dihadapkan , diakhiri tahun 2011 hingga di akhir tahun 2012, peradaban dunia akan direshuffle oleh ” Sang Pemilik “  Alam Raya ini. Apa yang disampaikan oleh pemeluk keyakinan , memang ada dasarnya. Tapi Yang Berkuasa yang akan menentukannya. Selamat berkinerja bagi KIB II menuju 2014.

MENTERI BUMN DAHLAN ISKAN DI MATA KARYAWAN PLN DAN JURNALIS.

Tanggal : 18-10-2011, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Sorot Tokoh, Sorot

Oleh  : H. Erry  Budianto

Sosok  “Dahlan Iskan”  yang  menggoncang  dunia  penerbitan  media cetak di tanah air  dengan  konsep  “jenius”  menguasai  seluruh  pelosok  Indonesia  dari Nangroe Aceh Darussalam  sampai Papua,  melalui Koran   Radar  yang menggurita  sampai  ke kota-kota Kabupaten terpencil dan diikuti jejaknya  oleh  media  cetak nasional lainnya lewat  konsep yang sama.

Di  Jawa Timur,  Jawa Pos yang terbit pagi hari, akhirnya membuat terjengkangnya Koran Surabaya Post yang  sudah  “mengakar” terbitan sore hari. Apalagi setelah  wafatnya  Ibu Tuti Azis sebagai  pucuk pimpinan di media  terbitan Surabaya itu  tak satu pun pewarisnya  mampu mempertahankan “performance” yang sudah dibangun oleh almarhumah bersama almarhum suaminya  Pak Azis. Bahkan Koran  yang mampu “mewarnai’  dunia perpolitikan, social dan ekonomi di Bumi Brawijaya itu nampaknya semakin tak berdaya setelah kepemilikan berpindah tangan ke “milyuner  Indonesia” Aburizal Bakrie Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Kepak sayap Jawa Pos tidak hanya besar dan berpengaruh di Jawa Timur, tapi hampir di seluruh Indonesia. Koran ini bahkan bisa dibaca pagi hari di Dili Timor Timur (Timtim) waktu sebelum memerdekaan diri ketika itu. Jadi, hampir seluruh belahan Indonesia  timur dapat melihat apa saja berita yang disajikan korannya Dahlan Iskan ini.

Munculnya ide kerjasama dengan media-media cetak local  dan lahirnya ide Koran Radar di seluruh pelosok Nusantara, bukan saja sebagai  “ide jenius” dari sosok  Dahkan Iskan yang memang  “gila kerja”, tapi  media cetak  yang diajaknya bekerjasama itu  mampu menguasai  daerah yang bersangkutan bahkan sampai ke provinsi  tetangganya seperti  Sumatera Express (Sumex) terbitan Palembang mudah diperoleh  di  Lampung, Jambi  dan Riau.

Setelah itu  masuk era Radar yang menjadi  “idola bacaan” di  daerah-daerah  yang jauh dari Ibukota  RI maupun  provinsi  seperti  Radar  Bogor, berhasil meraih  pembaca-pembaca sibuk yang bekerja di  ibukota DKI Jakarta.

Di Jawa Barat bukan hanya hadir Radar Bogor, tapi bermunculan Radar-Radar lainnya seperti  di Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi, Bandung dan terakhir di Sumedang dengan Koran Sumedang Expresnya. Kehadiran  media Jawa Pos Group ini  memang  membuat  “ketar ketir”  media besar  terbitan Bandung maupun Jakarta. Akhirnya Kompas Group tak mau kalah dengan menerbitkan Koran Tribun Jawa Barat.

Kini  muncul  “kekuatan baru” di Indonesia belahan barat dengan hadirnya kelompok  Haluan  yang menerbitkan  Koran Haluan Kepri, Haluan Sumbar dan  Haluan Riau. Di lihat dari sisi positifnya, kehadiran media  yang “meniru konsep”  Dahlan Iskan ini membuat  masyarakat  senang karena banyak  pilihan. Nampaknya berita  Kepala Desa korupsi atau jembatan desa ambrukpun bisa dimuat dan akhirnya menjadi  pembicaraan ramai masyarakat di daerah tersebut.

Di  Jakarta, Jawa Pos Group  sangat  sukses  “mengadopsi” Harian Merdeka  BM Diah dan akhirnya menerbitkan sendiri  Koran Rakyat Merdeka yang kini menjadi  “santapan harian” dan bacaan wajib parpol, tokoh-tokoh terkemuka lintas agama, poltikus terkemuka, ekonom terkemuka, pakar hukum terkemuka,  wakil-wakil rakyat  DPRD se jabodetabek maupun di DPR RI. Meskipun  kalangan jurnalis senior di Ibukota RI Jakarta Raya menilai “pencaplokan” Harian Umum Merdeka” dan menjadikannya Harian Rakyat Merdeka”, kurang etis dan melanggar etika.

Pengungkapan  fakta di atas adalah cerminan seorang Dahlan Iskan yang kini mendapatkan kepercayaan sebagai  Dirut PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan kini menggantikan Mustafa Abubakar sebagai Menteri BUMN.  Walaupun  organ-organ pentingnya  sudah cangkokan semua. Bahkan kono sudah cuci darah secara rutin. Namun sosok  Wong Jawatimuran ini selalu menuai  “controversial”.

Pada awalnya dia ditentang oleh SP PLN bersama  puluhan manajer di perusahaan “Merah Putih” yang hidup  selalu di subsidi pemerintah itu. Tapi tangan dingin sosok Dahlan Iskan, akhirnya mampu menjinakkan para penentangnya. Untuk pertama kalinya, tahun 2010 dibawah kepemimpinannya PLN bisa  mengurangi  subsidi sebesar Rp.5 triliun dari Rp.65 triliun yang biasa diterimanya.

Menurut  karyawan PLN, masuknya Bos  Jawa Pos Group  itu telah membawa  pembaharuan, perubahan dan penyegaran bagi  PLN. Upacara setiap tanggal 17 setiap bulan, dihapus. Rapat-rapat diefisiensikan jika tidak terlalu urgen, tidak harus dihadiri  direksi. Pemberian cinderamata dan piagam dihentikan. Meski pun gaji tidak naik. Karyawan merasa senang.

Namun bonus-bonus atas keberhasilan meningkatkan kinerja diberikan sebagai  hak karyawan yang berprestasi. Perjalanan dinas dikurangi. Lalu pembangunan pembangkit listrik  tenaga hidro dan surya digenjot untuk melayani sekitar  35% penduduk negeri  ini yang belum mendapat  aliran listrik. Tarif listrik di Takengon Aceh Tengah disamaratakan Rp.25.000 per bulan.

Dahlan Iskan, selama kepemimpinannya di PLN tidak pernah mengambil  gajinya. Ke kantor  sambil lari pagi diikuti  supirnya dari belakang. Komentarnya, kebetulan rumah saya  dekat dengan kantor. Biar sehat  jalan kaki  saja. “Lalu buat apa saya mengambil  gaji saya di PLN ? Wong saya sudah kaya. Saya sehat saja  sudah puji Tuhan,” katanya kepada karyawan PLN dan teman-teman dekatnya.

Soal makanan, sosok  pemilik sejumlah  pembangkit listrik swasta ini juga gak “neko-neko”. Tapi lidah Jawanya, memang membuat dia suka dengan Pecel Lele misalnya atau tahu petis. “Pokoknya baru kali ini kami punya direksi yang aneh dan unik. Ke mana-mana menggunakan mobil pribadi Mercedes  L-1 JP. Rumah juga rumah pribadi. Mobil dinas dan rumah dinas, tidak diambilnya,” ungkap karyawan PLN yang bekerja di anak perusahaan Indonesia Power di Jl.Gatot Subroto Jakarta Selatan.

Yang  stress adalah karyawan yang biasa dengan  pemberian fasilitas kantor, mempertahankan birokrasi  yang membuat lama urusan yang harusnya bisa  selesai cepat. “Dahlan Iskan juga tidak segan-segan memecat karyawannya yang kedapatan merugikan perusahaan. Baru-baru ini lima karyawan PLN di  Tangerang di pecat karena ketahuan kerjasama dengan sejumlah pabrik  mencuri listrik PLN,” tutur seorang karyawan yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Sosok Dahlan Iskan juga tak segan-segan turun jemput bola jika mendapati  keluhan pelanggan PLN. Belum lama ini di Depok, dia langsung bertanya kepada warga di sana. Mengapa listrik mereka selalu mati.  Setelah dicermati, ternyata  Gardu Listrik  yang harusnya hanya  untuk 100 rumah pelanggan dipasang untuk lebih dari 200 rumah. Pantas saja listriknya sering mati. “Akhirnya Dahlan Iskan meminta  stafnya  untuk membangun sebuah gardu listrik lagi agar tidak terjadi  byarr  prêt lagi,” ungkap karyawan PLN ini.

Untuk mempermudah  masyarakat  memasang listrik, PLN kini tidak mengenakan biaya pasang lagi untuk listrik prabayar. Setiap ada permintaan pasang baru, langsung dikerjakan. Tidak menunggu berhari-hari. Karena selama ini waktu tunggu itu yang dimanfaatkan oknum karyawan PLN meminta uang kepada masyarakat.

Pasokan gas yang kurang juga dikritisi sosok Dahlan Iskan. Dia minta PN Gas untuk menambah pasokan dan tidak ingin diatur oleh pembeli luar negeri. “Kita yang punya gas kok mau diatur pembeli  asing. Kita yang  seharusnya mencukupi  diri kita sendiri. Baru gasnya di ekspor,”  kata penulis otobiografi  Karmaka Suryaudaya tokoh pendiri  Bank NISP Bandung  ini.

Dahlan Iskan kini telah “menoreh tinta emas” membalas kepercayaan pemerintah atas penunjukannya sebagai  Dirut PLN. Bahkan awalnya isu santer yang beredar Bos Jawa Pos Group ini akan mendapatkan kepercayaan pemerintah sebagai Menteri ESDM dalam rencana “Rushuffle Kabinet” SBY-Boediono. Tapi ternyata dia diangkat sebagai  Menteri BUMN.

Melihat  kiprah  Dahlan Iskan sampai dia menjabat  Dirut PLN dan Menteri BUMN, memang dibutuhkan karakter  pekerja keras, jujur dan professional seperti dia di negeri  ini. Ingat  dengan sosok Dahlan Iskan, kita akan teringat dengan sosok  almarhum Cacuk Sudarijanto  yang  membawa perubahan mendasar di perusahaan “Merah Putih” PT.Telekomunikasi Indonesia  (Telkom) Tbk 1988-1992.

Calo-calo telepon dibabat habis, karyawan yang terlibat dipecat, kesejahteraan karyawan ditingkatkan dan infrastruktur  jaringan telekomunikasi dibangun di seluruh pelosok tanah air. Sampai saat ini belum ada pengganti  sekaliber  almarhum  Cacuk Sudarijanto di PT.Telkom Tbk. Walaupun kini BUMN ini dipimpin CEO Terbaik Nasional  Rinaldi Firmansyah.

Karena itu kita berharap ke depan akan lahir Dahlan Iskan-Dahlan Iskan baru  lainnya, yang  dapat membawa  negeri  yang kaya raya dengan 230 juta jiwa penduduk ini  menjadi  salah satu Negara maju, makmur  dan sejahtera  di jagat ini. Sukses Dahlan Iskan adalah Suksesnya Profesi  Jurnalis di Republik Indonesia yang tercinta  ini. Selamat Untuk  Mas Dahlan Iskan.  Kiranya  Allah SWT  selalu memberikan kesehatan yang prima kepada Mas Dahlan Iskan. Amin ya Roball Allamin !

E’mail : budianto_erry@yahoo.co.id

‘DUNIA’ DALAM SECANGKIR KOPI GAYO

Tanggal : 13-10-2011, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Sorot Usaha, Sorot Tokoh, Sorot


OLEH : H. ERRY BUDIANTO

STARBUCK yang menyajikan kopi telah merambah hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Jakarta dan Denpasar di Indonesia, sudah menjadi cerita umum tentang kesuksesan pengusaha minuman Kopi itu di jagat ini. Secangkir Kopi yang disajikan Caffe mendunia yang berpusat di Amerika Serikat itu begitu nik’mat, harum, memiliki citarasa dan aroma yang luar biasa sedapnya.

Kopi tersebut ternyata “Kopi Gayo” yang berasal dari Aceh Tengah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kopi Gayo ini tidak hanya jadi minuman utama di Starbuck Caffe, Caffe-Caffe lainnya tapi juga hampir di sebagian besar rumah tangga di Belanda, Belgia, Luxenburg, Australia, Kanada, Jerman, Inggeris, Prancis, Hongkong dan Jepang, jadi pilihan utama waktu minum Kopi.

Nik’matnya minum Kopi Gayo, sudah “melegenda” di tanah air maupun di belahan dunia lainnya. Kopi Gayo yang umumnya jenis Arabika ini mampu meraih Juara Pertama Kopi Indonesia di Indonesia belum lama ini saat digelarkan Lomba Minum Kopi di Denpasar Bali, dengan mengalahkan Kopi Toraja, Kopi Papua Wamena, Kopi Jawa, Kopi Sumatera Mandailing, Kopi Bali Kintamani. Juri memutuskan Kopi Gayo yang menyabet Juara I karena citarasa dan aromanya yang luar biasa.

Sekitar lima puluh persen lebih produk Kopi Gayo dari Aceh Tengah ini masuk ke “Negeri Paman Sam” itu. Sisanya diekspor ke Negara-negara di kawasan Eropa dan Asia. Hanya sedikit yang diserap pasar domistik.

Kopi Gayo dengan kadar air empat belas persen jenis premium, menempati harga tertinggi dibeli oleh pengusaha kopi dari Manca Negara. Kini dengan nilai tukar dollar AS yang cukup tinggi, harga Kopi Gayo juga meningkat tajam. Saat harga Kopi produk Bumi Aceh Tengah ini mencapai USD 9 per kilogram, eksportir Kopi di Takengon, termasuk Koperasi Baburrayyan, tidak bisa memenuhi kontrak ekspor ke buyer-buyer di luar negeri.

“Koperasi kami menandatangani kontrak dengan harga kopi Gayo senilai USD 3 per kilogram. Ketika harga Kopi dunia melonjak dan di Aceh Tengah menjadi USD 9 per kilogram, kami terpaksa menghentikan ekspor selama 3 bulan menunggu harga kopi kembali turun. Menunda ekspor ini tidak membuat koperasi kami kena denda, sebab termasuk klausal  perjanjian dengan buyer luar negeri. Hanya ini yang bisa kami lakukan karena kami sendiri tidak mengikat kontrak dengan petani kopi di sini,” tutur Rizwan Husin, Direktur KBQ Baburrayyan Takengon Aceh Tengah kepada Surabayawebs.com saat mengunjungi koperasi ini bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Adyan, SE belum lama ini.

Diakui Rizwan, pihaknya sulit mengikat kontrak dengan petani. “Karena petani kini sudah pintar. Pengetahuan mereka tak kalah dengan kami berkat internet melalui fasilitas internet kecepatan tinggi Speedy produk Telkom. Petani tidak mau terikat kontrak, mereka menjual biji kopinya sesuai dengan harga pasar,” tutur Koperasi yang mampu mengekspor sekitar 2000 ton per tahun  biji kopi ini.

Pada sisi lain, produk Kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, stagnan sebab sampai 2010 tercatat tanaman Kopi yang belum menghasilkan seluas 3..801 hektar dengan luas areal mencapai 48.001 hektar. Melibatkan 33.100 Kepala Keluarga (KK). Produksi per tahun sekitar 27.777 ton. Dengan rata-rata produktivitas per tahun  per hektar 725 Kg. Dari luas areal kebun Kopi ini terdapat 3.700 hektar tanaman tua yang rusak yang sangat minim hasil petiknya.

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Adyan, SE, potensi pengembangan tanaman Kopi di daerahnya mencapai 39.366 hektar. “Rendahnya produktivitas Kopi ini karena banyak pohon yang sudah tua dan tenaga pemetik yang minim di Aceh Tengah ini,” akunya.

Padahal, katanya, tenaga penyuluh telah berkali-kali melakukan penyuluhan tentang cara menanam di tengah-tengah pohon pelindung dan hendaknya memetik buah kopi yang betul-betul sudah matang berwarna merah ranum, jangan memetik yang masih hijau.

“Tapi masih banyak petani yang kami sebut sebagai pengusaha Kopi ini tidak mengindahkan penyuluhan. Mereka lupa bahwa memetik kopi yang sudah matang tersebut dapat meningkatkan hasil perkebunan Kopi mereka. Karena Kopi inilah jika dijemur dengan panas matahari dan kadar airnya empat belas persen, memilki harga tinggi pembeli manca Negara,” tuturnya.

Dengan pola tanam yang sesuai petunjuk Dinas Perkebunan dan kehutanan Aceh Tengah, diungkapkan Adyan, akan lebih meningkat hasil panen Kopi Gayo di daerahnya. “Bisa mencapai 4,5 ton per tahun hasilnya. Hasil panen yang menggembirakan petani Kopi ini tentunya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sendiri yang kini hanya sekitar Rp.3 miliar per tahun. Itu harapan kami, ” katanya.

Dalam upaya memenuhi permintaan Kopi organic dunia khusus Amerika Serikat, Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Aceh Tengah ini bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) PBB melalui Snotainable Economic Growth for Aceh, dalam waktu dekat ini akan membantu petani dengan 1.000 ekor sapi.

Tujuannya, dari se ekor Sapi menghasilkan sekitar 4 Kg per hari. Lalu jika sebulan dihitung 24 hari, maka akan dihasilkan setahun 364 hari dikalikan 4 Kg kotoran sapi. “Bantuan Sapi secara bergulir itu akan mempercepat hasil Kopi organic. Karena kini buyer luar negeri hanya mau menerima kopi organic yang memang aroma dan citarasanya berbeda dibandingkan kopi non organic,” jelas Adyan.

Menyangkut Upah petik, diungkapkan Pakcik Kardjono, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Takengon Aceh Tengah, cukup bagus, Rp.12.500 per kaleng Khong Guan 5 Kg-an. “Namun tenaga pemetik yang memang sedikit di Aceh Tengah ini. Oleh sebab itu jika musim panen tiba, kami sekeluarga bersama saudara-saudara lainnya saling bantu membantu memetik Kopi,” jelas Pakcik Jhon panggilan akrabnya yang memiliki kebun Kopi di sekitar rumahnya di Pai Tumpi Takengon. Dia juga menyediakan sejumlah bibit tanaman, seperti Duren Montong, Kopi, jeruk peres, Terong Londo dan jenis tanaman kerasnya lainnya

Baik Pakcik Jhon maupun Bang All suaminya Kak Atiek, mengakui, jika tengah panen, agak kewalahan juga karena kekurangan tenaga pemetik. Mereka terpaksa minta bantuan saudara atau keponakan. “Alhamdulillah, pemetikan dapat dilakukan dengan baik,” papar Bang All yang memiliki kebun Kopi tak jauh dari rumahnya di Pai Tumpi Takengon.

Jika Pakcik Jhon mengakali pemupukan tanaman kopi yang aman bagi manusia dengan menyebarkan kertas-kertas bekas di kebunnya agar menjadi hancur dan memupuki tanaman Kopinya, maka Bang All memelihara sejumlah Sapi yang dilepaskannya secara bebas di kebun Kopinya seluas sekitar 1 hektar. “Kotoran Sapi itu langsung menjadi pupuk bagi tanaman Kopi, Abang,” kata pensiunan PNS ini. Untuk menambah menu bagi Sapi-Sapinya itu agar sehat dan gemuk, Bang All seminggu tiga kali membeli ampas tahu.

Di Kabupaten Aceh Tengah yang dikenal sebagai sentra produksi Kopi Gayo yang terkenal ke seluruh dunia ini emiliki 31.212 anggota Kelompok Tani. Hampir di setiap sudut lahan ditanami Kopi. Tanaman yang menjadi incaran buyer-buyer luar negeri ini sejarah panjangnya sejak jaman Kolonialis Belanda. Karena itu Kopi Gayo sangat terkenal di “Negeri Kincir Angin” itu.

Kota Takengon yang terdapat sebuah danau besar bernama Danau Laut Tawar ini dinginnya seperti di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,  memang cocok untuk tanaman apa saja. Terutama Kopinya yang sudah mendunia. Selain Kopi Arabika, di sini juga dapat ditemui tanaman Kopi Robusta. Pabrik Kopi juga banyak terdapat di sini.

Dengan pembangunan infrastrukrur jalan yang luar biasa cepatnya  di daerah ini bukan saja membuat Takengon kini “sangat pesat” pembangunanya. Jalan-jalan yang melingkari “Kota Sejuk” ini juga mempermudah petani memelihara, memanen dan mengakut hasil Kopinya ke lokasi-lokasi pengepul seperti Zulaika, KBQ Baburrayyan, Indocofie atau dibawa ke Medan dan Jakarta untuk dikemas menjadi merk Kopi yang terkenal di negeri ini.

“Kami membangun jalan-jalan ini dengan Anggaran Pembanguan dan Belanja Daerah sendiri, secara bertahap kami selesaikan pekerjaan yang disesuaikan dengan anggaran yang ada. Tahun 2012 mendatang, Insya Allah jalan-jalan tembus yang melingkari kota Tekengon, termasuk jalan yang memutari Danau Laut Tawar, akan sudah diaspal semua. Sehingga memudahkan masyarakat melakukan aktivitasnya sehari-hari dan wisatawan domistik serta manca Negara, semakin nyaman jika berkunjung ke daerah kami,” ungkap Bang Jasman dari PU Kabupaten Aceh Tengah.

Takengon sebagai Ibukota Aceh Tengah di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam ini tengah giat membangun dan bersolek. Kini kota ini sangat jauh berbeda dengan penampilannya 20 tahun lalu. Dulu tidak ditemui jalan dua arah yang dilengkapi lampu-lampu penerangan jalan. Kini jalan dua arah itu banyak didapati di berbagai sudut  kota yang menjadi buah bibir pendatang maupun yang berasal dari daerah ini yang menetap di Pulau Jawa akibat konflik lalu.

Tak sedikit pendatang maupun yang tadinya hijrah ke Pulau Jawa kini kembali ke Takengon. Rumah-rumah bagus dengan arsitektur yang indah seperti yang terdapat di Jakarta atau Bandung, juga ikut menambah semarak kota ini. Namun daya tarik Kopi Gayo yang menyebabkan mereka menetap di kota yang dingin dan sejuk ini. Menjadi petani kopi, merupakan pilihan utama selain berdagang. Karena itu kedai-kedai Kopi mulai bertumbuhan di kota ini seperti di Banda Aceh.

Duh nik’mat dan nyamannya Kedamaian itu selepas konflik, sambil  menyeruput Secangkir Kopi Gayo. Lalu membuka Latop melalui fasilitas Speedy Wifi Telkom di Kedai Kupi di Takengon Aceh Tengah sambil  melirik kejadian di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia  yang “hiruk-pikuk” dengan obrolan kaki lima : “ Timnas Keok 2-3 dari Qatar dan Reshuffle Kabinet”. Wah !?