Pencarian
MENGAPA SOAL PERTANIAN SEPERTI ITU ? KARENA WILAYAH RI AMAT SUBUR
Humas KAHMI DKI.
Aktif Sebagai Penulis Kategori Wartawan.
BISA SAJA, APA YANG SAYA TULIS INI DAPAT BERMAMFAAT BAGI BANGSA KITA INI YANG MEMANG BERCIRI KHAS TURUNAN PETANI , LALU KEMUDIAN PERLAHAN KITA SEAKAN MENINGGALKAN CIRI-CIRI ITU KARENA PERADABAN JUA , YANG MENGGIRING BANGSA KITA INI UNTUK BERUSAHA TAMPIL SEBAGAI NEGARA YANG BELAJAR DEMI SEBUAH HARAPAN MENJADI NEGARA ‘ DEVELOPED ‘.
DENGAN DEMIKIAN , TURUN TEMURUN MASYARAKAT PETANI , APAKAH YANG SUDAH MEMILIKI BAKAT ALAM PERTANIAN ATAUPUN YANG SUDAH DI DIDIK HINGGA MENJADI CENDEKIAWIAN DIBIDANG SIENCE DAN ILMU PERTANIAN.
TIDAK TERLALU CARE NYA SOAL BAGAIMANA PENELITIAN DAN PENEGEMBANGANNYA MENUJU DUNIA YANG SEMAKIN TERINVEKSI VIRUS YANG DILAHIRKAN OLEH APA YANG DIKENAL DENGAN GLOBAL WARMING. HAL ITU PERLU DIRESPON OLEH INSTANSI TERKAIT.
TERJADINYA PENGRUSAKAN LAHAN PERTANIAN DARI SABANG HINGGA MERAUKE PASTI AKAN MEMPENGARUHI ” POTOSINTESA ” BIOTA PERTANIAN UNTUK BERKEMBANG , BELUM LAGI SOAL HAMA DAN LAINNYA.
KATAKAN SAJA , DUNIA PADA SAAT INI, JUGA MENGALAMI KEHANCURAN DAN PASTI TERKAIT DENGAN KEBUTUHAN NUTIRISI BIOTA TETUMBUHAN DARI YANG BERJENIS RUMPUT HINGGA YANG BERJENIS PEPOHONAN HIJAU AKAN MENGALAMI DEFISIT UNTUK BERPRODUKSI. TENTU AKAN HAL ITU PERLU PENANGANAN SECARA MENDUNIA , APA LAGI INDONESIA MEMANG MASUK SEBAGAI PARU-PARU DUNIA PENSUPLY OKSIGEN BAGI MAHLUK DI ALAM INI.
DISINILAH YANG MENJADI PERTANYAAN , MENGAPA SUDAH ADA BANYAK EXPERT DIBIDANG PERTANIAN JUSTRU SOAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK PERTANIAN KURANG DIANTISIPASI, TENTANG HASIL PRODUK PERTANIAN ITU , DARI NEGARA LAINNYA KITA TERTINGGAL.
ATAU MEMANG KITA TERTEKAN OLEH SIKON SECARA GENERAL BAHWA DARI PADA KITA MENGOLAH LAHAN DALAM NEGERI CAPE-CAPE TAPI TIDAK ADA FOLLO UP BERKELANJUTAN UNTUK MENGEMBANGKAN PRODUK PERTANIAN YANG BISA DI JUAL KE LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI.
BISA JUGA TENAGA EXPERT PERTANIAN TIDAK MAU MELAKUKAN AKAN HALI ITU, KARENA MEMANG JUGA TIDAK MENDAPAT APLAUS DAN DUKUNGAN DARI PEMERINTAH RI.
JADI SOAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MEMANG PERLU ADA SINERGI ANTARA KEMAUAN PEMERINTAH UNTUK ” MEWAHIDKAN ” PRODUK UNGGULAN PERTANIAN BERDAYA LEDAK YANG MENGHASILKAN INCOME BAGI SEMUA YANG TERKAIT DALAM MEMAJUKAN SEKTOR PERTANIAN.
NAMUN PERLU DICATAT , PRODUK PERTANIAN KEDEPAN AKAN MAHAL NILAINYA KARENA , NEGARA - NEGARA YANG TIDAK SUBUR SAJA DARATANNYA DAN TIDAK LUAS LAHANNYA MALAH BERHASIL MEMPERBAIKI KONDISI LAHAN PERTANIANNYA HINGGA MELAKUKAN EXPOR PRODUK TANI YANG BERSAING.
LALU MENGAPA DINEGARA KITA KURANG MELAKUKAN AKAN HAL ITU ?, BISA SAJA KITA TERLALU DI SAYANG OLEH ALAM RAYA NEGERI INI BAHWA TANPA ADA UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUK PERTANIAN , LAHAN DI SINI BISA MENGHASILKAN. KALAU ITU YANG MENJADI PERTIMBANGAN BAGI KALANGAN PETANI DAN AHLI MAKA SEPERTI INILAH SIKONNYA RI , SIAP MELAKUKAN IMPOR DAN MENJADI KONSUMEN PRODUK PERTANIAN DUNIA.
SEMOGA HAL INI , MENJADI PERHATIAN BAGI KITA SEMUA. BAHWA AHLI DIBIDANG INI DARI SEKARANG SEBAIKNYA MELAKUKAN PENELITIAN TERKAIT DENGAN RUSAKNYA ALAM RAYA INDONESIA.
MENGAPA NEGARA YANG MISKIN LAHAN PERTANIANNYA BISA MELAKUKAN PERBAIKAN LAHAN DARI NON PRODUKTIF MENJADI PRODUKTIF.
POS INDONESIA DIVRE I SUMUT-NANGROE ACEH DARUSALAM, HARUS JELI MELIHAT PELUANG BISNIS.
LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO
Melihat kiriman paket barang dari kota Medan yang menumpuk, tujuan Banda Aceh di travel angkutan penumpang di ibukota Sumatera Utara (Sumut) ketika itu, “gemes banget”. Kenapa peluang bisnis logistic yang menjanjikan ini kurang mendapat perhatian serius dari PT.Pos Indonesia Divisi Regional (Divre) I Sumut-Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ?
Apakah operator perposan terkemuka di tanah air ini belum dikenal masyarakat luas karena lokasi kantor pos tidak berada pada posisi yang ramai transaksi barang atau pasar ? Atau memang kurang melakukan promosi yang optimal, sehingga masyarakat belum banyak tahu produk-produk layanan perusahaan yang sudah berdiri sejak 265 tahun lalu ini ?
Atau upaya mendekati pasar melalui sewa gedung, masih belum berani dilakukan perusahaan ini ?
Padahal, jika sewa gedung di lokasi yang strategis dan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan yang memiliki jaringan layanan kantor pos terbanyak dan tersebar di seluruh tanah air ini setelah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan BRI Unit Desanya, dipastikan akan jauh lebih murah ketimbang memasang iklan di Koran-koran local seperti Harian Waspada, Analisa atau Sinar Indonesia Baru (SIB) terbitan Medan.
Dengan misalnya Rp.20 juta per tahun dan sewa gedung yang sudah disurvei kalangan internal perusahaan ini untuk disewa selama 5 tahun sebesar Rp.100 juta, akan jauh lebih murah ketimbang memasang iklan untuk satu halaman setiap kali terbit di media cetak di kota Medan, bisa mencapai Rp.40 juta-Rp.50 juta.
Pemasangan iklan sebagai upaya agar masyarakat tahu tentang berbagai produk layanan PT.Pos Indonesia, memang dibutuhkan di media cetak selektif. Seperti di Koran Kompas yang penyebarannya di seluruh Indonesia. Tapi tidak perlu terlalu sering karena tariff iklan di media cetak yang sudah menggurita bisnisnya ini sangat mahal.
Masyarakat dari Papua sampai Nangroe Aceh Darusslam, perlu diberitahu bahwa PT.Pos Indonesia (Persero) itu ada dan tetap eksis serta memiliki layanan pengiriman barang dengan spesifikasi dan harga bersaing sesuai dengan permintaan/kesepakatan.
LAYANAN KARGO
Beberapa jenis layanan kargo yang ditawarkan operator perposan terkemuka di tanah air ini antara lain:
- Point to Point
- Layanan pengiriman barang dari gudang Pengirim langsung ke gudang Penerima.
- Harga dapat dinegosiasikan.
- Kargo Pos (Paket Optima)
- Solusi untuk kiriman Anda tanpa batasan ukuran dan berat.
- Untuk dikirim ke/dari dalam dan luar negeri dengan layanan Door to Door, Door to Port, Port to Door, Port to Port sesuai dengan permintaan
- Garansi Asuransi ongkos kirim dan Nilai Barang.
- Pengurusan penyelesaian dokumen.
- Tarif kompetitif.
LAYANAN LOGISTIK LAINNYA
Layanan logistik lainnya yang ditawarkan antara lain :
·
- Warehousing
- Customs Clearance
- Management Inventory
- Marking & Labelling / Praposting
- Tracking
Untuk pengiriman uang tanpa harus memiliki rekening tabungan, PT.Pos Indonesia memberikan solusi kepada seluruh masyarakat di negeri ini WeselPOS, layanan transfer uang cepat dalam negeri, dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan :
- Jangkauan luas, didukung oleh kantor pos on-line yang tersebar diseluruh Indonesia, sehingga memberikan kemudahan kepada Anda untuk melakukan transfer dan pengambilan uang melalui kantor pos terdekat.
- Cepat dan mudah, prosedur transfer yang cepat dan mudah, Anda tinggal mendatangi kantor pos terdekat serta mengisi dan menyerahkan formulir kepada petugas kami, setelah anda menerima slip transfer maka pada saat itu juga transfer uang Anda sudah dapat diambil di kantor pos terdekat. Anda dapat memberitahu secara langsung informasi kiriman kepada penerima atau perusahaan yang memiliki 4.000 titik layanan di Bumi Nusantara ini akan menyampaikan informasi tersebut melalui surat pos, telpon atau e-mail.
- Aman dan handal, tingkat keamanan yang berlapis, dari transaksi setor sampai dengan transaksi pencairan, memberikan kepastian bahwa tranfer uang anda akan kami serahkan kepada orang yang benar-benar berhak menerima.
- Terlacak, pelacakan kiriman melalui web.
|
|||
|
|||
|
|
Dapat diambil diseluruh Kantor Pos dalam jaringan |
|
Sarana pengiriman uang untuk tujuan diseluruh Indonesia dalam jumlah uang yang tetap dan rutin.
|
POSPAY.
Pembayaran berbagai tagihan dan angsuran dapat Anda lakukan di Kantorpos yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, dengan layanan yang lebih lengkap, lebih cepat dan tentunya akan sangat memudahkan transaksi pembayaran Anda. Gunakan POSPAY untuk pembayaran tagihan dan angsuran “apapun” secara online di Kantorpos.
Cukup di satu tempat, Anda dapat melakukan pembayaran berbagai tagihan dan angsuran “apapun” di Kantorpos, antara lain : Pembayaran Rekening Telepon, Seluler, Listrik (PLN), Air Minum (PDAM), Pajak, Asuransi, Angsuran Kredit (Finance), Kartu Kredit dan Personal Loan, Pengisian Pulsa, Zakat, Sodakoh, Infak, dan lain-lain. Pelayanan POSPAY di Kantorpos begitu mudah, lebih cepat, dan aman karena menggunakan Sistem Online Payment Point (SOPP) yang telah menjangkau hingga 2.192 jaringan Kantorpos di seluruh Indonesia dan pembukaan Agen-Agen POSPAY yang akan terus dikembangkan menyesuaikan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Pembayaran tagihan yang dapat diterima di Kantorpos dan Mitra Kerja yang saat ini sudah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk layanan POSPAY, antara lain :
- Finance : (Angsuran Kredit) ADIRA Finance, (Federal International Finance) FIF, (Bussan Auto Finance) BAF, PT Summit Oto Finance (OTO Kredit Motor), WOM Finance, SUZUKI Finance, kreditplus, Prima Finance, Para Finance, PT Varia Intra Finance (VIF), Mandala Finance, BFI Finance, Avrist, PT Bhakti Finance, PT Semesta Citra Dana (Semesta Finance), Verena, MCF dan MAF, ITC Finance, Tunas Finance, Financial Multi Finance, GE Consumer Finance, Columbia Finance, Oto Multiartha, MBf, Mandiri Tunas Finance serta mitra lainnya.
- Telekomunikasi : PT Telkom Indonesia, PT Telkomsel, PT Indosat (Mentari, Matrix, IM3), Bakrie Communications (Esia), PT Axiata Exelcomindo (XL), 3 (Three), PT NTS (Axis), Nusapro, Flash Mobile.
- Perbankan : (Kartu Kredit, Personal Loan) Bank Muamalat, ABN AMRO, AIG Lippo, Takaful, BNI, bii, TKI, BTN, citibank, HSBC.
- Lain-Lain : PT PLN (Persero), Rekening Listrik, PDAM Tirta Dharma, PALYJA (Rekening Air Minum), Pajak, Asuransi (AIG Lippo, Wana Artha Life), Zakat, Sodakoh, Infaq dan lain-lain.
Namun sebaiknya bayarlah berbagai tagihan rutin atau angsuran secara lebih awal sebelum jatuh tempo atau tepat pada waktunya dan tuliskan nomor-nomor rekening dan jumlah uang Anda dengan benar demi keamanan dan kenyamanan Anda. Yakinkan juga bahwa semua pembayaran telah Anda lakukan di Kantorpos terdekat di kota Anda..
Jangan Lupa … POSPAY, Paling Lengkap, Paling Dekat
GIROPOS.
Layanan transaksi keuangan yang berbasis rekening koran sebagai alternatif layanan perbankan dengan jangkauan yang lebih luas dan tersebar di seluruh Indonesia serta terhubung secara real time online untuk penerimaan setoran, penarikan (pembayaran dengan Cek) dan pemindahbukuan menggunakan teknologi berbasis core banking system.
Layanan GIROPOS bersifat komprehensif dan dapat digunakan oleh individu atau institusi dengan jaringan yang luas karena dapat dilayani oleh seluruh outlet pos online. Fasilitas Website (PC Banking) untuk keperluan cek saldo dan pemindahbukuan bagi pemegang rekening Giropos institusi.
Manfaat: sebagai sarana transaksi antar rekening, dari satu rekening ke satu rekening lainnya atau dari satu rekening ke banyak rekening. Pengambilan uang tunai dengan Cekpos dan atau slip penarikan serta penerimaan setoran tunai ke dalam rekening.
GIROPOS merupakan SOLUSI bagi individu atau institusi yang mempunyai kebutuhan untuk penampungan dan pendistribusian dana yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia
FUND DISTRIBUTION.
Layanan penyaluran dana dari perusahaan dan atau lembaga untuk masyarakat (many to one) secara account to cash atau account to account
Layanan ini meliputi :
- Pembayaran Pensiun Pegawai PNS dan ABRI
- Penyaluran Dana program-program dana pemerintah/lembaga
Mitra Kerja :
- Departemen Sosial :BantuanLangsung Tunai (BLT),Program Keluarga Harapan (PKH)
- Departemen Kesehatan
embayaran Gaji Dokter PTT/Bidan Desa - Dinas Pendidikan : Pembayaran Dana BOS
BANK CHANELLING.
Layanan perbankan yang ada di Kantor Pos, meliputi tabungan (saving) dan kredit.
Layanan ini meliputi :
- Tabungan: Layanan simpan yang dimiliki oleh Bank di mana pos berperan dalam kegiatan di front office
- Kredit: Penyaluran Kredit untuk pensiunan oleh Bank di Kantor Pos
Mitra Kerja :
- Tabungan : Bank Mandiri,Bank BTN (Tabungan e-batara pos), Bank
Muamalat Indonesia (Tabungan shar-e)
- Penyaluran Kredit: Bank Mandiri,Bank BRI, Bank BTPN, Koperasi
POSEKSPRESS
Ingin kiriman surat, dokumen, dan barang berharga Anda tiba lebih cepat dan tepat waktu ?
Gunakan POSEXPRESS, layanan istimewa dari Pos Indonesia untuk kota tujuan tertentu di Indonesia yang mengedepankan akurasi pengiriman, cepat, tepat, mudah dilacak dengan harga kompetitif. Operator perposan terkemuka ini menjamin penyerahan kiriman POSEXPRESS maksimal sehari sampai, PASTI.
Jenis layanan POSEXPRESS :
1. Sameday Service
Kiriman hari ini, tiba di tempat tujuan di hari yang sama.
2. Nextday Service
Kiriman hari ini, tiba di tempat tujuan keesokan harinya.
- Dijamin penyerahan kiriman POSEXPRESS ke alamat tujuan, maksimal sehari sampai, PASTI.
- Tarif kompetitif, variatif dan menguntungkan.
- Informasi tarif dan jaringan kiriman POSEXPRESS, klik : www.posindonesia.co.id.
- Jaminan ganti rugi atas ketepatan waktu penyerahan dan keamanan isi kiriman.
- Aman terjaga, karena diasuransikan sepenuhnya oleh PT Pos Indonesia.
- Jaringan POSEXPRESS terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem teknologi informasi yang memungkinkan status kiriman lebih mudah dilacak dan diketahui.
- Jaringan nasional POSEXPRESS meliputi 48 kota/ kabupaten serta regional di 201 kota/ kabupaten yang terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
- Pick up service disediakan bagi pengiriman POSEXPRESS dalam jumlah tertentu.
Jaringan nasional POSEXPRESS saat ini meliputi :
(Sumatera dan Riau) Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjungpinang, Batam, Palembang, Pangkalpinang, Bandarlampung, Jambi, Bengkulu, (DKI Jakarta) Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Taman Fatahillah, Jakarta Selatan, Jakarta Mampang, Jakarta Timur, Jakarta Jatinegara, Jakarta Utara, (Jawa Barat dan Banten) Tangerang, Ciputat, Bogor, Depok, Sawangan, Cibinong, Bekasi, Pondok Gede, Serang, Cilegon, Bandung, Cimahi, Ujungberung, Soreang, Purwakarta, Cirebon, (Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta) Semarang, Semarang Erlangga, Jogjakarta, Solo, (Jawa Timur) Surabaya, Surabaya Selatan, Malang, Sidoarjo, (Bali dan Nusa Tenggara) Denpasar, Denpasar Sanglah, Mataram, (Kalimantan) Banjarmasin, Balikpapan, Pontianak, (Sulawesi) Makassar, Manado + jaringan regional di 201 kota di seluruh Indonesia
POSKILAT KHUSUS.
Gunakan POSKILAT KHUSUS, sebagai pilihan tepat untuk pengiriman Suratpos (Dokumen, Surat, Warkatpos, Kartupos, Barang Cetakan, Surat Kabar, Sekogram dan Bungkusan Kecil) serta barang berharga yang mengandalkan kecepatan kiriman dan menjangkau ke seluruh pelosok Indonesia.
- Dijamin penyerahan kiriman POSKILAT KHUSUS ke alamat tujuan maksimal dua hari untuk tujuan ibukota propinsi dan empat hari untuk tujuan ibukota kabupaten.
- Tarif kompetitif sesuai manfaat dan standar kualitas yang diterima.
- Informasi tarif dan jaringan kiriman POSKILAT KHUSUS, klik : www.posindonesia.co.id.
- Jaminan ganti rugi atas ketepatan waktu penyerahan dan keamanan isi kiriman.
- Jaringan POSKILAT KHUSUS sudah terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem teknologi informasi yang memungkinkan status kiriman lebih mudah dilacak dan diketahui.
- Jaringan pengiriman POSKILAT KHUSUS menjangkau seluruh kota/ kabupaten di Indonesia.
- Pengiriman barang melalui PAKETPOS KILAT KHUSUS saat ini menjangkau di 182 kota/ kabupaten di seluruh Indonesia.
- Pick up service disediakan bagi pengiriman barang atau POSKILAT KHUSUS dalam jumlah tertentu.
POSKILAT KHUSUS
Solusi Tepat Kiriman Surat, Dokumen dan Barang Dalam Negeri.
Selain itu perusahaan ini juga menyedikan sarana pengiriman pesan dan barang secara impresif dan cepat yang dapat diposkan kapan saja dan dimana saja
- Karakteristik
Dimensi Berat : maksimum 2 kg
- Dimensi Ukuran :
Bentuk persegi : panjang, lebar dan tebal dijumlahkan 900 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 600 mm
Bentuk Gulungan : panjang ditambah 2x garis tengah = 1.040 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 900 mm.
- Jaringan
adalah lokal, regional dan nasional terbatas
- Cara pelunasan :
Saat ini hanya dengan perangko, cara-cara lain belum ditetapkan.
- Keunggulan/feature
Kecepatan kiriman setara dengan layanan prioritas (SKH)
Kemudahan akses pelayanan /dapat di poskan di mana saja (bis surat, dsb)
PT.Pos Indonesia (Persero) juga mempunyai sarana pengiriman dokumen dan barang dengan aman dan dalam jangkauan terluas seperti Surat Biasa Tercatat.
Karakteristik
- Dimensi Berat : maksimum 2 kg
- Dimensi Ukuran :
- Bentuk persegi : panjang, lebar dan tebal dijumlahkan 900 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 600 mm
- Bentuk Gulungan : panjang ditambah 2x garis tengah = 1.040 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 900 mm.
- Jaringan
- adalah lokal, regional dan nasional terbatas
- Cara pelunasan :
- Saat ini hanya dengan prangko, cara-cara lain belum ditetapkan. unggulan/feature
- Keamanan lebih terjamin karena Jangkauan pelayanan yang luas
- Tercatat, artinya kiriman dibukukan sehingga dapat dilacak riwayat pengirimannya.
Surat biasa adalah layanan pengiriman pesan dan barang secara impresif untuk semua lapisan masyarakat
Karakteristik
- Dimensi Berat : maksimum 2 kg
- Dimensi Ukuran :
- Bentuk persegi : panjang, lebar dan tebal dijumlahkan 900 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 600 mm
- Bentuk Gulungan : panjang ditambah 2x garis tengah = 1.040 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 900 mm.
- Jaringan
- adalah lokal, regional dan nasional terbatas
- Cara pelunasan :
- Dengan menggunakan Prangko sesuai dengan tarif yang berlaku untuk wilayah tertentu.
- Kemudahan akses dan jangkauan pelayanan /dapat di poskan di mana saja (bis surat, dsb)
PAKETPOS.
Pengiriman Barang Hemat Dengan Jaringan Terluas dan Standar Internasional
Gunakan PAKETPOS untuk mengirimkan barang-barang berharga Anda, kemanapun tujuannya sesuai keinginan Anda. PAKETPOS adalah layanan hemat untuk pengiriman barang-barang berharga dalam cakupan nasional maupun internasional.
Jenis layanan PAKETPOS :
- PaketPOS Standar adalah layanan hemat untuk pengiriman barang dalam negeri.
- Sedangkan untuk pengiriman barang ke luar negeri, di setiap Kantorpos tersedia layanan PaketPOS Luar Negeri.
- Layanan Prioritas (PaketPOS KilatKhusus) adalah layanan prioritas pengiriman barang untuk kota tujuan tertentu di Indonesia. Garansi waktu tempuh kiriman dan ganti rugi jika terjadi keterlambatan.
- PT Pos Indonesia juga menyediakan layanan pengiriman barang dengan fitur yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan dalam bentuk layanan PaketPOS Perlakuan Khusus. Layanan pengiriman barang dengan perlakuan khusus tersebut, dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan seperti permintaan : Berita Terima, Reporting, Track and Trace, Pick Up Service, Inserting dan Pra Posting.
- Dijamin penyerahan kiriman PaketPOS KilatKhusus ke alamat tujuan, maksimal H+4 di seluruh Indonesia.
- Tarif ekonomis dan kompetitif.
- Informasi layanan, tarif dan jaringan kiriman PAKETPOS, klik : www.posindonesia.co.id.
- Jaminan ganti rugi atas ketepatan waktu penyerahan barang dan keamanan isi kiriman.
- Jaringan PaketPOS KilatKhusus terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem teknologi informasi yang memungkinkan status kiriman lebih mudah dilacak dan diketahui.
- Jaringan pengiriman barang melalui PaketPOS KilatKhusus menjangkau seluruh Indonesia (182 kota/ kabupaten) dan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
- Pick up service disediakan bagi pengiriman barang dengan PAKETPOS dalam jumlah tertentu. Demikian juga, layanan tambahan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan bisnis, antara lain berupa : Penyesuaian jangkauan pelayanan atau Standar Waktu Penyerahan, Pick Up Service, Bukti Pengeposan, Berita Acara
- Penyerahan Barang, Jejak Lacak, Garansi, Ganti Rugi, Reporting atau investigasi yang sifatnya customized by contract dengan tarif negotiable.
PAKETPOS
Solusi Tepat Pengiriman Barang, Kemanapun Tujuannya Sesuai Keinginan Anda
SABANG THE SPIRIT OF NANGROE ACEH DARUSSALAM.
Oleh : H. Erry Budianto
Nangroe Aceh Darussalam (NAD) jangan kalah dengan Sumatera Utara. Banda Aceh jangan kalah dengan Medan. Sabang jangan kalah dengan Bunaken Sulut. Itulah yang selalu ditegas Gubernur NAD Irwandi Yusuf kepada seluruh jajarannya. Termasuk kepada seluruh pimpinan BUMN di Banda Aceh.
“Gubernur tidak segan-segan menegur pimpinan BUMN yang membuka kantor layanan di Banda Aceh, jika diketahuinya layanannya jauh di bawah daerah lain seperti Medan. Karena itu Bapak Irwandi Yusuf dalam setiap Apel di halaman Gubernuran Aceh, selalu mengingatkan pentingnya meningkatkan kebersamaan dan kinerja seluruh instansi di Aceh agar tidak kalah dari provinsi lain,” ungkap Muhammad Salmi Manager Telkom Customer Service (CS) Area Aceh kepada Surabayawebs.com belum lama ini di Banda Aceh.
Calon Gubernur NAD incumbent, Irwandi Yusuf yang terpilih sebagai Gubenur Aceh lima tahun lalu dari jalur independen itu selain akan bersaing dari calon-calon lainnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Desember 2011 nanti, juga tetap focus mengajak masyarakat Aceh untuk terus berjuang membangun Bumi Serambi Indonesia (BSI) Nangroe Aceh Darussalam. Cita-cita dan harapannya, NAD harus lebih maju dari provinsi Sumatera Utara.
Pulau paling barat di kawasan Nusantara ini yaitu Sabang sejak jaman Kolonial Belanda, telah membuktikan sebagai « Pulau Bahari » dengan pesona wisata baharinya yang tak kalah dari Bunaken Sulawesi Utara. Paduan biru laut dengan ribuan ikan hias warna warni yang saling berkejaran di terumbu-terumbu karang terlihat dengan jelas melalui mata telanjang di sekitar peraian Pulau Weh Sabang.
Bahkan Mahdi putra bungsu almarhumah Bi Edah dari Takengon Aceh Tengah yang kini dikaruniai seorang putra Ata dari perkawinannya dengan gadis cantik asal Banda Aceh, Ayuk mengakui pesona wisata bahari di Pulau Weh, luar biasa indahnya. « Kalau sudah pernah mengunjungi obyek wisata bahari Teluk Gapang Pulau Weh Sabang, selain tidak akan pernah terlupakan, juga selalu ingin kembali ke sana, » ujarnya jujur.
Apa yang dikemukakan Mahdi tersebut rasanya cukup mewakili peserta Lomba Kapal Layar, Sabang International Regatta (SIR) yang berlangsung 13 September sampai 25 September 2011 lalu yang berhasil mengawinkan pesona bahari andalan tiga negara, yaitu Puket (Thailand), Lengkawi (Malaysia) dan Sabang-Pulau Weh Aceh (Indonesia).
Lomba perahu layar internasional yang baru pertama kali di gelar itu melibatkan 21 perahu layar dari Australia, Selandia Baru, Prancis, Amerika Serikat, Inggeris, Italia, Jerman, Thailand, Belanda dan Malaysia.
Phuket merupakan titik awal lomba perahu layar yang dimulai pada 13 September 2011. Dari Phuket, semua peserta bertolak ke Lengkawi menembuh perjalanan laut sejauh tak kurang dari 245 km selama sehari.
Dari Lengkawi Malaysia, peserta berlayar menuju Sabang di Teluk Gapang, Pulau Weh Aceh tanggal 17 September 2011. Jarak Lengkawi-Sabang sekitar 560 km ditempuh peserta lomba selama 2,5 hari.
Arnold Duckworth dari Australia dengan kapal layar IMAJICA merupakan peserta pertama yang tiba di Teluk Gapang Pulau Weh Sabang pada tanggal 19 September 2011 dan diikuti peserta lainnya. Seluruh peserta disambut acara Makan Malam Bersama. Acara semarak yang juga menampilkan kesenian khas Aceh seperti Tari Saman ini dihadiri juga oleh Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbupar), Sapta Nirwandar, Walikota Sabang Munawar Liza Zainal, Direktur Promosi Dalam Negeri Kemenbupar M. Faried Moetolo dan Kadisbupar Aceh Rasyidah M Dallah, undangan lainnya dan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.
Dalam jamuan makan malam sekaligus pembukaan SIR 2011 itu peserta juga dihibur sajian music Dwiki Darmawan dkk dan penyanyi Ita Purnamasari, Angel Idola Cilik yang sudah beranjak dewasa dan rafli penyanyi berdarah Aceh.
Peserta Lomba Perahu Layar SIR 2011 sangat mengagumi pesona bahari dan keindahan alami peraian dan perbukitan Pulau Weh. Umunya mereka mengakui seperti tengah « berbulan madu » di pulau yang sangat asri dan tenang tersebut.
Tak kurang Phil peserta SIR 2011 dari Autralia dengan kapal layar Jigsawnya menyatakan kekagumannya atas pesona bahari Teluk Gawang Pulau Weh. Menurut pelayar ini pemandangan alamnya begitu indah dan sangat alami. « Teluk Gapang Pulau Weh dengan kota Sabangnya, nampak jauh lebih indah ketimbang Phuket dan Lengkawi, » tuturnya kemudian.
Peserta lomba lainnya seperti Richard Eyre dari Selandia Baru dengan kapal Zhukanya, juga mengakui keindahan Teluk Gapang Pulau Weh dengan Kota Sabangnya. « Ekowisata ini bisa terus dikembangkan dan saya yakin dapat menjadi tujuan wisata turis-turis manca negara, » katanya.
Tak banyak daerah lain di negeri ini maupun di luar negeri yang mampuy memadukan peraian pantai yang biru jernih dengan sajian wisata baharinya berupa ikan-ikan hias bersama terumbu karangnya dan perbukitan hijau seperti di Pulau Weh. Harta pesona alam yang luar biasa ini merupakan nilai jual tinggi bagi Pulau Weh dan Sabang, untuk meraih devisa dari kedatangan wisatawan asing. Wisatawan Nusantara (Wisnu) juga diapstikan akan berbondong-bondong berkunjung ke Teluk Gapang, Pulau Weh dan kota Sabang yang dihiasi bangunan kuno arsitektur Belanda.
Selain berperahu mengellingi pulau Weh sambil melihat ikan-ikan hias dengan terumbu karangnya yang luar biasa indahnya, kegiatan keberharian yang bisa dilakukan di sini adalah snorkeling, diving, sunbeaching dan sailing. Juga bisa dikembangkan lomba mancing internasional. Hal ini mengingat Pulau Weh Sabang dekat dengan Malaysia, Thailand dan India.
Sabang dengan Teluk Gapang Pulau Weh baru dua-tiga tahun ini bebenah diri. Sementara Phuket Thailand dan Lengkawi Malaysia, sudah jauh-jauh hari menjadikan daerahnya sebagai destinasi kapal layar. Hal ini mungkin karena Pulau Weh Sabang, masih belum terlalu dilirik oleh Kemenbudpar dan pencinta wisata bahari di tanah air. Selama ini pemerintah hanya focus pada pembangunan wisata bahari di Indonesia Timur. Karena itu sudah saatnya, wisata bahari di Indonesia bagian Barat seperti Pulau Weh di Sabang, juga dikembangkan.
Walikota Sabang Munawar Liza Zainal, mengemukakan, salah satu motivasi digelarnya SIR 2011 karena letak Sabang dengan Pulau Wehnya yang sangat strategis di selat Malaka sebagai “pintu gerbang bagian barat” untuk masuk ke wilayah lain di Indonesia ini.
Katanya, jika kapal-kapal internasional singgah di Pulauy Weh dan Kota Sabang beberapa hari saja, tentunya dapat menambah pemasukan ekonomi bagi warga setempat. “ Karena itu bersama instansi terkait lainnya, kami bertekad akan mengkemas wisata alam dan bahari di daerah kami ini lebih baik lagi, sehingga wisatawan manca Negara dan wisatawan nusantara, semakin betah berlama-lama di sini,” pungkasnya pula.
Berdasarkan pantauan Surabayawebs.com selama di daerah ini kunjungan wisatawan asing dan domistik, bisa dilakukan Disbudpar Aceh bekerjasama dengan Biro-biro perjalanan di Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Bali.
Selain menawarkan paket murah berwisata ke Aceh seperti ke Danau Laut Tawar di Takengon Aceh Tengah yang sangat mempersona, juga ditawarkan perjalanan ke Banda Aceh mengunjungi lokasi-lokasi bencana tsunami seperti Musium Tsunami, Kapal PLTD yang terdampar di tengah kota sejauh 5 km dari laut akibat tsunami, melihat keindahan arsitektur Mesjid Raya Baiturrahman, mencicipi makanan khas Aceh seperti Mie Aceh Rojali, menikmati pantai Ulee Lheue, pantai Lhokngah dan pantai Lampu’uk.
Sesudah itu menyeberang ke Sabang dengan kapal cepat atau dengan ferry, untuk menikmati indahnya kota Sabang, Teluk Gapang Pulau Weh yang betul-betul menakjudkan dan mempesona, tiada duanya. Lalu bagi bagi turis asing dari Bali atau Yogyakarta, bisa ditawarkan paket lanjutan kunjungan mereka ke obyek-obyek wisata ke Nangroe Aceh Darussalam yang kini betul-betul aman dan nyaman.
Mempromosikan Aceh merupakan bagian penting untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah yang di setiap sudut strategis kota-kota besar seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Langsa, Takengon, Tapaktuan, tertulis dalam bentuk papan reklame besar : DAMAI ITU INDAH.
Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang pernah terkoyak-koyak akibat konflik, gempa bumi dan tsunami ini sudah jauh berubah ketimbang 20 tahun lalu saat ke luar rumah pun kita tidak punya nyali. Karena Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan TNI saling baku tembak akibat kebijakan almarhum Presiden RI Soeharto menetapkan Aceh sebagai DOM (Daerah Operasi Militer). Kini provinsi paling barat di Nusantara ini tengah giat membangun mengejar ketertinggalannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan 4,5 juta warganya.
Promosi yang gencar dengan titik tolak menyelenggarakan Lomba Perahu Layar, Sabang International Regatta (SIR) 13 September sampai 25 September 2011 lalu ke depannya akan berbanding lurus dengan kunjungan turis ke daerah ini.
Promosi merupakan kata kunci untuk meningkatkan kunjungan wisatawan manca Negara( Wisman) maupun wisatawan Nusantara (Wisnu). Mesir dan Malaysia, menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk mempromosikan negaranya. Kedua Negara ini melakukan banyak event untuk promosi. Mempromosikan obyek wisata atau wilayah suatu negera adalah sangat penting. Promosi merupakan bagian penting dari “menjual” yang erat kaitannya dengan marketing.
Industri pariwisata di Aceh sebaiknya tidak hanya dimanage oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh saja, Pemda Provinsi NAD perlu mengajak pihak swasta untuk lebih agresif menjual obyek-obyek wisata di negeri Serambi Indonesia ini semacam Badan Promosi Pariwisata (BPP). Di mana BPP wajib mempromosikan sepanjang tahun untuk meningkatkan kunjungan Wisman dan Wisnu.
Tugas BPP bisa disinergikan dengan Disbubpar Aceh. Namun para pengurus dan anggota BPP Aceh hendaknya tetap terdiri dari unsure swasta yang selama ini terlibat aktif dalam industry pariwisata di daerah ini. Dengan wadah BPP ini dipastikan pihak swasta dapat lebih focus dan lebih giat lagi melakukan promosi negeri yang indah dan elok ini ke seluruh dunia.
Keamanan atau rasa aman, adalah hal yang mutlak. Turis akan datang dengan jaminan keamanan yang memadai. Rasa aman menjadi bagian yang perlu diciptakan semua pihak.Terlebih pariwisata memiliki standar global yang harus disediakan agar orang datang beramai-ramai mengunjungi suatu obyek wisata atau daerah yang menjadi tujuan wisata.
Penyelenggaraan Lomba Perahu Layar Sabang International Regatta 2011 bulan lalu, mudah-mudahan merupakan pesan atau magnet daya tarik Wisman dan Wisnu untuk datang ke Bumi Serambi Indonesia ini. Semoga merupakan pesan yang kuat bahwa Nangroe Aceh Darussalam memang sudah siap menerima kedatangan turis asing dan turis domistik. Artinya, Aceh juga layak untuk dikunjungi turis dari manapun di jagat ini.
‘DUNIA’ DALAM SECANGKIR KOPI GAYO
OLEH : H. ERRY BUDIANTO
STARBUCK yang menyajikan kopi telah merambah hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Jakarta dan Denpasar di Indonesia, sudah menjadi cerita umum tentang kesuksesan pengusaha minuman Kopi itu di jagat ini. Secangkir Kopi yang disajikan Caffe mendunia yang berpusat di Amerika Serikat itu begitu nik’mat, harum, memiliki citarasa dan aroma yang luar biasa sedapnya.
Kopi tersebut ternyata “Kopi Gayo” yang berasal dari Aceh Tengah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kopi Gayo ini tidak hanya jadi minuman utama di Starbuck Caffe, Caffe-Caffe lainnya tapi juga hampir di sebagian besar rumah tangga di Belanda, Belgia, Luxenburg, Australia, Kanada, Jerman, Inggeris, Prancis, Hongkong dan Jepang, jadi pilihan utama waktu minum Kopi.
Nik’matnya minum Kopi Gayo, sudah “melegenda” di tanah air maupun di belahan dunia lainnya. Kopi Gayo yang umumnya jenis Arabika ini mampu meraih Juara Pertama Kopi Indonesia di Indonesia belum lama ini saat digelarkan Lomba Minum Kopi di Denpasar Bali, dengan mengalahkan Kopi Toraja, Kopi Papua Wamena, Kopi Jawa, Kopi Sumatera Mandailing, Kopi Bali Kintamani. Juri memutuskan Kopi Gayo yang menyabet Juara I karena citarasa dan aromanya yang luar biasa.
Sekitar lima puluh persen lebih produk Kopi Gayo dari Aceh Tengah ini masuk ke “Negeri Paman Sam” itu. Sisanya diekspor ke Negara-negara di kawasan Eropa dan Asia. Hanya sedikit yang diserap pasar domistik.
Kopi Gayo dengan kadar air empat belas persen jenis premium, menempati harga tertinggi dibeli oleh pengusaha kopi dari Manca Negara. Kini dengan nilai tukar dollar AS yang cukup tinggi, harga Kopi Gayo juga meningkat tajam. Saat harga Kopi produk Bumi Aceh Tengah ini mencapai USD 9 per kilogram, eksportir Kopi di Takengon, termasuk Koperasi Baburrayyan, tidak bisa memenuhi kontrak ekspor ke buyer-buyer di luar negeri.
“Koperasi kami menandatangani kontrak dengan harga kopi Gayo senilai USD 3 per kilogram. Ketika harga Kopi dunia melonjak dan di Aceh Tengah menjadi USD 9 per kilogram, kami terpaksa menghentikan ekspor selama 3 bulan menunggu harga kopi kembali turun. Menunda ekspor ini tidak membuat koperasi kami kena denda, sebab termasuk klausal perjanjian dengan buyer luar negeri. Hanya ini yang bisa kami lakukan karena kami sendiri tidak mengikat kontrak dengan petani kopi di sini,” tutur Rizwan Husin, Direktur KBQ Baburrayyan Takengon Aceh Tengah kepada Surabayawebs.com saat mengunjungi koperasi ini bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Adyan, SE belum lama ini.
Diakui Rizwan, pihaknya sulit mengikat kontrak dengan petani. “Karena petani kini sudah pintar. Pengetahuan mereka tak kalah dengan kami berkat internet melalui fasilitas internet kecepatan tinggi Speedy produk Telkom. Petani tidak mau terikat kontrak, mereka menjual biji kopinya sesuai dengan harga pasar,” tutur Koperasi yang mampu mengekspor sekitar 2000 ton per tahun biji kopi ini.
Pada sisi lain, produk Kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, stagnan sebab sampai 2010 tercatat tanaman Kopi yang belum menghasilkan seluas 3..801 hektar dengan luas areal mencapai 48.001 hektar. Melibatkan 33.100 Kepala Keluarga (KK). Produksi per tahun sekitar 27.777 ton. Dengan rata-rata produktivitas per tahun per hektar 725 Kg. Dari luas areal kebun Kopi ini terdapat 3.700 hektar tanaman tua yang rusak yang sangat minim hasil petiknya.
Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Adyan, SE, potensi pengembangan tanaman Kopi di daerahnya mencapai 39.366 hektar. “Rendahnya produktivitas Kopi ini karena banyak pohon yang sudah tua dan tenaga pemetik yang minim di Aceh Tengah ini,” akunya.
Padahal, katanya, tenaga penyuluh telah berkali-kali melakukan penyuluhan tentang cara menanam di tengah-tengah pohon pelindung dan hendaknya memetik buah kopi yang betul-betul sudah matang berwarna merah ranum, jangan memetik yang masih hijau.
“Tapi masih banyak petani yang kami sebut sebagai pengusaha Kopi ini tidak mengindahkan penyuluhan. Mereka lupa bahwa memetik kopi yang sudah matang tersebut dapat meningkatkan hasil perkebunan Kopi mereka. Karena Kopi inilah jika dijemur dengan panas matahari dan kadar airnya empat belas persen, memilki harga tinggi pembeli manca Negara,” tuturnya.
Dengan pola tanam yang sesuai petunjuk Dinas Perkebunan dan kehutanan Aceh Tengah, diungkapkan Adyan, akan lebih meningkat hasil panen Kopi Gayo di daerahnya. “Bisa mencapai 4,5 ton per tahun hasilnya. Hasil panen yang menggembirakan petani Kopi ini tentunya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sendiri yang kini hanya sekitar Rp.3 miliar per tahun. Itu harapan kami, ” katanya.
Dalam upaya memenuhi permintaan Kopi organic dunia khusus Amerika Serikat, Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Aceh Tengah ini bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) PBB melalui Snotainable Economic Growth for Aceh, dalam waktu dekat ini akan membantu petani dengan 1.000 ekor sapi.
Tujuannya, dari se ekor Sapi menghasilkan sekitar 4 Kg per hari. Lalu jika sebulan dihitung 24 hari, maka akan dihasilkan setahun 364 hari dikalikan 4 Kg kotoran sapi. “Bantuan Sapi secara bergulir itu akan mempercepat hasil Kopi organic. Karena kini buyer luar negeri hanya mau menerima kopi organic yang memang aroma dan citarasanya berbeda dibandingkan kopi non organic,” jelas Adyan.
Menyangkut Upah petik, diungkapkan Pakcik Kardjono, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Takengon Aceh Tengah, cukup bagus, Rp.12.500 per kaleng Khong Guan 5 Kg-an. “Namun tenaga pemetik yang memang sedikit di Aceh Tengah ini. Oleh sebab itu jika musim panen tiba, kami sekeluarga bersama saudara-saudara lainnya saling bantu membantu memetik Kopi,” jelas Pakcik Jhon panggilan akrabnya yang memiliki kebun Kopi di sekitar rumahnya di Pai Tumpi Takengon. Dia juga menyediakan sejumlah bibit tanaman, seperti Duren Montong, Kopi, jeruk peres, Terong Londo dan jenis tanaman kerasnya lainnya
Baik Pakcik Jhon maupun Bang All suaminya Kak Atiek, mengakui, jika tengah panen, agak kewalahan juga karena kekurangan tenaga pemetik. Mereka terpaksa minta bantuan saudara atau keponakan. “Alhamdulillah, pemetikan dapat dilakukan dengan baik,” papar Bang All yang memiliki kebun Kopi tak jauh dari rumahnya di Pai Tumpi Takengon.
Jika Pakcik Jhon mengakali pemupukan tanaman kopi yang aman bagi manusia dengan menyebarkan kertas-kertas bekas di kebunnya agar menjadi hancur dan memupuki tanaman Kopinya, maka Bang All memelihara sejumlah Sapi yang dilepaskannya secara bebas di kebun Kopinya seluas sekitar 1 hektar. “Kotoran Sapi itu langsung menjadi pupuk bagi tanaman Kopi, Abang,” kata pensiunan PNS ini. Untuk menambah menu bagi Sapi-Sapinya itu agar sehat dan gemuk, Bang All seminggu tiga kali membeli ampas tahu.
Di Kabupaten Aceh Tengah yang dikenal sebagai sentra produksi Kopi Gayo yang terkenal ke seluruh dunia ini emiliki 31.212 anggota Kelompok Tani. Hampir di setiap sudut lahan ditanami Kopi. Tanaman yang menjadi incaran buyer-buyer luar negeri ini sejarah panjangnya sejak jaman Kolonialis Belanda. Karena itu Kopi Gayo sangat terkenal di “Negeri Kincir Angin” itu.
Kota Takengon yang terdapat sebuah danau besar bernama Danau Laut Tawar ini dinginnya seperti di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memang cocok untuk tanaman apa saja. Terutama Kopinya yang sudah mendunia. Selain Kopi Arabika, di sini juga dapat ditemui tanaman Kopi Robusta. Pabrik Kopi juga banyak terdapat di sini.
Dengan pembangunan infrastrukrur jalan yang luar biasa cepatnya di daerah ini bukan saja membuat Takengon kini “sangat pesat” pembangunanya. Jalan-jalan yang melingkari “Kota Sejuk” ini juga mempermudah petani memelihara, memanen dan mengakut hasil Kopinya ke lokasi-lokasi pengepul seperti Zulaika, KBQ Baburrayyan, Indocofie atau dibawa ke Medan dan Jakarta untuk dikemas menjadi merk Kopi yang terkenal di negeri ini.
“Kami membangun jalan-jalan ini dengan Anggaran Pembanguan dan Belanja Daerah sendiri, secara bertahap kami selesaikan pekerjaan yang disesuaikan dengan anggaran yang ada. Tahun 2012 mendatang, Insya Allah jalan-jalan tembus yang melingkari kota Tekengon, termasuk jalan yang memutari Danau Laut Tawar, akan sudah diaspal semua. Sehingga memudahkan masyarakat melakukan aktivitasnya sehari-hari dan wisatawan domistik serta manca Negara, semakin nyaman jika berkunjung ke daerah kami,” ungkap Bang Jasman dari PU Kabupaten Aceh Tengah.
Takengon sebagai Ibukota Aceh Tengah di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam ini tengah giat membangun dan bersolek. Kini kota ini sangat jauh berbeda dengan penampilannya 20 tahun lalu. Dulu tidak ditemui jalan dua arah yang dilengkapi lampu-lampu penerangan jalan. Kini jalan dua arah itu banyak didapati di berbagai sudut kota yang menjadi buah bibir pendatang maupun yang berasal dari daerah ini yang menetap di Pulau Jawa akibat konflik lalu.
Tak sedikit pendatang maupun yang tadinya hijrah ke Pulau Jawa kini kembali ke Takengon. Rumah-rumah bagus dengan arsitektur yang indah seperti yang terdapat di Jakarta atau Bandung, juga ikut menambah semarak kota ini. Namun daya tarik Kopi Gayo yang menyebabkan mereka menetap di kota yang dingin dan sejuk ini. Menjadi petani kopi, merupakan pilihan utama selain berdagang. Karena itu kedai-kedai Kopi mulai bertumbuhan di kota ini seperti di Banda Aceh.
Duh nik’mat dan nyamannya Kedamaian itu selepas konflik, sambil menyeruput Secangkir Kopi Gayo. Lalu membuka Latop melalui fasilitas Speedy Wifi Telkom di Kedai Kupi di Takengon Aceh Tengah sambil melirik kejadian di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia yang “hiruk-pikuk” dengan obrolan kaki lima : “ Timnas Keok 2-3 dari Qatar dan Reshuffle Kabinet”. Wah !?
FASILITAS SPEEDY WIFI MENARIK MINAT PENGUNJUNG KEDAI KOPI DI BANDA ACEH
LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO
ACEH - SURABAYAWEBS.COM
“Pengguna internet kecepatan tinggi paling besar ARPU tiap bulannya di Indonesia yang tercinta ini hanya di Banda Aceh. Hampir semua Kedai Kupi yang jumlahnya ribuan, menggunakan Speedy wifi untuk menarik pelanggannya,” tutur Asep Tatang Manager Purel Customer Telkom Jawa Barat yang pernah bertugas di Banda Aceh.
Mendengar cerita Asep Tatang yang merupakan putra Asgar (Asal Garut) Jawa Barat yang kini tengah menunaikan ibadah haji bersama isterinya itu aku begitu sangat “penasaran”. “Yang bener, Kang. Pasalnya, aku selama ini tahu bahwa pelanggan Speedy dengan ARPU paling tinggi adalah Makasar Sulawesi Selatan,” ujarku mencoba membantah.
Karena aku pernah menulis berita di media online tempat aku bekerja Surabayawebs.com atas penjelasan langsung Manager Area CR Telkom Makasar waktu itu Pak Umam yang kini di Semarang Jawa Tengah bahwa Makasar merupakan pelanggan Speedy dengan pembayaran tiap bulannya (ARPU) tertinggi di Nusantara ini.
Ternyata memang tidak terlalu salah pengetahuanku tentang ARPU Speedy ini. Makasar Sulsel menempat posisi pertama ARPU Speedy plus telepon tetap. Sementara Banda Aceh menyabet posisi ke tujuh. Tapi untuk pelanggan Speedy, Banda Aceh yang berpenduduk sekitar 224.000 jiwa menyumbangkan ARPU terbesar ke kocek operator telekomunikasi kelas dunia PT.Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk.
Oleh sebab itu aku mencoba mencari sponsor yang bisa membiayai perjalanan ke Ibukota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Akhirnya, Pak Tri Jatmiko yang menjabat Senior GM Customer Telkom Wilayah Barat, menyetujui keberangkatanku ke Banda Aceh.” Tapi ongkosnya hanya sampai di Medan, Pak Erry,” ujar mbak Ninong yang menempati posisi Sekretaris Customer Telkom Wilayah Barat seminggu sebelum aku berangkat ke “Negeri Serambi Indonesia” itu.
Biaya yang secukupnya sampai Medan itu membuat aku menghitung-hitung. Setelah berpikir sejenak, akhirnya aku menyetujui. Juga aku menyetujui isteriku Elly Suryati untuk ikut karena ibunya anak-anakku ini merupakan puteri asal Takengon Aceh Tengah. Tentunya terpaksa menggunakan dana tambahan dari tabunganku di Bank Mandiri.
Untuk berhemat, aku menggunakan angkutan travel L-300 dari Medan ke Banda Aceh. Selama di Banda Aceh, aku dan isteriku menginap di rumah saudaraku Mahdi di Perumahan Villa Citra Chik Dipineung Banda Aceh. “Duh, kesampaian juga harapan dan cita-citaku mengunjungi Banda Aceh pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami di “Negeri Cut Nyak Din” itu,” kata hatiku sesaat pesawat Lion Air tepat pukul 14.00 WIB membawa kami dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tangerang Banten menuju Bandara Polonia Medan Sumatera Utara, Sabtu 24/9.
Tiba di Medan sekitar pukul 16.20 WIB, kami dijemput saudara kami Ilham dan langsung menuju rumah Makpun Anwar, orang tuanya Ilham di Jalan Pembangunan III Galugur Darat Kota Medan. Sementara itu Anom putrinya Makpun sudah mencarikan angkutan travel ke Banda Aceh, malam itu juga. Usai menunai sholat Magrib dan sholat Isa, kami berangkat ke Banda Aceh melalui jalan raya yang relative mulus.
Pukul 10.00 WIB esoknya Minggu 25/9 kami tiba di rumah saudara kami Mahdi-Ayuk-Ata di Perumahan Villa Citra Chik Dipineung Banda Aceh. Seharian, kami gunakan untuk istirahat karena begitu melelahkannya perjalanan darat dari Medan ke Banda Aceh. Pinggang ini terasa sangat pegal.
Hari Senin 26/9 mulailah aku berpetualang bersama adekku Mahdi menyinggahi Kedai-Kadai Kupi yang sebagian besar menyebutkan dirinya Caffe. Sayang malam itu bukan malam minggu. Menurut Mahdi kalau malam minggu, Kedai-Kedai Kupi itu penuh sesak dikunjungi manyoritas anak muda sambil membuka lattop (computer jinjingnya) bersantai-santai mengakses internet lewat facebook atau twitter mengunjungi sahabat atau teman-temannya di belahan dunia lain di Eropa, Amerika maupun di Jepang dan China. Termasuk di negeri sendiri, Indonesia.
Speedy wifi yang disediakan gratis oleh sponsor seperti rokok Sampoerna, Gudang Garam dan Djarum Kudus itu betul-betul merupakan daya tarik bagi kawula muda Banda Aceh terutama yang tengah menuntut ilmu di Universitas Negeri Syah Kuala. IAIN Ar Raniry, Universitas Muhammadyah, Universitas Serambi, Politehnik Negeri Aceh di kota yang sangat kental “nuansa islamnya” ini.
Apalagi di Banda Aceh ini tidak terdapat satupun gedung bioskop seperti di Medan. Artinya, hiburan generasi muda anak bangsa di sini selain mengunjungi Pantai Ulee Lheue, menyaksikan matahari terbenam sambil melahap jagung bakar, memang paling asyik berSpeedy-ria di Kedai-Kedai Kupi sambil mengakses dunia maya dan minum kupi yang hangat nikmat beraroma khas kupi Gayo.
« Kalau sudah duduk berarti minum kopi dan mencicipi makanan ringan yang disajikan KedaI Kupi, » jelas Mahdi.
Kawula muda ini bisa berjam-jam bermain di dunia maya. Mereka nampak sangat asyik bercengkerama sambil bergurau, minum kupi yang disajikan dalam cangkir kecil dan melahap makanan ringan atau kacang goreng yang gurih. Harga secangkir kupipun tidak terlalu mahal, Cuma Rp.5000,-an.
Menurut seorang mahasiswa Syiah Kuala Banda Aceh, M.Ridwan yang kami temui di Caffe De’Helsinki di Simpang Lima di Ibukota Provinsi NAD itu mereka mencari informasi melalui internet, tentang apa saja yang bermanfaat bagi kepentingan studi mereka.
« Kalau bulan tua seperti sekarang ini kami main kemari sambil mengakses internet melihat apa yang menjadi isu nasional maupun internasional. Tapi kami tidak mengakses sajian porno di dunia maya ini. Namun kami tahu banyak ragam informasi. Termasuk pernyataan Wagub Aceh yang mengatakan sekitar 20.000 warga Aceh pindah agama. Ini kan sangat memprihatinkan,” tuturnya kemudian.
Caffe De’Helsinki yang buka sejak pukul 10.00 WIB itu sama seperti Kedai-Kedai Kupi lainnya seperti Yellow Caffe, Corner Caffe yang berada di Simpang Lima Banda Aceh, jika bukan malam minggu, memang agak sedikit sepi pengunjungnya. Lebih sepi lagi Kedai Kupi yang tidak menyediakan Speedy Wifi. “Gak lakulah kalau gak ada Speedy wifi,” ungkap Mahdi saudaraku yang selalu menemani mengunjungi Kedai-Kedai Kupi di Banda Aceh.
Bahkan di Banda Aceh dengan Masjid Raya Baiturahman di mana saat tsunami terjadi mayat-mayat bergelimpangan, terdapat Kedai Kupi khusus kalangan birokrat, teknokrat, legislative, pengusaha dan eksekutif terkemuka dari Aceh maupun yang berdatangan dari kota-kota lain seperti dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya atau dari Makasar. Sayangnya waktu yang mepet, tidak menyempatkan aku mengunjungi Caffe yang harga secangkir kupinya cukup mahal tersebut.
Bukan Banda Aceh jika tidak ada Kedai-Kedai Kupinya. Sama halnya, bukan kota Banda Aceh kalau gak ada Mesjid Raya Baitulrahmannya. Dan, jangan coba-coba mencari Caffe Starbuck di kota ini. Gak bakalan ada. Sebab kalau pun ada, gak bakalan laku. Kalah bersaing dengan Kedai-Kedai Kupi yang menyajikan Kopi Gayo yang beraroma luar biasa sedapnya. Sementara Starbuck di seluruh belahan dunia ini kopinya adalah kopi Gayo yang berasal dari Aceh Tengah.
Adanya Warung-Warung Kupi yang juga memasang Speedy wifi, membuat pendapatan Telkom Customer Area Aceh cukup “menjanjikan”. Hal ini diakui Manager Telkom CS Area Aceh Muhammad Salmi. “Alhamdulillah dengan ARPU rata-rata Rp.242.000 per bulan termasuk rekening bulanan telepon tetap, kami menempati posisi ke tujuh ARPU se Indonesia dari 69 area yang ada dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya kemudian.
Dengan prediksi pelanggan Speedy mencapai sekitar LIS 15.000 sampai akhir tahun khusus di Banda Aceh, diharapkan pemasaran internet kecepatan tinggi produk andalan Telkom ini bisa mencapai di atas 100%. “Tugas kami menjual Speedy sebanyak-banyaknya,” tegas Salmi. Penduduk Aceh sekitar 4,5 juta jiwa dan Banda Aceh memiliki 224.000 penduduk.
Namun diakuinya, karena bagian lain yang mengatasi kerusakan, agak repot juga. Tingkat gangguan masih di atas 5%. Hal ini karena adanya proyek-proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan baru, pelebaran jalan. Galian-galian itu yang menjadi gangguan bagi Telkom di Aceh. Khususnya di kota Banda Aceh.
“Di jaringan akses, musuhnya adalah kualitas. Dulu jika ada kabel telepon rusak kena galian tanah, PU menggantinya. Tapi kini PU tidak lagi memberikan ganti ruginya. Musuhnya di Aceh ini adalah kualitas, bukan competitor seperti di Jakarta, Bandung atau di Surabaya,” jelas Salmi.
Di Aceh, cost akibat kerusakan sangat tinggi. Pasalnya setiap kerusakan yang ditimbulkan dari galian jalan, Telkom harus memindahkan kabelnya sendiri. “Agak repot juga di Aceh ini,” akunya pula. Terlebih, katanya, jika Gubernur Aceh menanyakan, berapa banyak mitra binaan UKM yang dibantu permodalan di Aceh atau “orang pertama” di Serambi Indonesia itu menanyakan proyek-proyek bina lingkungan apa saja yang sudah dan akan dilakukan Telkom di Aceh.
“Saya bingung menjawabnya karena manager CDC berada di Medan. Di Banda Aceh ini Cuma ada Asmannya saja. Idealnya Asman CDC di Ibukota Propinsi Nangroe Aceh Darussalam ini berada di bawah Manager Area CR Telkom Aceh bukan di Medan ,” katanya penuh harap dan penuh kejujuran yang hakiki serta masuk akal.
Keterbatasan personil di Banda Aceh membuat pemasaran kurang aptimal dan hal ini merupakan tantangan. Namun dalam “keterbatasan itu” Telkom Area Aceh mampu meraih posisi ARPU ke tujuh dari 69 area se Indonesia. Posisi ARPU gabungan Speedy dan Wireline ini posisi pertama diraih Makasar, Ke dua, Jayapura, ke tiga Sumut, ke empat Denpasar, Ke lima Jakarta Utara, ke enam Pare-Pare dan ke tujuh adalah Banda Aceh.
Akan tetapi dengan semakin akrabnya Speedy di masyarakat di tanah air, bahkan di Takengon Aceh Tengah dari puluhan Kedai Kupi, kini terdapat Kedai Kupi Batas Kota dan Central Kupi yang menggunakan Speedy Wifi untuk para pengunjungnya. Insya Allah target operator telekomunikasi terkemuka ini untuk menggaet 4 juta pelanggan akhir tahun 2012 akan berhasil. Semoga Telkom tetap jaya. Amien !
BELUM SAATNYA THE COACH DIFINALTIKAN PERLU PENILAIAN LEBIH LANJUT
Penulis Murhan Ramly. SE
Wartawan & Humas Kahmi DKI Jaya.
TIM PSSI Yang mewakili Benua Martim bernama Indonesia, setahap demi setahap memunculkan pro dan kontra seusai laga yang di langsungkan , dengan nilai kurang pantastik. Kekalahan , dari tim Negeri Khomeni, kemudian gagal menghadapi tim Bahrain, kalah 2-0, kini menjadi permasalahan di tubuh menejmen PSSI.
Hasil kerja berat dari menejmen pemerintah,dalam hal ini Menegpora yang merupakan induk PSSI, demi sebuah target prestasi di ajang elit dunia pada bidang Sepak Bola, yang di atur oleh FIFA itu , berat untuk diukur kemampuan tim Merah Putih, yang secara general adalah milik bangsa Asia , yang akan dipersiapkan oleh organisasi pesepak bola di tingkat Asia sebagai wakil untuk mengisi lowongan pada group negara yang resmi menjadi peserta Olympia Foot Ball di World Champion, kedepan.Nantinya.
Dengan hasil apa adanya , setelah melalui kekalahan, kembali tim asuhan WIM akan dituntut memaksimalkan sisa laga yang akan dihadapi pada beberapa tournament yang akan datang.
Seusai dua laga itu , ia harus di konfrontir oleh player dan mantan pelatih sebelumnya , yang menilai pola permainan PSSI belum bisa di nilai Capable unt meningkatkan posisi pada laga selanjutnya menuju taon 2014.
Adalah hal biasa , manakala pelatih , boleh saja marah dan mengingatkan kepada player , ketika terjadi desakan dari publik atas kekalahan menuju prestasi yang dinanti oleh publik bola.Di RI.
Dalam sekian lama PSSI mengalami ” an stabil “ pada prestasi dikawasan Asean , bagi pecandu olahraga ini, adalah hal yang biasa. Faktanya , selama ini, penggemar PSSI tak pernah memudar expectasinya demi prestasi SDM sepak bola di tanah air hingga kedepan nantinya.
Meskipun kekalahan demi kekalahan yang harus diterima. Dengan tekad bahwa ” Kekalahan itu, bukanlah untuk Kalah”. Tapi jalan menanti, untuk meraih kemenangan.Pada level yang lebih wahid.
Atas peroblem kekalahan itu, ada banyak masukan dan keritikan untuk Coach bernama Wim itu. Sebenarnya untuk dipahami , ada apa dibalik kekalahan itu ? …. Dari timnas Bahrain. Sementara pola permain tim Bahrain itu , ada dibawah standard pemain PSSI pada saat beradu aksi dilapangan hijau di Senayan, Jakarta.
Fakta lainnya , ketika Iran, kita hadapi justru ada lebih surfive pada pola permainan tim Merah Putih. Meskipun kita kalah 3-0.
Ketika kita menjamu tim Bahrain , sepertnya bola-bola yang sempat bobol ke pengawaan Markus H, jg tidak begitu dinikmati oleh tatapan mata dari puluhan ribu penonton yang menyaksikan. Bahkan gol yang tercipta oleh tim lawan itu, sepertinya tidak terencana dengan baik tapi bisa menjebol gawang PSSI. Aksi yang terjadi yang dimainkan oleh lawan, ketika mereka melakukan umpan- umpan dari pemain ke pemain dilini belakang hingga ke tengah, dengan trik untuk memancing barisan pertahanan PSSI untuk dibelah , sehingga terjadi serangan yang kemudian, sempat di hadang oleh pemain belakang PSSI , namun pertahanan kembali gagal, kemudian barisan belakang PSSI diserang, lalu, bola tergiring ke posisi bak kiri PSSI , yang sempat di blok dengan memantulkan bola kedepan , sayang pemain ” Wing Kanan ” tim tamu , lebih cepat menguasai bola dan seketika menyambar bola dan menggiring masuk kesekitar area garis pinalti dengan tembakan keras dari sudut kanan maka tercipta gol di awal babak pertama.
Pendukung Timnas sendiri yang menyaksikan , gol dibabak awal itu , seakan tidak percaya, ketika gol pertama yang menjaring kegawang Markus H.
Pada The Second Gol, juga demikian, pertahanan belakang yang ingin memasang perangkat off side , tapi hal itu ,gagal lalu kemudian dimamfaatkan oleh penyerang lawan, yg lebih cepat mengusai dan merebut bola sehingga terjadi gol. Dapat di saksikan, gol-gol itu sebenarnya tidak harus terjadi. Dari gol kedua yang terjadi itu, penonton serempak kecewa dengan membakar kembang api dari semua lini, di tambah lagi lemparan benda-benda kepada timnas Bahrain , termasuk tribun bawah dihujani lemparan. Belum lagi suara trompek yang begitu kencang hingga pemain dan offcial dari timnas Bahrain , keluar dari lapangan. Dan pertnadingan di stop , untuk sekian menit. Hal ini merupakan kerugian bagi Timnas Indonesia. Yang sudah kalah dan kehilangan konsentrasi karena terjadi teror dari penonton.
Dengan kekalahan itu, sebenarnya supporter hanya ingin melihat ada kemenangan. Namun karena lain hal, maka faktanyapun lain dan membuat kecewa bagi publik hingga ke jajaran menejmen PSSI. Yang kini , sedang mencari solusi atas kekalahan itu, sebelum menghadapi sisa laga kedepan.
Karena urusan menang , pelatih adalah harapan bagi menejmen PSSI, untuk mengarsiteki kemenangan itu, nantinya. Namun perlu dipahami , bahwa , apakah karena Wim, masih baru , atau player yang memang masih berprestasi , rumit untuk di katrol , mengapa demikian . Bisa jadi, karena selama ini, mantan pelatih dengan backround pemain elit dunia yang pernah dikontrak di PSSI , hanya silih berganti menukangi SDM bola di Indonesia, dengan catatan dan hasilnya pemain belum bisa stagnan prestasinya. Alias prestasi di kawasan Asean tidak terdengar. Sementara jajaran terkait ketika timnas gagal justru terbawa arus “ Saling Berseteru Dalam Kekalahan “. Sementara publik penggemar bola, panas dingin menilai prestasi Player PSSI. Pada saat ini.
Jadi ,masalah pelatih, setelah kekalahan dari tim negara lainnya menuju kualifikasi Piala Dunia, terbaiknya adalah ” pelatih jangan di ganggu dulu ” itu my opinion , kan masih ada kontrak kinerja untuk melakukan pemebenahan. Dalam memperbaiki pemain yang sudah dipersiapkan selama ini. Meskipun ada konflik yang terjadi antara pemain dan The Coach. Mr. WIM.
Yang harus dibenahi menuju etape selanjutnya , kemampuan Player dalam berbagai aspek perlu di tata rapi lagi , bukan pada persoalan menejemen PSSI. Mengapa ? karena jajaran PSSI selama ini, full supporting untuk membangun SDM sepak bola yang lebih piawai menuju pemain yang professional.
Sementara yang paling tidak dipahami oleh banyak kalangan termasuk pecandu olah raga ini, “ susahnya di prediksi style player yang ada sekarang ini “ , tidak stagnan pola permainannya. Kadang kelewat panas dan terukur, tapi seketika hilang pada lain laga.
Sebelum kejuaran dalam menghadapi Tim Bahrain pada tanggal 06/09 selasa lalu , dapat dikatakan dukungan untuk menang , berada pada sikon yang signifikan. Tapi ketika disaksikan , dari menit ke menit nampak serangan dari lini bawah, tidak terselesaikan oleh tim eksekutor yang berada di front. Sementara pemain yang berposisi Centraf ( Tengah) juga kurang mampu melakukan imfrovisasi antar sesama pemain dan memudahkan tim lawan membendung area bebas tembak.
Penggantian pemain , juga tidak seirama ketika Bambang P, diganti oleh Haryanto sementara pemain naturalisasi tidak diturunkan untuk memperbaiki kekompakan dalam menguatkan kehausan Gonzales untuk mencetak gol. Dilini ” Wing Kanan ” ,ada Boaz, dari tampilan nya , ada kurang PD, saat menguasai bola , sehingga hanya mampu menggiring hingga area garis pinalti.
Dari teknik adu dobrak dan tackling hampir semua pemain melakukan dengan cermat demi menghindari ganjaran sanksi kartu.
Saat Firman U, diganti juga kelihatan melemahnya permainan untuk mendukung BP dan El Loco dalam beradu taktis didepan gawang Timnas Bahrain. Pada sisi lain yang diperankan oleh Nasuha, mengalami kejang kaki, ini merupakan persoalan psycal yang menurun daya tahannya untuk bermain full power selama 90 menit.
Kalau dikalkulasi daya gempur ketika itu, ada penurunan daya tahan. Memang soal stamina itu, sebenarnya pemainlah yang lebih tau, dalam menjaga kebugarannya terkait dengan profesiioanalnya. Dan menjadi tanggung jawab individu player, karena mereka sudah disupport oleh menejemen PSSI, jadi bukan kepada siapa-siapa yang harus bertanggung jawab atas kedisiplinan pemain menjaga stamina. Apabila soal stamina tidak stagnan ketika berlaga.
Menejemen PSSI sudah maksimal mempasilitasi dalam segala sikon untuk kemajuan SDM Bola di Negeri ini. Sementara Coach yang selama ini diberi mandat untuk memperbaiki kemampuan pemain dalam membangun strategi dan taktis termasuk cara-cara yang exellent untuk bermain adalah urusan bagi sang Pelatih. ( The Coach ).
Dari sekian pelatih Timnas PSSI, selama ini menurut pengamatan saya, sepertinya kewalahan mencari format yang bisa bertahan lama sebagai style permainan tersendiri bagi pemain PSSI.
Bahkan pelatih nampak kewalahan , sejaK dari Riedle A kemudian dilanjutkan oleh WIM hasilnya, berseturu dalam menerima kekalahan.
The Coach MR. WIM, saat sekarang sebagai arsitek menuju laga selanjutnya , harus BISA meramu menu , yang sesuai dengan tipe pemain Orang Indonesia, yang tidak disiplin menjaga Stamina, dalam bahasa sederhananya, menu apa , yang cocok bagi SDM bola di negeri ini.
Bukankah ? ……selama ini, setelah era taon 30 an , infrastruktur PSSI perlahan terbangun dari berbagai kompetisi hingga terbentuknya LIGA professiional pada olahraga ini. Dan itu sudah terbangun ?. Saya pikir, untuk next laga, Player perlu di tanyai, atas amanah yg dipercayakan oleh The Coach , yg ditunjuk untuk meningkatkan prestasi pemain PSSI. Dalam hal ini Pelatih adalah The Man, yang di Hope oleh menejmen PSSI , untuk menguatkan tim Player menjadi juara yang diinginkan oleh publik. Sebagai Stake Holder yang memiliki saham supporitng untuk berlaga. Bravo PSSI. ( Kekalahan Bukan Untuk Kalah Tapi Menanti Menuju Kemenangan ).
BARU SEKARANG MENKO PEREKONOMIAN MENGATAKAN PROSES PERIJINAN BERBELIT MEMBUAT INVESTOR KABUR
LAPORAN : ARIES M. SAUGI
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
.birokrasi perijinan usaha di Indonesia merupakan fenomena jelek yang telah menghantui negara ini sejak dulu. Namun yang aneh baru sekarang pejabat setingkat menteri melontarkan pernyataan soal perijinan yang berbelit-belit tidak lama berselang setelah vendor sekaligus operator telekomunikasi BlackBerry pindahkan pabariknya ke Malaysia
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, proses birokrasi perijinan yang dirasakan masih terlalu lama dan berbelit-belit menjadi hambatan utama kemudahan berusaha bagi para investor yang memiliki minat untuk berinvestasi di Indonesia.
“Kita sudah antisipasi, dari sembilan kemudahan berusaha di tanah air kita, rangking yang paling menjadi `concern` itu adalah birokrasi serta kepastian hukum,” ujarnya saat ditemui seusai rapat koordinasi di Jakarta.
Hatta menambahkan pemerintah telah berupaya untuk membenahi masalah birokrasi terkait pelayanan publik ini, namun waktu yang ada sangat terbatas untuk melakukan pembenahan secepat mungkin.
“Birokrasi kita perbaiki, birokrasi dipercepat, cuma memang kita berlomba dengan waktu. Kita inginkan adanya kepastian pelayanan publik yang tidak bertele-tele,” ujarnya.
Selain itu, masalah krusial lainnya yang saat ini belum bisa dibenahi oleh pemerintah terkait kemudahan berusaha adalah permasalahan infrastruktur dasar.
Untuk itu, Hatta mengharapkan beberapa proyek pembangunan yang masuk dalam Masterplan Percepatan Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) segera dipercepat realisasinya.
“Kita sudah tahu apa yang akan kita kerjakan. Kita sedang ngebut dengan MP3EI, dan itu bukan omong kosong. Tanjung Priok akan kita kebut, kereta api double track seluruh Jawa tahun 2013, circle line kita kasih penugasan dengan Keppres. Kemudian Perpres tentang PPP kita perbaiki, sekali tender langsung putus,” ujarnya.
Ia mengharapkan pembenahan infrastruktur dapat dilakukan secepat mungkin, apalagi pemerintah telah memberikan beberapa fasilitas insentif perpajakan sekalipun hal tersebut bukan menjadi faktor utama yang dapat mengundang minat investor untuk berusaha di Indonesia.
“Pajak insentif itu malah bukan sesuatu yang utama. Jangan nanti kita yang mana gatal, yang mana kita garuk. Jadi `battle` kita untuk infrastruktur dan pelayanan publik. Jangan apa-apa minta tax holiday atau tax allowance. Oke itu ada tapi itu bukan utama dalam pertimbangan investor,” kata Hatta.
Sementara dalam menanggapi peringkat daya saing terbaru 2011-2012 yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF) dimana peringkat Indonesia ternyata turun dua peringkat dari posisi 44 menjadi 46, Hatta mengatakan hal tersebut terjadi karena mungkin saja daya saing negara lain mulai meningkat.
“Saya belum mendalami. Bisa jadi daya saing negara lain lebih menguat, kita menguatnya pelan sehingga tersalip, atau bisa juga karena ada beberapa indikator yang membuat itu (menurun peringkatnya),” katanya.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu tidak terlalu mengkhawatirkan penurunan peringkat daya saing Indonesia karena penurunan dua posisi tersebut tidak terlalu signifikan.
Menurut dia, pemerintah harus fokus untuk membenahi apa yang menjadi kelemahan dalam kemudahan berusaha bagi para investor sehingga peringkat daya saing Indonesia kembali meningkat.
“Sekarang yang kita harus lakukan adalah kita lihat turun di mana. Kalau turunnya di infrastruktur ya itu sudah kita lakukan di MP3EI. Jadi saya rasa yang penting kita terus mengerjakan PR kita untuk meningkatkan daya saing investasi,” ujar Mari Elka.ANT
PSSI PADA LAGA SELANJUTNYA TINGKATKAN ENDURANCE
Penulis adalah Wartawan dan Humas Kahmi DKI Jaya.
TINGKATKAN ENDURANCE 90 to 250 MENIT, Meskipun PSSI kalah 3 - 0, dari tuan rumah Iran, banyak harapan untuk mengimbangi kekalahan itu. Apa yang saya ,terawang atas kekalahan itu, dari berbagai sumber berita , meskipun saya tidak melihat langsung.Tim Merah Putih berlaga.
Kemudian dari bahan - bahan itu, saya olah melalui terawanan saya. Yang pertama PSSI dari segi permainan ada kemajuan ,
faktanya adalah tim merah putih baru kemasukan setelah di second round , hal ini adalah bisa menjadi bahan uji materil dilapangan bahwa dibabak ke dua , baru gawang Markus H kebobolan.
Dari pendapat saya ini ,perlunya Coach dari negeri Kincir Angin, menilai asuhannya ada kemajuan karena mampu mengimbangi tuan rumah hanya kalah 3-0. Hal itu sudah baik, karena apa, Iran adalah tim yang sudah sering lolos hingga ke piala dunia. Jadi memang diatas segalanya. Tapi bukan karena itu. Kita tdk mampu untuk menaklukkan lawan pada event berikutnya.
Adapun beberapa alasan yang sempat terdengar dari kekalahan itu , saya pikir ini tidak terlalu menjadi pengaruh atau pengangan untuk dijadikan menjadi hambatan dikemudian event , hingga tim Red White, akan mampu lolos di kualifikasi benua Asia. Artinya kita
harus yakin , bahwa Indonesia akan ikut menjadi wakil Asia masuk di Zona Group , untuk mengisi lowongan di Piala Dunia Nantinya.
Memang hal ini masih impian, tapi dari impian itu, bisa jadi, menjadi ‘ true story ‘ in the next time. Bahwa world champion nantinya , akan kembali dihadiri oleh generasi pesepak bola , sama ketika jaman PSSI masih di taon 1930 an. Dan itu, bisa saja terjadi , dan tidak ada yang bisa menghalangi , apabila tim the Red White ‘ percaya dan yakin ‘ akan kemampuannya untuk mengahadapi lawan setangguh apapun.
Yang perlu dipelajari akan kemampuan tim sekelas Iran , adalah tim Iran itu ,sudah mampu masuk ke piala dunia mewakili Benua Asia. Ini modal utamanya. Sementara tim PSSI, baru menjajaki untuk bisa lolos. Ini menjadi tantangan tersendiri. Ingat, semua petarung yang akan mengejar prestasi biasanya tekanannya lebih tinggi dari pada yang sudah meraih prestasi. Jadi hal ini , merupakan
kekuatan tersendiri bagi tim merah putih.
Kekalahan di Iran itu, menurut saya, apalagi terjadi ketika di babak kedua , bisa jadi, ada merosot daya tahan pemain yang belum mampu bertahan diatas 90 hingga 250 menit , sehingga ketika adu kecepatan, adu dobrak, adu menghindari kepungan dan
hadangan pada second round , termasuk menurunnya daya, memberdayakan nalar karena support power/daya tahan ada menurun sehingga terhambatnya taktis untuk mengecoh lawan, menurun dan menjadi rapu karena penurunan daya tahan pemain disemua lini, depan ,tengah dan dibelakang sehingga gempuran lawan mampu membuka peluang untuk mencari titk bebas dan memamfaatkan peluang untuk mengoyak gawang Markus H.
Hal Ini menurt saya. Kalau mengenai tinggi postur lawan , ini tidak terlalu menjadi hambatan. Mengapa demikian karena memang SDM pesepak bola, dari Indonesia , sudah demikian adanya alias tidak terlalu tinggi. Hali ini tidak menjadi pnghalang di kemudian hari.
Memang untuk amannya, tim Indonesia, forever , adalah menguatkan daya tahan yang lebih dari 90 menit to 250 Menit, untuk mampu beradu di lapangan , dengan strategi, pemain depan , tengah dan belakang , siap menjajal semua posisi untuk menekuk lawan sehingga titik saran untuk mempermudah terbukanya peluang untuk menggiring bola hingga membuahkan hasil.
Dengan cara seperti ini, kita bisa mencuri gol. Apalagi menghadapi negara-negara sekelas Iran, Irak, China, Jepang , Korea dan negara asal Asia lainnya yang sdh pernah lolos masuk piala dunia sebagai perwakilan dari negara Asia.
Hanya saja , bagaimana Coach dan anak asuhannya , bisa percaya dan yakin , untuk mengahadapi lawan, tanpa harus dingin masuk kelapangan untuk bertarung. Alias panas ketika masuk kelapangan. Kekalahan dari tim Iran kemarin, bisa jadi , daya tahan dibabak kedua menurun sehingga , kemampuan nalar, menghindar dari kepungan dan keluar dari ancaman hadangan serta kecepatan mengungguli lawan melemah sehingga lamban , untuk membagi bola , dan kurang pas menggiring bola ke titik peluang mencetak gol , sehingga tidak mampu melesatkan bola ke gawang Iran.
Tentu yang diharap nantinya adalah Then Man Behind Menejemen sebagai peracik resep racikan dari tim menejmen terkait bersama Coach yang akan lebih jitu merancang untuk menerapkan ‘ menu strategi ‘ pada laga berikutnya.
Permainan Sepak Bola , adalah permainan yang menggiring bola bunder, yang memerlukan daya tahan, kemampuan nalar, kecepatan, menghindar dan dikejar untuk dihadang serta menggiring bola dan kemudian mengumpang kepada sesama tim yang berada dalam pengawasan lawan , perlu di kecoh untuk mencari peluang tembak, meskipun sikon dalam terhimpit.
Untuk memberdayakan semua itu, bertumpuh pada daya tahan yang harus full prima selama lebih dari 90 menit. Mengapa demikian karena untuk mempersiapkan ketika akan terjadi penambahan waktu, karena harus perpanjangan waktu, atau karena adu sudden death.
Menang dan kalah adalah hal wajar , pada setiap kejuaran. Tapi kekalahan bukan hal yang menjdi penghalang untuk tampil sebagai the Champion. Bravo PSSI. Go A Head.
PSSI PADA LAGA SELANJUTNYA TINGKATKAN ENDURANCE.
Murhan R. SE.
Penulis adalah Wartawan dan Humas Kahmi DKI Jaya.
TINGKATKAN ENDURANCE 90 to 250 MENIT, Meskipun PSSI kalah 3 - 0, dari tuan rumah Iran, banyak harapan untuk mengimbangi kekalahan itu. Apa yang saya ,terawang atas kekalahan itu, dari berbagai sumber berita , meskipun saya tidak melihat langsung.Tim Merah Putih berlaga.
Kemudian dari bahan - bahan itu, saya olah melalui terawanan saya. Yang pertama PSSI dari segi permainan ada kemajuan ,
faktanya adalah tim merah putih baru kemasukan setelah di second round , hal ini adalah bisa menjadi bahan uji materil dilapangan bahwa dibabak ke dua , baru gawang Markus H kebobolan.
Dari pendapat saya ini ,perlunya Coach dari negeri Kincir Angin, menilai asuhannya ada kemajuan karena mampu mengimbangi tuan rumah hanya kalah 3-0. Hal itu sudah baik, karena apa, Iran adalah tim yang sudah sering lolos hingga ke piala dunia. Jadi memang diatas segalanya. Tapi bukan karena itu. Kita tdk mampu untuk menaklukkan lawan pada event berikutnya.
Adapun beberapa alasan yang sempat terdengar dari kekalahan itu , saya pikir ini tidak terlalu menjadi pengaruh atau pengangan untuk dijadikan menjadi hambatan dikemudian event , hingga tim Red White, akan mampu lolos di kualifikasi benua Asia. Artinya kita
harus yakin , bahwa Indonesia akan ikut menjadi wakil Asia masuk di Zona Group , untuk mengisi lowongan di Piala Dunia Nantinya.
Memang hal ini masih impian, tapi dari impian itu, bisa jadi, menjadi ‘ true story ‘ in the next time. Bahwa world champion nantinya , akan kembali dihadiri oleh generasi pesepak bola , sama ketika jaman PSSI masih di taon 1930 an. Dan itu, bisa saja terjadi , dan tidak ada yang bisa menghalangi , apabila tim the Red White ‘ percaya dan yakin ‘ akan kemampuannya untuk mengahadapi lawan setangguh apapun.
Yang perlu dipelajari akan kemampuan tim sekelas Iran , adalah tim Iran itu ,sudah mampu masuk ke piala dunia mewakili Benua Asia. Ini modal utamanya. Sementara tim PSSI, baru menjajaki untuk bisa lolos. Ini menjadi tantangan tersendiri. Ingat, semua petarung yang akan mengejar prestasi biasanya tekanannya lebih tinggi dari pada yang sudah meraih prestasi. Jadi hal ini , merupakan
kekuatan tersendiri bagi tim merah putih.
Kekalahan di Iran itu, menurut saya, apalagi terjadi ketika di babak kedua , bisa jadi, ada merosot daya tahan pemain yang belum mampu bertahan diatas 90 hingga 250 menit , sehingga ketika adu kecepatan, adu dobrak, adu menghindari kepungan dan
hadangan pada second round , termasuk menurunnya daya, memberdayakan nalar karena support power/daya tahan ada menurun sehingga terhambatnya taktis untuk mengecoh lawan, menurun dan menjadi rapu karena penurunan daya tahan pemain disemua lini, depan ,tengah dan dibelakang sehingga gempuran lawan mampu membuka peluang untuk mencari titk bebas dan memamfaatkan peluang untuk mengoyak gawang Markus H.
Hal Ini menurt saya. Kalau mengenai tinggi postur lawan , ini tidak terlalu menjadi hambatan. Mengapa demikian karena memang SDM pesepak bola, dari Indonesia , sudah demikian adanya alias tidak terlalu tinggi. Hali ini tidak menjadi pnghalang di kemudian hari.
Memang untuk amannya, tim Indonesia, forever , adalah menguatkan daya tahan yang lebih dari 90 menit to 250 Menit, untuk mampu beradu di lapangan , dengan strategi, pemain depan , tengah dan belakang , siap menjajal semua posisi untuk menekuk lawan sehingga titik saran untuk mempermudah terbukanya peluang untuk menggiring bola hingga membuahkan hasil.
Dengan cara seperti ini, kita bisa mencuri gol. Apalagi menghadapi negara-negara sekelas Iran, Irak, China, Jepang , Korea dan negara asal Asia lainnya yang sdh pernah lolos masuk piala dunia sebagai perwakilan dari negara Asia.
Hanya saja , bagaimana Coach dan anak asuhannya , bisa percaya dan yakin , untuk mengahadapi lawan, tanpa harus dingin masuk kelapangan untuk bertarung. Alias panas ketika masuk kelapangan. Kekalahan dari tim Iran kemarin, bisa jadi , daya tahan dibabak kedua menurun sehingga , kemampuan nalar, menghindar dari kepungan dan keluar dari ancaman hadangan serta kecepatan mengungguli lawan melemah sehingga lamban , untuk membagi bola , dan kurang pas menggiring bola ke titik peluang mencetak gol , sehingga tidak mampu melesatkan bola ke gawang Iran.
Tentu yang diharap nantinya adalah Then Man Behind Menejemen sebagai peracik resep racikan dari tim menejmen terkait bersama Coach yang akan lebih jitu merancang untuk menerapkan ‘ menu strategi ‘ pada laga berikutnya.
Permainan Sepak Bola , adalah permainan yang menggiring bola bunder, yang memerlukan daya tahan, kemampuan nalar, kecepatan, menghindar dan dikejar untuk dihadang serta menggiring bola dan kemudian mengumpang kepada sesama tim yang berada dalam pengawasan lawan , perlu di kecoh untuk mencari peluang tembak, meskipun sikon dalam terhimpit.
Untuk memberdayakan semua itu, bertumpuh pada daya tahan yang harus full prima selama lebih dari 90 menit. Mengapa demikian karena untuk mempersiapkan ketika akan terjadi penambahan waktu, karena harus perpanjangan waktu, atau karena adu sudden death.
Menang dan kalah adalah hal wajar , pada setiap kejuaran. Tapi kekalahan bukan hal yang menjdi penghalang untuk tampil sebagai the Champion. Bravo PSSI. Go A Head.
HANYA HARIAN “BALI POST” CANTUMKAN PANCASILA SEBAGAI PENGEMBAN, PENGAMAL PANCASILA.
Oleh : H.Erry Budianto (Pemerhati Pers Nasional)
Hanya Surat Kabar Nasional terbitan Bali “BALI POST’ mencantumkan motto juang sebagai “PENGEMBAN PENGAMAL PANCASILA”. Media cetak lainnya, baik itu milik “Raja Raja Media” Jacob Utama dengan Kompas Groupnya, Dahlan Iskan dengan Jawa Pos Groupnya, Muchtar Riadhy dengan Lippo Group-Investor Daily, Harry Tanoesoedibyo dengan MNCTV-Sindo Groupnya, Surya paloh dengan MetroTV-Media Indonesia Groupnya, tidak satupun mencantumkan Pancasila sebagai WAY of LIFE bangsa Indonesia dalam motto juangnya seperti Koran Nasional Terbitan Bali, “BALI POST’.
Koran Nasional terbitan Bandung Pikiran Rakyat menyuarakan koranya sebagai “Dari Rakyat-Oleh Rakyat-Untuk Rakyat. Sementara Koran local yang tergabung dalam Jawa Pos Group, Radar Bandung mengusung motto Selalu Tampil Beda.
Suara Merdeka Koran nasional terbitan Semarang, mencantumkan mottonya Semata-mata Fakta. Koran Waspada terbitan Medan, menyebutkan dirinya sebagai Pusat Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh. Menado Post sebagai Koran local terbitan Menado sebagai media cetak Jawa Pos Group, menyajikan motto yang hampir sama dengan Koran di bawah Jawa Pos Group, yaitu Selalu Tampil Terkini.
Koran Besar Nasional terbitan Jakarta, Suara Pembaruan, menampilkan motto juangnya “MEMIHAK KEBENARAN”. Sedangkan Media Indonesia, cukup reformis dengan motto Jujur Bersuara. Yang hebat adalah media cetak yang sebagian besar sumber daya manusia (SDM)-nya berasal dari Harian Merdeka BM Diah, yaitu Rakyat Merdeka yang satu group dengan Jawa Pos, mempromosikan dirinya sebagai The Political News Leader di negeri yang kaya korupsi ini.
Banjarmasin Post terbitan Banjarmasin Kalimantan Selatan menepuk dadanya sebagai Pelopor Berita Realtime di Kalselteng. Lalu koran yang identik dengan kekuasaan di jaman Orde Baru, « Suara Karya » mempunyai motto juang « Kritis.Obyektif.Proporsional.Independen. Bisnis Indonesia sebagai koran bisnis termahal harganya di Indonesia, memasang motto : »Referensi Bisnis Terpercaya ». Koran Kompas yang memiliki jaringan koran-koran lokal hampir di seluruh Nusantara, yaitu Tribun, menyatakan dirinya sebagai yang menyuarakan « Amanat Hati Nurani Rakyat. »
Tercatat sejumlah koran terbitan Jakarta maupun daerah, yang tidak mencantumkan motto juangnya. Koran Pos Kota memasang motto sebagai Harian Independen. Harian Pelita menegaskan korannya sebagai Persatuan Umat dan Kesatuan Bangsa. Sedangkan Koran POSKITA terbitan Bandung, menyodorkan motto semangat juang “Dari Rakyat Untuk Rakyat”.
Patut kita hargai bahwa di era reformasi di negeri ini industry media cetak begitu “gegap gempitanya” setelah terbitnya UU Pokok Pers No: 40 Tahun 1999. Kendaraan berupa Undang-Undang yang ditandatangani Presiden RI ke tiga BJ Habibie ini memberikan kebebasan pers yang luar biasa bagi insan-insan pers di tanah air. Artinya, jika PWI bersama Dewan Pers memberikan penghargaan kepada BJ.Habibie sebagai “Bapak Pers Nasional Indonesia” adalah sangat tepat dan semua pasti sepakat.
Namun yang disayangkan, terbitnya ratusan mungkin ribuan media cetak yang melahirkan Raja-raja Media di negeri ini sangat kental nuansa Kapitalisnya. Koran-koran kecil, tidak mampu bernapas untuk terbit esok harinya karena Koran-koran local yang diterbitkan Raja-Raja Media itu tidak memberikan kesempatan untuk terbit langgeng. Kerasnya tekanan modal kuat media cetak kapitalis itu mulai terasa “menyesakkan” bagi Koran-koran nasional terbitan daerah.
Nasib baik masih “menyapa” Harian PIkiran Rakyat terbitan Bandung, Harian Suara Merdeka terbitan Semarang, Harian Kedaulatan Rakyat terbitan Jogyakarta, Harian Bali Post terbitan Denpasar, dengan sentuhan manajemen modern yang disesuaikan dengan tuntutan jaman, Koran-koran nasional terbitan daerah ini masih tetap eksis karena memiliki pembaca-pembaca setia.
Selain itu pemasang-pemasang iklan juga masih memperhitungkan betul misalnya Harian Pikiran Rakyat adalah Bacaan Rakyat Jawa Barat. Lalu Harian Suara Merdeka, adalah Bacaan Rakyat Jawa Tengah, Harian Bali Post adalah Bacaan Rakyat Bali, Harian Kedaulatan Rakyat adalah Bacaan Rakyat Jogyakarta. Oleh sebab itu ratusan perusahaan Advertising masih dengan setianya memberikan iklan-iklan berbagai produk agar dikenal, disukai dan dibeli masyarakat di daerah masing-masing terbitan Koran-koran itu. Yang pasti mereka tidak kekurangan pemasukan dari iklan-iklan tersebut.
Gempuran Koran-koran terbitan Raja Raja Media di negeri ini yang sama sekali jauh dari pandangan hidup bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Artinya sebagai falsafah bangsa Indonesia, harus memikirkan, mempertimbangkan dan mengamalkan segala tingkah lakunya sesuai dengan sila-sila dari Pancasila. Jalan hidup dan kehidupan harus bercerminkan Pancasila.
Perbuatan manusia Pancasilais itu antara lain, mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa dan mengamalkan perintahNya serta menjauhi laranganNya. Menghargai agama orang lain, meskipun bertentangan dengan keyakinannya. Mengamalkan agama dengan cara yang beradab saling hormat menghormati.Menjunjung tinggi nilai nilai agama dalam ucapan, perbuatan dan hati / itikadnya.
Manusia Pancasilais juga mencintai perdamaian sesame bangsa dan antara bangsa selama tidak merugikan atau menodai bangsa sendiri. Selain itu juga merasa senasib dan sepenanggungan. Turut prihatin bila rekan kita terkena musibah dan turut bergembira bila teman kita memperoleh kenikmatan. Juga seia sekata dalam kebaikan. Bagi orang yang beragama Islam mau saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa serta memberi nasehat bila diminta.
Manusia Pancasilais juga digambarkan dalam segala urusan mau bermusyawarah. Tidak ingin menang sendiri dan tidak ngotot dalam kesalahan. Juga memperhatikan nasib orang-orang yang kurang mampu. Sebab kata Hadis : Tidakkah Kamu Beriman Sempurna Apabila Kamu Tidur Dengan Perut Kenyang. Sedang tetanggamu Tidak Bisa Tidur Karena Sakit Perut Kelaparan.
Ditegaskan bahwa manusia pancasilais itu mau memperhatikan fakir miskin dan anak yatim. Juga mencintai orang lain sebagaimana mencintai diri sendiri. Mengamalkan ajaran Nabi yang artinya « Kasihanilah Orang Yang Ada di Bumi. Kamu Akan Dikasihani oleh Yang Maha Kuasa”
Menyimak arti Manusia Pancasilais di bumi Pertiwi Nusantara ini maka nampaknya Koran Nasional Terbitan Bali, “BALI POST’, saja yang betul-betul Memahami, Mengemban, Mengawal dan Mengamalkan Pancasila. Media cetak terkemuka dan disegani di Bali ini dalam “detak napasnya” sejak lahir hingga kini, memang amat kental terkesan “tidak rakus”.
Berita Utama Terbaru
- SEORANG PENYIHIR ASAL MEXICO MERAMALKAN PRESIDEN BARACK OBAMA KALAH DALAM PEMILU 2012 (6-02-2012)
- TERLIBAT KEGIATAN TERLARANG, 19 WARGA AS AKAN DIADILI DI MESIR (6-02-2012)
- YANG PASTI ADALAH PERUBAHAN DAN BISNIS TELEKOMUNIKASI DIPASTIKAN MULAI MELANDAI. LALU SIAPA YAN G MENIKMATI LAYANAN IT ? (5-02-2012)
- PT.TIPHONE MOBILE INDONESIA OPTIMIS PENJUALAN SAHAMNYA DI BSI AKAN SUKSES. (5-02-2012)
- GARUDA SUGARDO : INI BISNIS LIFECYCLE (5-02-2012)
- UPAH BURUH DI INDONESIA MASIH SANGAT MURAH KETIMBANG DI THAILAND DAN CHINA. (4-02-2012)
- SOLO TERMASUK KOTA PALING MUDAH MEMULAI AWAL BISNIS (4-02-2012)
- KEMBALI PILOT LION AIR DITANGKAP DI SURABAYA TERLIBAT NARKOBA (4-02-2012)
- BPK TEMUKAN PENGELOLAAN KEUANGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BERMASALAH. (3-02-2012)
- BANJIR EMAS SEPANJANG TAHUN DI KANTOR POS (3-02-2012)
